Berniat 'Investasi' pada Tubuh Pacar? Pikirkan 3 Hal ini Sebelum Penyesalan Datang

Reflections & Inspirations

fthmb.tqn

1.3K
Saya menyarankan janganlah mereka yang sedang berpacaran gegabah untuk melakukan "investasi" sebelum menikah.

"Zaman sekarang kan memang trend-nya invest di depan ...",

kata seorang teman ketika kami sedang membicarakan seorang teman lain hamil dulu baru kemudian menikah.


Saya tidak tahu apakah candaan teman saya itu memang ada benarnya, namun sepertinya pada zaman generasi saya dulu, hamil sebelum menikah dianggap sebagai sebuah hal yang sangat memalukan, terutama bagi pihak perempuan. Jika candaan teman saya itu memang benar, maka zaman memang sudah banyak berubah.

Mungkin saja zaman saya sudah dianggap terlampau kuno jika dibandingkan dengan zaman now yang lebih modern dan lebih maju dalam segala hal, termasuk soal "investasi" ini. Akan tetapi saya menyarankan janganlah mereka yang sedang berpacaran gegabah untuk melakukan "investasi" sebelum menikah. Menikah, apalagi memunyai anak itu bukan hal yang mudah. Coba, pertimbangkan beberapa hal ini dulu:

n.sinaimg.n

1. "Sudahkah Anda mandiri secara ekonomi?"

Sudahkah Anda mampu menghidupi diri sendiri beserta dengan anak istri tanpa ada campur tangan orang tua? Jika Anda masih bergantung pada orang tua, maka sebaiknya buang pikiran untuk invest terlebih dahulu jauh-jauh. Karena alih-alih membuat orang tua senang dan bangga, hasil invest Anda justru akan menyengsarakan dan menyusahkan mereka.

Baca juga: Aborsi? Pikir Kembali! Tengoklah Keajaiban yang Berlangsung dalam Rahim Seorang Ibu


2. "Sudah siapkah kalian hidup berumah tangga?"

Jika kalian memiliki bayangan indah mengenai pernikahan, maka sebaiknya kalia berpikir ulang. Pernikahan memang indah, namun di dalam pernikahan sepasang suami-istri juga akan menghadapi berbagai macam masalah yang rumit. Misalnya, muncul perbedaan antara suami-istri yang mungkin tidak nampak ketika masih berpacaran, tapi justru menjadi masalah ketika setiap hari bertemu dalam pernikahan. Belum lagi permasalahan mertua-menantu.

Ketika menikah, Anda tidak hanya menikahi pasangan Anda tetapi juga seluruh anggota keluarganya. Jika Anda terpaksa hidup dengan orangtua atau mertua, konflik tak mustahil bisa muncul.


3. "Sudah siapkah Anda menjadi orangtua?"

Tentu Anda tahu apa konsekuensi jika orang melakukan hubungan seks. Ya, kehamilan bisa terjadi, bahkan meskipun Anda berdalih hanya ingin mencoba untuk satu kali saja. Secara otomatis jika kehamilan terjadi, maka Anda dan pasangan telah menjadi orangtua.

thmb.tqn

Sudah siapkah Anda dengan segala tanggung jawab sebagai orangtua? Jangan coba-coba jika Anda belum benar-benar siap.

Menjadi orang tua berarti Anda harus senantiasa mau mengorbankan segala kepentingan dan keinginan pribadi demi kebaikan anak dan juga demi keluarga secara umum. Percayalah, menjadi orang tua itu tidak mudah. Tidak ada tombol "pause" atau "exit" ketika merawat dan membesarkan anak. Menjadi orangtua adalah pekerjaan selama 24 jam sehari, 7hari seminggu.


4. "Sudah siapkah Anda menerima pandangan negatif dari orang banyak?"

Inilah yang terberat karena bagaimana pun juga kita ini hidup di Indonesia yang menjunjung tinggi budaya dan adat ketimuran. Jangan kaget jika orang banyak akan langsung memberikan penghakiman dan penilaian buruk kepada Anda jika Anda atau pacar Anda hamil di luar nikah. Sampai kapan pun penilaian dan penghakiman orang ini akan terus menempel pada Anda dan pasangan Anda, bahkan juga kepada anak Anda nantinya.

Baca: Hamil di Luar Nikah? Bukan Hanya Aborsi atau Terpaksa Menikah Solusinya. Renungkan 7 Hal ini!

Orang tidak akan dengan mudahnya melupakan aib seseorang. Sudah siapkah Anda menerima itu semua? Mungkin Anda sudah merasa siap, tetapi bagaimana dengan keluarga Anda?

Bagaimana Anda akan melindungi keluarga Anda dari cibiran orang? Khususnya, bagaimana Anda akan melindungi anak Anda? Bagaimana jika anak Anda dilabeli sebagai anak haram? Ada kemungkinan anak Anda akan menjadi korban perundungan nantinya. Apakah nanti Anda mampu melindunginya?


5. "Sudah siapkah Anda jika sampai terjangkit penyakit seksual yang menular?"

Seberapa jauhkah Anda mengenal pasangan Anda? Bagaimana jika ternyata ia mengidap penyakit seksual yang menular? Alih-alih kebahagiaan, justru malapetakalah yang Anda dapatkan. Ada banyak penyakit seksual yang dapat dengan mudah ditularkan melalui hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman.

Hilangkan jauh-jauh pikiran Anda yang hanya ingin sekadar coba-coba. Pikirkan baik-baik dampak buruk yang harus Anda tanggung akibat usil mencoba-coba.

Jadi, coba pikirkan dan pertimbangkan baik-baik ke empat hal di atas sebelum Anda mengambil keputusan untuk melakukan "investasi" sebelum menikah. Masa depan Anda masih panjang, jalani perlahan dan sebaik mungkin. Menikahlah dengan orang yang benar-benar Anda pilih untuk menjadi teman hidup, dan jangan menikah karena terpaksa sebab ada "investasi" yang harus Anda pertanggungjawabkan.


Ingin membaca artikel-artikel lainnya? Klik di bawah ini:

Istri Saya Hamil, Ia Diperkosa Rohaniwan Kepercayaan Keluarga

Setelah Lama Menikah dan Tak Kunjung Hamil, Saya Lakukan Bagian Saya untuk Memeriksa 7 Hal ini. Akhirnya Anugerah Kehidupan itu Diberikan kepada Saya

Saat Hamil Tua, Saya Ditinggal Pergi oleh Suami


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Berniat 'Investasi' pada Tubuh Pacar? Pikirkan 3 Hal ini Sebelum Penyesalan Datang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Beatrice Fella | @Beatricefella

A wife and a mother of two beautiful daughters. -I'll feed you love and I hope that's enough to inspire you through suffering, holding you up-

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar