Mengapa Soal Ujian Nasional Bisa Bocor? Ternyata 3 Ini Penyebabnya

Reflections & Inspirations

[Photo credit: Antara]

10K
Ujian yang paling berat bukanlah ujian nasional, melainkan ujian terhadap integritas diri masing-masing.

Selama tiga hari saya harus bangun ekstra pagi untuk mengambil soal ujian ke kantor polisi. Sesampai di sana, bersama para kepala sekolah yang lain saya diberi pengarahan oleh polisi yang bertugas dan dari diknas. Di depan kami ada ruangan yang terkunci dengan dua gembok dan disegel dengan tulisan 'Rahasia Negara'. Gembok dibuka dua orang—perwakilan kepala sekolah dan polisi—disaksikan oleh para kepala sekolah yang lain dan, di beberapa tempat, wartawan. Kontrol ini baik agar tidak terjadi kebocoran soal.


[Photo credit: Republika]

Meskipun ‘Rahasia Negara’, ternyata dari tahun ke tahun masalah kebocoran soal ini selalu terjadi dan berulang. Apa penyebabnya?

Setelah saya renungkan, saya memilih untuk melakukan introspeksi ketimbang mencari kambing hitam.



1. Ketakutan sekolah tertentu jika muridnya banyak yang tidak lulus

Siapa yang senang jika banyak muridnya yang tidak lulus ujian nasional. Tentu tidak ada. Sekolah mana pun menginginkan murid-muridnya lulus, kalau bisa 100%. Keinginan yang sangat wajar asal dilakukan dengan benar.

Namun, tentu saja ada sekolah yang ingin muridnya lulus entah bagaimana caranya. Nah, hal seperti inilah yang membuat akhirnya pimpinan di sana mencari berbagai cara agar bisa mendapatkan soal bocoran. Cara demikian bukan mencuri start, melainkan menyangkali kejujuran.



2. Ambisi orangtua agar anaknya bisa mendapatkan nilai ujian nasional yang tinggi

Tidak bisa disangkali, sekolah yang baik dan favorit, biasa mensyaratkan nilai ujian nasional yang tinggi juga. Orangtua yang tidak pede dengan kemampuan anaknya tetapi ingin anaknya bersekolah di sekolah favorit, bisa saja tergoda untuk mencarikan atau membeli soal - entah soal bocoran itu benar-benar asli atau tidak. Siapa yang bisa memastikannya sampai ujian berlangsung. Nah, perilaku yang semacam inilah yang rawan dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk menawarkan soal bocoran - sekali lagi entah asli atau tidak.

Saya justru salut dengan orangtua yang begitu rajin mencarikan soal-soal ujian nasional tahun-tahun lalu - ini sah dan boleh saja - agar anak-anaknya bisa berlatih. Meskipun soal yang keluar beda, mereka melatih agar anaknya terbiasa menjawab soal-soal demikian.

Baca Juga: Satu Hal Ini Lebih Penting daripada Nilai Bagus Anak-Anak. Orangtua, Ingatlah!



3. Adanya oknum nakal yang mengail di kolam yang banyak ikannya

Ucapan Bang Napi di acara televisi swasta terus berulang setiap kali terjadi kejahatan. Menurut Bang Napi, kejahatan terjadi bukan semata-mata karena niat pelakunya, melainkan ketika ada kesempatan.

Nah, lubang-lubang semacam inilah yang justru dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Entah bagaimana caranya, mereka bisa mendapatkan soal - kalau itu berupa naskah cetak - atau melakukan pembobolan data - jika itu ujian berbasis komputer. Setelah mendapatkan soal itu - entah 100% benar atau sebagian saja - mereka menawarkannya dengan harga mahal.

Karena harganya mahal, yang beli tidak mau menanggung sendirian. Maka soal itu di-fotocopy - kalau itu berupa hard print - atau digandakan file-nya dan dijual ‘eceran’. Pembelinya bisa saja anak, orangtua, bimbingan belajar, atau orang-orang yang mencari kesempatan dalam kesempitan.

Mereka tidak mau tahu apakah soal yang diperjualbelikan itu asli, palsu, atau setengah asli setengah palsu. Wkwkwk.


Dari tiga refleksi di atas, sebenarnya siapa yang paling disalahkan?

Diri kita masing-masing.

Mencari pelakunya bukan urusan kita. Polisi punya wewenang dan tanggung jawab ini.

Tugas kita adalah menjaga diri kita, anak kita, dan anak didik kita sendiri.

Ujian yang paling berat bukanlah ujian nasional, melainkan ujian terhadap integritas diri masing-masing.




Baca Juga:

Orangtua Bisa Jadi Pembunuh Terbesar Impian Anak Sendiri. Hidup Hanya Sekali, Hindari Kesalahan Fatal Ini

Selain Hasil Ujian, 10 Hal Ini Membuat Dosen Bermurah Hati Memberi Nilai Tinggi

Bangga dan Cintalah pada Anak, Bukan karena Prestasi atau Keberhasilan yang Mereka Raih, tetapi karena Diri Mereka - Apa Adanya





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengapa Soal Ujian Nasional Bisa Bocor? Ternyata 3 Ini Penyebabnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar