Kerja Keras, Istirahat Nikmat. Begini Cara-Cara Efektif yang Sering Terabaikan

Work & Study

[image: Otthonok és megoldások]

7.3K
Istirahat merupakan kewajiban penting yang harus dilakukan oleh orang-orang. Istirahat dapat membawa dampak positif kepada diri kita dan orang lain.

Bekerja dianggap jauh lebih penting daripada beristirahat. Beberapa orang memandang bahwa istirahat adalah hal yang kurang baik untuk dilakukan oleh orang-orang, terlebih lagi di zaman yang segala sesuatu serba mahal. Namun, benarkah demikian?

Readers, terlepas dari rasa setuju atau tidak setuju, saya berpendapat bahwa istirahat adalah hal penting yang harus dilakukan oleh semua orang. Saya mengatakan ini karena salah satu kebutuhan mendasar dari manusia adalah istirahat. Biasanya, orang-orang akan melakukan istirahat dengan berbagai cara.

Berikut ini beberapa cara istirahat yang bisa kita lakukan setiap hari:



1. Tidur

Siapa orang-orang yang tidak suka tidur? Saya yakin semua orang suka tidur. Namun, mengapa semua orang suka tidur?

[image: Valet ru]

Tidur dapat memberikan kesegaran bagi tubuh dan pikiran kita. Jadi, tidak mengherankan jika orang-orang beristirahat dengan cara tidur. Bahkan, beberapa meme, seperti 9gag, tidak jarang mengunggah beberapa joke yang isinya adalah keinginan seseorang untuk tidur.



2. Jalan-Jalan

Sekarang ini, kita banyak menemukan orang pergi jalan-jalan bersama dengan keluarga mereka, atau pasangan mereka, pada Sabtu malam atau hari Minggu. Sebenarnya, jalan-jalan merupakan salah satu cara bagi kita untuk melakukan istirahat. Terutama setelah lima hari, atau enam hari, terus bekerja atau belajar. Tidak ada yang salah dengan cara beristirahat seperti ini karena beberapa orang baru bisa beristirahat apabila mereka keluar ke satu tempat yang dapat memanjakan mata mereka.



3. Main Games

Bermain games merupakan salah satu metode bagi kita untuk beristirahat. Dewasa ini, tidak hanya kalangan anak-anak saja yang memilih untuk beristirahat dengan bermain games, tetapi orang dewasa, bahkan orang yang sudah lanjut usia, memilih beristirahat dengan bermain games.

[image: borba]
1

Bermain games bukan hal yang buruk, apabila kita dapat mengatur waktu dan mengendalikan diri dengan baik.

Baca Juga: 9 Tips Mendapatkan Uang Sekaligus Mengatasi Kecanduan Game



4. Membaca Buku

Bagi orang-orang yang gemar membaca buku, kegiatan membaca dapat dijadikan sebagai salah satu cara bagi kita untuk beristirahat. Ada beberapa orang yang merasa bahwa diri mereka baru bisa beristirahat apabila mereka mendapatkan waktu untuk menyendiri dan membaca buku dengan tenang. Bagi orang-orang yang gemar membaca buku, kondisi ini merupakan kondisi yang sangat diidam-idamkan mereka.

Baca Juga: 5 Langkah Sederhana ini telah Menjadikan Saya Gemar Membaca. Praktikkan dan Jadilah Kutu Buku!



Mengapa Kita Membutuhkan Istirahat?

Hal-hal di atas membuktikkan kepada kita bahwa orang-orang membutuhkan istirahat. Istirahat menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh manusia. Sayangnya, beberapa orang gagal untuk memahami hal ini. Beberapa orang masih berpendapat bahwa istirahat adalah hal yang buruk. Namun, kenyataannya, orang-orang yang tidak pernah melakukan istirahat memiliki kondisi yang tragis. Contohnya:



1. Miwa Sado

Miwa Sado merupakan seorang wanita jepang yang memiliki etos kerja dan kualitas kerja yang baik. Dia dikenal sebagai seorang reporter yang suka untuk bekerja dengan keras. Namun, sungguh disayangkan, ia meninggal karena gagal jantung. Penyebab gagal jantung yang dialaminya adalah karena dia melembur selama, kurang lebih, 159 jam dalam satu bulan.

Dengan kata lain, Miwa Sado meninggal karena dia bekerja terlalu keras dan tidak pernah beristirahat.



2. Matsuri Takahashi

Matsuri Takahashi adalah wanita jepang yang memiliki akhir kehidupan yang tidak jauh berbeda dengan Miwa Sado. Matsuri Takahashi, seorang wanita jepang berusia 24 tahun, memilih untuk bunuh diri karena stress bekerja.

Bagaimana tidak stress? Bayangkan saja, Matsuri Takahashi melembur, di tempat kerja, selama, kurang lebih, 100 jam dalam waktu satu bulan. Beban pekerjaan yang berat, dan kurangnya waktu istirahat, membuat Matsuri Takahashi mengambil keputusan untuk membunuh dirinya sendiri, akibat stress.

Baca Juga: Untuk Kita yang Masih Diberi Waktu, dari Berpulangnya dr. Oz Indonesia, Ryan Thamrin



Mengapa Kita Sulit Mengistirahatkan Diri?

Dengan demikian, saya rasa kita tidak bisa mengatakan, "Istirahat bukan hal penting," atau, "Istirahat hanya dilakukan oleh orang yang malas."

Kita harus melihat istirahat sebagai sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang. Namun, istirahat seperti apa yang harus kita lakukan?

Istirahat dapat dikatakan sebagai "istirahat" apabila kita melakukan kedua hal ini, yaitu rest from outward activity dan rest from inward anxiety.

Dengan kata lain, istirahat baru dikatakan sebagai "istirahat" apabila seseorang berhenti melakukan berbagai kesibukannya dan berhenti merasa khawatir. Jadi, percuma apabila kita bermain games, pergi jalan-jalan, membaca buku, tidur, bahkan pergi ke luar negeri, tetapi kita tidak bisa berhenti merasa khawatir. Sayangnya, banyak orang hanya memahami istirahat sebagai "berhenti melakukan kesibukan", tetapi tidak pernah "berhenti merasa khawatir."

Beberapa di antara kita mungkin memahami bahwa istirahat adalah hal yang penting. Namun, anehnya, di tengah kesadaran kita bahwa isitrahat adalah hal yang penting, kita tetap saja tidak melakukan istirahat. Mengapa hal ini bisa terjadi?

[image: Thrive Global]

Siang-Yang Tan mengatakan,

“We fear rest because many of us may feel that it’s all up to us to ‘make it’ in life, believing that if we slow down or change, things will simply fall apart.”

Kita tidak melakukan istirahat bukan karena kita tidak tahu bahwa istirahat adalah hal yang penting, melainkan kita takut untuk melakukan istirahat karena kita merasa bahwa kehidupan ini tergantung kepada diri kita sendiri. Namun, tindakan ini dapat merusak diri kita dan orang lain.

[[Kita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan, tanpa beristirahat, dapat membuat diri kita hancur.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan, kita bisa merasakan stress dan berujung kepada penyakit-penyakit, atau kematian. Tindakan "tidak beristirahat", sama dengan tindakan mengeksploitasi diri sendiri. Kita pun harus menyadari bahwa orang-orang yang ada di sekitar kita membutuhkan diri kita.

Keri Wyatt Kent mengatakan ,

“Our restlessness injures the people around us, who need our attention more than they need our accomplishment.”

Buat apa bekerja susah payah, tetapi tidak pernah beristirahat dan meluangkan waktu untuk orangtua? Buat apa bekerja keras, tetapi tidak pernah beristirahat dan memberikan diri bagi anak-anak kita?

Pencapaian itu penting, tetapi orang-orang yang ada di sekitar kita, orang-orang yang kita sayangi, jauh lebih penting dari pencapaian-pencapaian kita.

Namun, kita harus tetap mengingat bahwa istirahat yang berlebihan juga dapat membawa dampak yang buruk. Main games terlalu berlebihan bisa membawa seseorang kepada kematian. Jalan-jalan, dengan tidak mengendalikan diri dan keuangan, dapat membuat kita terikat dengan utang.

Istirahat yang berlebihan dan bekerja yang berlebihan tidak baik bagi kita. Kita harus memiliki keseimbangan yang baik, antara bekerja dengan beristirahat. Oleh sebab itu, hidupilah prinsip Work Hard, Rest Hard. Ingatlah, istirahat dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi diri kita, tetapi juga orang-orang yang ada di sekitar kita.



Baca juga artikel-artikel inspiratif untuk memaknai ulang kehidupan ini:

Menjalani Hidup tanpa Refleksi Diri? Kamu Kehilangan 5 Hal Berharga Ini!

Apa yang Membuat Hidup Kita Bermakna? Kisah Ini Mengungkapkannya





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kerja Keras, Istirahat Nikmat. Begini Cara-Cara Efektif yang Sering Terabaikan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Lewi Imma | @lewiimma

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar