Judul Skripsi Ditolak? 5 Hal yang Memberikan Semangat untuk Mencoba Lagi

Work & Study

photo credit: Daily Trojan

3.3K
Walau bikin banyak mahasiswa merana, dari hal tersebut kita dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan berikut ini.

Skripsi atau penulisan karya tulis akhir jadi tantangan terberat bagi para mahasiswa dibandingkan rutinitas perkuliahan itu sendiri. Nyawa akhir dari seorang mahasiswa adalah menyelesaikan tanggung jawab besar dalam penulisan skripsi. Bahkan katanya dalam hidup para pemuda pemudi, tiga fase terberat ada ketika menyelesaikan skripsi, menikah, dan membesarkan anak. Walaupun tidak sepenuhnya benar, nyatanya tiga fase tersebut menyita perhatian dan energi hampir tiap pemuda/pemudi.

Penolakan demi penolakan kerap terjadi saat pengajuan judul skripsi. Walau bikin banyak mahasiswa merana, dari hal tersebut kita dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan berikut ini.


1. Penolakan bisa membuat Anda menyerah atau justru makin bergairah

Setelah mempersiapkan dan memikirkan ide skripsi berhari-hari, dan berujung pada penolakan, tak sedikit yang menjadi putus asa. Wajar merasa kecewa. Belum lagi jika sebelumnya telah mengerahkan tenaga hingga waktu tidur.

Di sisi lain, justru ada orang yang semakin ditekan semakin merasa tertantang. Merekalah pribadi-pribadi tangguh yang mampu menghadapi tantangan yang lebih besar di masa yang akan datang. Anda ingin jadi yang mana?


2. Pentingnya memiliki kemampuan menerima masukan dan saran

photo credit: thoughtcatalog

Saat uji skripsi, tak jarang para dosen mengeluarkan komentar tak terduga. Mulai dari masukan yang membangun sampai kritikan yang bikin hati menciut. Ada mahasiswa yang langsung patah hatinya saat mendapatkan kritikan pedas dari dosen. Tapi, mereka yang sukses adalah mereka yang bisa menerima masukan dengan baik tanpa menyalahkan diri sendiri maupun pemberi masukan.


3. Merasa telah sempurna dapat membuat kita sulit memperbaiki kesalahan

photo credit: thoughtcatalog

Saat menyiapkan skripsi, mahasiswa menghabiskan sebagian besar waktu dan pikirannya. Sehingga, mereka yang mengerjakannya merasa bahwa mereka telah maksimal dan mengerahkan kemampuan terbaik. Tanpa sadar, mereka jadi merasa telah sempurna dan terbebas dari kesalahan. Jika sudah begini, mereka akan merugi di kemudian hari. Ketika waktu ujian tiba, mereka bisa merasa sangat kecewa saat mendapat banyak kritikan tak terduga.


4. Pejuang santai akan mendapat hasil ala kadarnya

Ada tipe-tipe mahasiswa yang segalanya menunggu tenggat waktu baru menyelesaikan tugasnya. Mereka yang begitu santai menjalani perkuliahan, kalau judul skripsinya ditolak pun akan santai mengganti yang baru. Terkesan nrimo dan menikmati hari-harinya. Namun, tipe yang seperti ini hanya akan mendapat hasil ala kadarnya.


5. Tangguh menghadapi segala rintangan, merekalah pejuang yang tak tergoncangkan

Passion sering menjadi motivasi utama mereka dalam melakukan sesuatu. Walau semula tak berbakat, minat yang tinggi membuat mereka mampu mengatasi rintangan yang ada. Saat mendapatkan kritikan, atau penolakan, mereka yang akan segera bangkit memperbaiki diri. Merekalah yang walau kecewa tapi tidak akan pernah merasa putus asa.

Baca juga: Tidak Lulus Sidang Skripsi? Saya Pernah Mengalaminya! Ini Kisah Saya Mengalahkan Rasa Putus Asa dan Menyelesaikan Skripsi

Walau berat, skripsi dan sidang sebelum lulus adalah fase yang bisa mengubah mahasiswa menjadi para pejuang yang tangguh. Mereka yang berhasil melaluinya akan memiliki kebanggaan pada diri dan kemampuan mereka. Pengalaman menyenangkan dan pahit sekalipun akan menjadi cerita manis yang kelak bisa mereka bagikan pada orang lain.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Judul Skripsi Ditolak? 5 Hal yang Memberikan Semangat untuk Mencoba Lagi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


deastri pritasari | @deastripritasari

Mencintai kejujuran, ketulusan, dan syarat makna

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar