Peraturan Perusahaan Bikin Kecewa? Ungkapkan dengan Elegan lewat 5 Cara Ini!

Work & Study

photo credit: CNBC

4.3K
Wajar jika kita merasa kecewa bahkan marah ketika mendengar sebuah kebijakan tertentu, apalagi yang menyusahkan maupun merugikan.

Tidak bisa dipungkiri ada berbagai alasan yang cukup masuk akal, baik subjektif maupun objektif, ketika kita merasa keberatan dengan peraturan di tempat kerja. Hal ini wajar, mengingat peraturan-peraturan tersebut dibuat dan disusun dari sudut pandang orang yang berbeda dengan berbagai pertimbangan, demi kebaikan bersama. Namun tidak ada yang sempurna, bukan?

Saya pun mengalaminya. Cukup sering saya merasa tidak setuju bahkan tidak nyaman dengan aturan-aturan maupun prosedur -prosedur tertentu. Kemarahan dan provokasi seringkali terbukti tidak menyelesaikan masalah, malah semakin mempersulit kedua belah pihak. Jika bisa diselesaikan dengan damai, mengapa harus ada permusuhan?

Diam saja juga bukan solusi yang baik. Demi kebaikan bersama, kita perlu mengungkapkan keberatan-keberatan yang dirasakan. Berikut ini 5 cara saya mengungkapkannya:


1. Mengungkapkan dan meluapkan emosi pertama pada orang yang tepat

photo credit: Polestar

Wajar jika kita merasa kecewa bahkan marah ketika mendengar sebuah kebijakan tertentu, apalagi yang menyusahkan maupun merugikan. Biasanya reaksi pertama kita sangatlah jujur, sehingga sangat mungkin juga tidak sopan karena disampaikan apa adanya.

Biasanya saya akan ungkapkan hal ini pada orang yang memang lebih dewasa dan bisa melihat permasalahan dengan lebih objektif, bisa dipercaya, dan bukan tukang gosip. Bisa sesama rekan kerja yang dapat menolong, maupun orang terdekat di luar lingkungan pekerjaan. Orang yang bisa mendengar dan mengerti bahwa saya perlu mengutarakan kekecewaan dan kemarahan saya selagi menata pikiran dan perasaan yang kusut.

Setelah mengungkapkan perasaan untuk pertama kalinya, biasanya perasaan kita akan menjadi lebih lega. Ketika harus mengungkapkannya dengan pihak-pihak terkait, kita tidak akan terlalu emosional lagi walaupun masih merasa sebal.


2. Menyatakan ketidaksetujuan kepada orang yang berwenang dalam lingkungan kerja

Kalau perkaranya memang berhubungan dengan HRD, diskusikan dengan HRD. Kalau memang berhubungan dengan manajer, diskusikan dengan manajer. Demikian pula dengan pihak-pihak lain yang terkait. Dengan demikian kita dapat tetap menjaga agar masalah yang terjadi tidak semakin membesar karena dibicarakan oleh banyak orang.


3. Komunikasikan dengan baik dan sopan

Merupakan sebuah tantangan untuk tetap bersikap sopan ketika kita kecewa atau bahkan hilang respek terhadap pihak-pihak tertentu terkait dengan perkara yang kita hadapi. Namun sebagai seorang pekerja yang profesional, tetap gunakan pilihan kata yang positif dan sopan ketika menyampaikan hal-hal yang tidak menyenangkan. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar akan sangat menunjang komunikasi yang baik dan sopan.

Jika kesulitan mengendalikan emosi yang meledak-ledak, maka komunikasi tertulis dengan surat atau memo resmi bisa menjadi alternatif. Dengan menuliskannya, pikiran dan kata-kata kita akan tertata dengan lebih baik.


4. Tunjukkan itikad baik

photo credit: Business Achievement Awards

Sekalipun ada ketidaksetujuan, kekecewaan, bahkan kemarahan, tunjukkan bahwa sebagai seorang pekerja yang profesional, Anda beritikad baik untuk mengkomunikasikan, mendiskusikan, bahkan bekerja sama mencari jalan keluar yang lebih baik.

Nyatakan kesediaan Anda dalam menyelesaikan masalah, sekalipun ada kondisi-kondisi yang belum bisa Anda sanggupi. Dengan demikian, rekan kerja maupun atasan dapat menghargai apa yang menjadi pendapat dan perasaan Anda.


5. Berikan masukan yang membangun

Kritik tanpa saran merupakan sebuah komplain yang meruntuhkan, memecah belah, bahkan menghancurkan. Mengapa tidak kita berikan sekalian masukan yang membangun demi terciptanya kebijakan yang lebih baik di masa mendatang? Bukankah kesejahteraan perusahaan adalah kesejahteraan kita juga? Usahakanlah kebaikannya!

Baca juga: Apakah Saya Salah Memilih Pekerjaan? Mantapkan Pilihan lewat 3 Hal Ini

Bagaimana dengan Anda? Bagikan juga cara-cara Anda menyatakan keberatan secara profesional di tempat kerja dengan menulis di ributrukun.com.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Peraturan Perusahaan Bikin Kecewa? Ungkapkan dengan Elegan lewat 5 Cara Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Novi Kurniadi | @novikurniadi

A kindergarten teacher who loves to write and soon to be someone's wife

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar