Mengapa Selingkuh? Apa Tanda Perselingkuhan telah Terjadi? Simak Pengakuan Ini

Love & Friendship

photo credit: Scary Mommy

16.6K
Apakah mereka sudah bisa melihat sebuah hubungan secara jauh hingga jenjang pernikahan? Ataukah hanya sebuah pelarian dari kekosongan diri?

Ketika kami sedang berbincang topik “Selingkuh” dengan beberapa kaum muda, seorang teman tiba-tiba berkata, “Siapa yang pernah selingkuh?”

Suasana hening.

Ini pertanyaan sulit. Ini juga pertanyaan yang tidak tepat dikatakan dalam kumpulan seperti ini.

Namun, tiba-tiba seorang wanita menyahut, “Saya pernah, tapi dulu...” kejujurannya mendorong beberapa orang untuk juga mengaku hal yang sama.

Maka perhatian segera beralih kepada mereka yang sudah mengaku. Perbincangan semakin hangat karena saat ini di tengah-tengah kami sudah hadir narasumber-narasumber terpercaya untuk membahas topik “Selingkuh”.

Diskusi kami ini setidaknya melahirkan beberapa kesimpulan dari beberapa pertanyaan yang akan saya bagikan.


Mengapa seseorang selingkuh?

photo credit: Elite Daily

1. Tidak serius

“Kami mudah berselingkuh karena memang dari awal kami tidak menjalani hubungan itu secara serius.”

Ini pengakuan pertama mereka. Sejak awal mereka tidak menganggap penting hubungan yang mereka jalani bersama pasangannya. Mereka hanya mengisi kekosongan status dan hati mereka. Mereka hanya butuh teman, bukan suami/istri masa depan. Mereka tidak melihat sejauh itu. Alasan inilah yang membuat mereka mudah untuk berselingkuh. Apalagi ketika konflik sering terjadi, mereka akan dengan mudah mendua hati terhadap pasangannya.

Pesan bagi kita adalah sebelum memilih pasangan, yakinkan dirimu bahwa wanita atau pria yang kamu dekati itu adalah sosok yang memandang arti sebuah hubungan secara serius dan bukan tempat bermain. Apakah mereka sudah bisa melihat sebuah hubungan secara jauh hingga jenjang pernikahan? Ataukah hanya sebuah pelarian dari kekosongan diri?


2. Tidak peka

Hal yang satu ini memang sensitif. Seorang pasangan dituntut untuk dapat peka terhadap perasaan pasangannya. Tuntutan ini lebih banyak datang dari segi wanita. Pada umumnya, wanita adalah sosok yang ingin selalu dimengerti. Namun bukan berarti pria tidak ingin dimengerti. Pria seringkali juga ingin didengarkan dan diberi tempat yang istimewa untuk memahami keadaannya. Keseimbangan suatu hubungan dalam memberi cinta adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Mereka yang berselingkuh kebanyakan didorong karena kurangnya kepekaan pasangan untuk memahami keadaan mereka. Tuntutan memang perlu dalam sebuah hubungan. Namun, selalu menuntut juga akan membuat sebuah hubungan menjadi tidak sehat. Jangan berpikir tentang “Apa yang sudah dia lakukan untuk aku?” Ini egois. Akan tetapi, berpikirlah tentang “Apa yang sudah aku lakukan untuknya?" Ini baru namanya cinta.

Pesan bagi kita adalah tingkatkan kepekaan memahami keadaan pasangan. Tak usah berpikir tentang memberi hal-hal yang besar. Kepekaan dimulai dari hal-hal kecil : mendengarkan curhatannya, memberi waktu berkualitas bersama, memuji pasangan, perhatian-perhatian kecil seperti : sudah makan? Kamu capek? Dan hal-hal lain yang menunjukkan bahwa pasanganmu adalah orang yang istimewa.


3. Cobaan dan godaan

Selingkuh sering juga terjadi karena ada cobaan dan godaan dari luar. Cobaan dari teman-teman sekitarnya yang menyarankan dan menyakinkan dirinya untuk berselingkuh. Dan godaan dari pihak ketiga yang mencoba untuk merusak hubungan yang engah dijalani. Ini hal yang tidak mudah. Teman yang baik akan menuntun kepada jalan yang baik, tetapi teman yang sesat akan menuntun ke jalan yang sesat. Mereka yang berselingkuh berani melakukan itu karena melihat temannya yang juga selingkuh melakukannya dengan “enjoy” tanpa ada beban. Itu yang membuat dia juga ingin mencoba. Namun apakah benar demikian?

Ingat: kejahatan terjadi bukan karena ada niat, tapi karena ada kesempatan. Apalagi jika seorang pasangan mulai membanding-bandingkan pasangannya dengan orang lain. Ini akan semakin memperbesar niatnya untuk berselingkuh.

Pesan bagi kita adalah cobaan dan godaan bisa datang dari mana saja, tetapi keputusan ada di tangan kita. Pilihlah yang terbaik dan benar, bahkan jika pasanganmu sudah tidak lagi baik di matamu, berpisah (bagi yang masih pacaran, tidak bagi yang menikah) akan lebih baik daripada harus berselingkuh. Selingkuh tidak pernah menjadi jalan keluar yang baik.


Apakah tanda-tanda seseorang mulai berselingkuh?

photo credit: goodhousekeeping

Beberapa tanda ini tentu bukan tanda yang akurat, namun tanda-tanda ini menolong Anda untuk mengetahui bahwa Anda harus mulai berhati-hati terhadap pasangan.

Tanda pertama, pasangan sering tidak nyaman ketika sedang berbincang dengan Anda atau ketika sedang kencan atau makan bersama di luar. Keresahan dan ketidaknyamanannya ini didorong oleh rasa bersalah dari dalam dirinya.

Tanda kedua, pasangan selalu membuat alasan yang tidak jelas tentang dirinya. Anda akan merasa kalau dia sudah tidak seperti biasanya yang Anda kenal. Ketika Anda mengajak dia untuk menghabiskan waktu bersama, ia selalu memberikan banyak alasan untuk menolak ajakan tersebut.

Tanda ketiga, pasangan didapati beberapa kali berbohong terhadap Anda. Kejujuran merupakan suatu hal yang penting dalam sebuah hubungan. Jika kejujuran hilang, kesetiaan juga mulai dapat dipertanyakan kembali.

Tanda keempat, pasangan tidak ingin menunjukkan status mereka secara publik. Dia menolak untuk memposting foto berdua di ruang media sosial atau menunjukkan kejelasan statusnya di lingkungan atau komunitas tempat dia berada. Apalagi jika dia mengaku kepada orang lain bahwa dia tidak memiliki pasangan (jomblo). Ini tanda “bahaya” karena dia sudah tidak lagi mengakuimu sebagai pasangannya.


Mengapa orang yang berselingkuh tidak memilih untuk mengakhiri hubungan sebelum menjalin yang baru?

photo credit: Scary Mommy

Ternyata selingkuh didorong oleh sifat egois dan serakah. Seorang yang berselingkuh ingin mendapatkan banyak pria atau wanita lain tanpa harus melepas yang lama. Mengapa? Karena pasangan yang baru terkadang tidak bisa memberikan apa yang dimiliki oleh pasangan yang lama. Apa yang dimiliki oleh pasangan baru tentu tidak dimiliki oleh pasangan lama. Alasan inilah yang membuat seseorang memilih selingkuh. Namun bukan berarti pasangan baru telah sempurna. Ada banyak hal yang juga tidak dapat diberikan oleh pasangan yang baru namun dapat diberikan oleh pasangan yang lama. Jika sifat ini dipertahankan, maka berselingkuh akan menjadi karakter seseorang dan dia akan terus hidup di dalam hubungan yang seperti itu.

Baca juga: Berhenti Selingkuh atau Lanjut? 3 Hal Ini Penentunya


Jadi, apa yang dapat membuat seseorang merasa sangat dicintai untuk mencegah perselingkuhan?

Ini yang penting untuk diketahui. Untuk mencegah pasanganmu selingkuh, kamu harus memahami tentang kapan dan bagaimanakah seseorang merasa sangat dicintai. Diskusi kami menyimpulan bahwa seseorang merasa sangat dicintai ketika seseorang mencintai dengan tindakan. Cinta memang perlu dibuktikan, bukan? Satu tindakan cinta lebih besar nilainya dari pada seribu janji kosong. Mencintai harus disertai tindakan aktif karena cinta memang bukan sebuah tindakan pasif.

Mencintai dengan tindakan adalah memikirkan tentang apa yang terbaik yang bisa kamu lakukan untuk pasanganmu agar dia semakin menjadi pribadi yang baik di kemudian hari.

Baca juga: Tidak Ingin Istrimu Selingkuh? Berikanlah 3 Hal Ini Untuknya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengapa Selingkuh? Apa Tanda Perselingkuhan telah Terjadi? Simak Pengakuan Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


jevin sengge | @jevinsengge

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar