Inilah 7 Tipe 'Toxic People' di Sekitar Kita. Waspadai Pengaruh Buruknya

Work & Study

7.5K
Kita tidak selalu bisa mengatur dengan siapa kita ingin bertemu atau berpapasan setiap hari, tapi setidaknya kita bisa membatasi waktu dan topik pembicaraan kita dengan orang yang tidak membawa hal baik dalam pekerjaan dan hidup kita.

“You’re the average of the five people you spend the most time with”

(Jim Rohn)


Saya bekerja di industri perbankan, dimana saya rata-rata menghabiskan setidaknya 10 jam per hari untuk bekerja selama weekdays. Ini berarti saya hanya memiliki waktu 4-5 jam per hari untuk berinteraksi dengan pasangan atau keluarga saya, itupun jika tidak terganggu dengan urusan pekerjaan yang belum terselesaikan, atau urusan lainya. Tak jarang weekend-pun perkerjaan kembali menghadang, karena ada acara tertentu yang harus dihadiri.

Jika ditanya, dengan siapa saya paling banyak menghabiskan waktu-waktu saya? Jawabannya adalah dengan rekan kerja.

Bekerja di dunia perbankan, dimana terdapat banyak divisi dan bagian di dalamnya, membuat kita harus selalu berinteraksi dengan banyak orang di internal perusahaan kita. Tak jarang beberapa diantaranya kemudian menjadi teman baik karena intensitas dan frekuensi pertemuan, maupun karena adanya kecocokan cara berpikir.


Bertemu dan berinteraksi dengan rekan kerja, tentu membawa tuntutan pilihan bagi kita, kemampuan memprioritaskan rekan mana yang harus lebih diberikan ruang dan waktu yang lebih karena membawa sukacita, optimsme dan semangat, demikian sebaliknya kita dapat mengurangi untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang yang tidak membawa sukacita, optimisme dan semangat bagi kita. Semuanya itu adalah pilihan kita, dan seharusnya pilihan itu membawa kita pada orang-orang yang memberi pengaruh positif terhadap pekerjaan dan hidup kita.

Kita tidak selalu bisa mengatur dengan siapa kita ingin bertemu atau berpapasan setiap hari, tapi setidaknya kita bisa membatasi waktu dan topik pembicaraan kita dengan orang yang tidak membawa hal baik dalam pekerjaan dan hidup kita, tapi setidaknya kita bisa membatasi waktu dan topik pembicaraan kita. Khususnya ketika kita bertemu dengan 7 tipe orang di bawah ini.

Tipikal orang-orang seperti inilah yang dapat dikategorikan sebagai toxic people versi pengamatan saya:


1. Tipe Penggerutu

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang akan menjadikan semua hal dan kejadian yang ditemuinya, sebagai beban atau masalah. Terlebih jika ada tuntutan perubahan, yang memaksa dirinya untuk berubah dengan cepat untuk sesuatu yang baik.

[photo credit: VK]

Tidak hanya itu, tipe orang semacam ini akan menyebarkan keluh kesan, beban dan masalahnya ke semua orang yang ditemuinya dan tak lagi fokus pada kerja yang harus diselesaikan.


2. Tipe Pesimis

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang tidak mau menantang dirinya untuk cermat dan kreatif mencari jawaban atau alternatif solusi yang tepat untuk dapat membantu rekan dan perusahaannya. Misalnya, ketika harus menjual sebuah produk atau jasa dengan keunggulan tertentu bagi pelanggan/nasabahnya, namun keunggulan itu sedikit berbeda dengan apa yang ditawarkan pada umumnya oleh perusahan kompetitor, maka alih-alih berpikir dan fokus menekankan pada keunggulan produk/jasanya, orang dengan tipe ini akan lebih memilih berkonsentrasi mengkritisi apa yang dimilikinya.

Karena itu tak jarang orang dengan tipe ini dikenal sebagai orang yang kalah sebelum bertanding.


Baca juga: How to Sell Yourself: Rahasia Sukses 'Menjual Diri' dan Meraih Keberhasilan dalam Hidup

3. Tipe Datar

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang sulit memberikan apresiasi ketika rekan atau perusahaannya sudah melakukan suatu pekerjaan dengan baik. Termasuk juga sulit dalam hal memberikan dorongan dan semangat ketika rekannya belum bisa melakukan kerja dengan baik.

Tipe ini lebih memilih diam dan memberikan ekspresi datar pada semua keadaan dan kejadian.


4. Tipe Egois

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang hanya berfokus pada segala sesuatu tentang dirinya:

apa yang sudah dicapainya,

apa yang akan dibuatnya,

apa yang berdampak padanya saja,

apa yang dituntutnya dari perkerjaan.

Jika tidak sejalan maka kita bukanlah teman, jika sejalan pun, kita harus mau berjalan di belakangnya.


5. Tipe Bermuka Dua

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang suka menyenangkan sana-sini. Berhadapan dengan tipe ini, kita perlu berhati-hati dalam memberikan respons, sebab suatu informasi yang disampaikan bisa berubah bunyi dan maknanya. Sebab orang dengan tipe ini sering mengubah materi informasi demi tujuan dan kepentingannya sendiri.


6. Tipe Mesum

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang cenderung mengarahkan segala topik obrolan dan candaan pada hal-hal yang berbau porno.

Mungkin terlihat lucu bagi beberapa orang, juga mungkin menyenangkan karena bisa terbahak-bahak mendengarnya. Tetapi interaksi dengan tipe-tipe ini sebenarnya ini cukup meracuni cara berpikir kita kedepannya.


[photo credit: Miraudo]

Baca juga: Punya Teman atau Rekan Kerja Homoseksual? 4 Sikap Tepat yang perlu Kamu Lakukan


7. Tipe Mulut Manis

Orang yang termasuk dalam tipe ini adalah orang-orang yang selalu memberikan pujian tapi tidak pernah memberikan masukan atau kritikan yang membangun. Jika tidak berhati-hati, kita yang kerap dipuji mungkin akan menjadi sombong dan kurang mawas diri akan hal yang masih harus diperbaiki atau ditingkatkan.

Tak jarang tipe ini datang dengan tujuan terselubung tertentu.


7 Tipe toxic people tersebut di atas bisa saja kita jumpai pada diri rekan kerja kita, bagian dari tim kerja, bahkan mungkin atasan kita.

Mari menjaga dan pandai membawa diri dalam pergaulan dengan mereka yang membawa kita pada sesuatu yang tidak produktif, menambah beban hidup dengan selalu membagian kesedihan, masalah dan ketakutan palsu dalam menjalani hari-hari kerja yang seharusnya optimis, menyenangkan dan penuh dengan sukacita.

Pastikan kita selalu bijak dalam berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita.


Baca juga: Tiga Cara untuk Memberikan Inspirasi bagi Rekan Sekerja



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 7 Tipe 'Toxic People' di Sekitar Kita. Waspadai Pengaruh Buruknya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mario Benu | @mariobenu

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar