Buat Kamu yang Merayakan, Inilah 3 Lagu Natal Paling Menyentuh Hati Pilihan Saya

Remah Renyah

[Photo Credit: The Balance]

385
Ada satu kekhasan yang membedakan bulan Desember dengan bulan-bulan lain: Lagu.

Bulan Desember selalu identik dengan Natal. Aroma kesibukan menguar di mana-mana. Sebagian besar umar Kristiani mulai mempersiapkan banyak acara. Mulai dari pelayanan, ibadah Natal, hingga acara kebersamaan seperti hangout atau jamuan makan.

Banyak orang mengenal Natal sebagai masa liburan yang dipenuhi dengan ornamen serba lucu dan indah. Unggahan foto media sosial yang bertebaran di bulan Desember akan dibanjiri dengan berbagai hal yang berbau 'sangat Natal', mulai dari pohon natal, bando rusa, hingga foto bersama Sinterklas.

Baca Juga: Susahnya Jadi Santa, Setiap Tahun Soal Topi Selalu Diperdebatkan. Padahal ...


Ada juga satu kekhasan lain yang membedakan bulan Desember dengan bulan-bulan lain: Lagu.

Lagu-lagu yang berkumandang bahkan sejak tanggal di kalender baru menunjukkan angka satuan seakan memberi tanda, Natal sudah di depan mata.

Bagi saya pribadi, lagu Natal memiliki kesan tersendiri. Begitu mendengar lagu Natal, saya langsung bersemangat bernyanyi mengikuti alunan nadanya. Secangkir cokelat panas dan mendung langit menemani saya berhitung dalam hati, berapa lama lagi Natal tiba? Untuk beberapa orang, lagu Natal melecut semangat untuk segera menikmati kebersamaan dengan keluarga di malam Natal.

Dari sekian banyak lagu Natal yang indah, ada 3 lagu yang sangat berkesan bagi saya. Lagu-lagu tersebut tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga memiliki pesan yang mendalam.

Inilah 3 lagu Natal favorit saya:



1. Christmas Isn't Christmas

Lagu indah ini diciptakan oleh pasangan suami-istri Jimmy dan Carol Owens. Mereka berdua adalah salah satu pionir musik Kristiani kontemporer.

Lagu Christmas Isn't Christmas mengandung sebuah pesan berharga bahwa

Natal yang sejati hanya akan terjadi di hati. Hanya dengan memberikan hati kepada Yesus, kita akan menjumpai esensi Natal yang sejati.


"Christmas isn't Christmas 'till it happens in your heart.

Somewhere, deep inside you, is where Christmas really starts.

So give your heart to Jesus

You'll discover when you do:

That it's Christmas, really Christmas, for you."


Coba perhatikan cuplikan lirik lagu tersebut. Begitu menyentuh dan mengena di hati. Apakah para pembaca juga sepakat dengan saya?



2. I'll Be Home for Christmas

Dari judulnya saja sudah jelas, lagu ini menyiratkan kerinduan untuk berada di rumah dan merayakan kebersamaan dengan keluarga di hari Natal.

Saya sangat menggemari lagu ini, apalagi saat berada jauh dari keluarga. Perasaan homesick semakin menjadi-jadi bila mendengarkan lagu ballad ini.


I'll be home for Christmas

You can plan on me.

Please have snow and mistletoe

and presents on the tree.

Christmas Eve will find me

where the lovelight gleams.

I'll be home for Christmas,

if only in my dreams.


Lagu I'll Be Home for Christmas ini ternyata didedikasikan bagi para serdadu pada masa perang dunia kedua yang rindu pada keluarga. Pada masa tersebut, pulang dalam keadaan selamat adalah sebuah anugerah yang tidak terkira. Lagu ini memberikan pelajaran berharga bahwa

Berkumpul dengan orang-orang terkasih adalah sebuah kesederhanaan yang mewah.

Baca Juga: Karena Kita Mungkin Tidak Bisa Bertemu Lagi Natal Tahun Depan



3. Little Drummer Boy


"Come, they told me, pa rum pum pum pum

A new born King to see, pa rum pum pum pum

Our finest gift we bring, pa rum pum pum pum

To lay before the King, pa rum pum pum pum

rum pum pum pum"


Ketika mendengarkan syair lagu ini, saya langsung membayangkan seorang anak lelaki kecil yang miskin namun memiliki sikap hati seorang bangsawan. Dengan segenap talenta yang dimiliki, si penabuh gendang cilik ini memberikan hadiah istimewa bagi Sang Raja.


Little baby, pa rum pum pum pum

I am a poor boy too, pa rum pum pum pum

I have no gift to bring, pa rum pum pum pum

That's fit to give the King, pa rum pum pum pum,

rum pum pum pum, rum pum pum pum.


Shall I play for you, pa rum pum pum pum

on my drum?


...


I played my drum for Him, pa rum pum pum pum

I played my best for Him, pa rum pum pum pum,

rum pum pum pum, rum pum pum pum


Akhir lagu ini dieksekusi dengan cerdas. Disebutkan di sana, bayi Yesus tersenyum mendengarkan permainan terbaik dari penabuh gendang kecil tersebut.


Then He smiled at me, pa rum pum pum pum

Me and my drum.


Kekuatan lagu ini terletak dari visualisasi kata-kata yang indah. Ada rasa haru yang selalu menyergap hati saat mendengar untaian nada lagu tersebut.

Baca Juga: Jangan Lupakan 3 Hal Penting Ini Saat Merayakan Natal


Bagaimana dengan Anda, apakah lagu Natal favorit Anda?

Apapun lagu Natal favorit kita, pastikan kita memiliki kerinduan dalam hati untuk menyambut-Nya.

Selamat menyongsong Natal!






Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Buat Kamu yang Merayakan, Inilah 3 Lagu Natal Paling Menyentuh Hati Pilihan Saya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jessica ValentinaAnanta | @jessicavalentinaanan

Seorang ibu dengan dua calon kepala keluarga masa depan. Selalu ingin menebar manfaat lewat tulisan dan karya-karyanya.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar