Jonghyun Bunuh Diri, Fans Meniru. Waspadai Copycat Suicide yang Makin Marak

Reflections & Inspirations

The Nation

434
Fans ini sebut saja namanya D sempat menulis di media sosialnya: "I can't endure it anymore. Mom, Dad. Jonghyun Oppa, we'll meet really soon".

Baru seminggu setelah kepergian Jonghyun Shinee, kini diberitakan bahwa seorang fans Shinee atau Shawol yang berasal dari Indonesia mencoba untuk melakukan bunuh diri mengikuti Idol nya.

Fans ini sebut saja namanya D sempat menulis di media sosialnya: "I can't endure it anymore. Mom, Dad. Jonghyun Oppa, we'll meet really soon". Tak lama kemudian ia mencoba mengakhiri hidupnya. Untung saja nyawanya masih terselamatkan.


Fenomena Copycat Suicide atau Werther Effect

photo credit: Teachers

Tindakan yang dilakukan oleh D ini disebut sebagai Copycat Suicide atau disebut juga dengan Werther Effect. Werther Effect ini biasanya terjadi ketika seseorang yang cukup berpengaruh seperti misalnya dalam kasus ini adalah seorang selebriti melakukan tindakan bunuh diri, kemudian fans nya mencoba meniru tindakan idolanya. Efek ini bisa terjadi dalam jangka seminggu atau sebulan bahkan setahun setelah kematian orang tersebut.

Kata Werther Effect sendiri diambil dari sebuah buku yang ditulis oleh Goethe yang berjudul The Sorrow of Young Werther. Tak lama setelah buku ini di-publish, para pembacanya mulai mengikuti tingkah laku, cara berpakaian, dan bahkan melakukan bunuh diri dengan cara yang sama seperti yang dilakukan oleh karakter utama dalam buku ini. Akibatnya, buku ini dilarang di beberapa tempat.

Werther Effect ini dapat menimpa siapa saja terutama kaum muda. Seperti yang terjadi pada kasus salah seorang fans Jonghyun ini, ia mencoba melakukan bunuh diri setelah mengetahui idolanya melakukan hal yang sama. Mungkin selama ini ia mengalami depresi yang berat dan merasa senasib sepenanggungan dengan idolanya. Lalu ketika idolanya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, ia seperti mendapat dorongan untuk melakukan hal yang sama.

Baca juga: Hidup ini Seperti Jam Dinding, Sewaktu-waktu Bisa Berhenti. Siapkah Diri Kita?

Saya melihat bagaimana orang lain menilai tindakan ini, kebanyakan akan mencemooh dan menyalahkan. Sesungguhnya bukan hal seperti itu yang dibutuhkan oleh orang yang pernah mencoba membunuh dirinya. Orang ini ibaratnya adalah sebuah kembang api yang sumbunya didekatkan dengan lilin yang menyala, sedikit saja tersulut ia pasti akan mencoba untuk mengakhiri hidupnya kembali. Banyak orang yang mencoba untuk membunuh dirinya berulang-ulang kali sampai berhasil.


Orang yang memiliki kecenderungan untuk membunuh dirinya membutuhkan pertolongan sesegera mungkin

photo credit: The Nation

Mereka membutuhkan dukungan dan sosok yang dapat menyembuhkan luka batinnya. Dukungan dari masyarakat juga sangat penting untuk mengeluarkan ia dari lingkaran setan tersebut. Maka, sebaiknya orang yang mengalami depresi dan memiliki kecenderungan untuk bunuh diri wajib didampingi secara khusus oleh tenaga ahli hingga ia benar-benar dinyatakan sembuh total.

Baca juga: Ketika Bunuh Diri Hanya Satu-Satunya Opsi, Inilah Perjuanganku Bertahan Hidup

Kita wajib mewaspadai kemungkinan terjadinya copycat suicide ini secara massal atau besar-besaran terutama setelah kejadian kasus bunuh diri dari Jonghyun yang dikenal sebagai seorang Idol. Para orang tua ada baiknya jika Anda mendampingi putra putri Anda dan memberikan bimbingan serta penjelasan mengenai cara-cara mengatasi depresi dan mengajarkan pada mereka bahwa bunuh diri bukanlah jalan keluar bagi sebuah permasalahan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jonghyun Bunuh Diri, Fans Meniru. Waspadai Copycat Suicide yang Makin Marak". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Beatrice Fella | @Beatricefella

A wife and a mother of two beautiful daughters. -I'll feed you love and I hope that's enough to inspire you through suffering, holding you up-

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar