3 Hal yang Mengubah Masa Lalu Kelam Menjadi Masa Depan Cemerlang

Reflections & Inspirations

photo credit: Wallpaper Clicker

1.9K
Terkadang banyak anak yang bertumbuh besar dan ketika menjadi dewasa menyadari dan mengerti bahwa semua yang terjadi adalah bagian dari rencana Tuhan.

Dalam sebuah pepatah terkenal disebutkan, “Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow”. Rasanya, pepatah ini pas sekali ditujukan pada kalangan atau pribadi yang merasa dikuatkan dari pelajaran hidup di masa lalu. Pelajaran baik dari kisah asmara, rumah tangga, atau kisah lainnya.

Semua orang lahir dengan membawa kisah masa lalu yang beragam. Ada yang cukup beruntung memiliki kedua orang tua yang penuh kasih dan berkecukupan. Orang tua yang seantiasa mendampingi anaknya untuk bermain dan berdoa. Namun ,tak sedikit yang tumbuh dalam kondisi yang sulit. Barangkali tumbuh tanpa orang tua, atau keamanan dan kenyamaan yang cukup seperti anak-anak seusianya. Namun, masa sulit tak selamanya sulit. Mereka yang mengalami masa-masa berat dalam hidupnya, tentu pernah pula merasakan momen-momen yang menyenangkan.

Yah, hidup selalu dengan dua sisi, bahagia dan masa sulit. Seperti istilah, "Segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit, ada waktunya”

Iyah, memang segala sesuatu ada masa dan waktunya. Kadang ada masa terasa sulit, berat, dan melelahkan, lalu saatnya belajar dari semua rasa sakit, rasa sulit, dan kejadian yang melelahkan.

Seorang anak terlahir untuk mendapatkan kasih sayang dari orang yang dipercaya Tuhan di bumi, yaitu orang tua. Banyak orang tua berhati-hati menjaga anaknya dan mengupayakan segala yang terbaik untuk anak, menurut saya ini sangatlah tepat dan wajar.

Lalu bagaimana dengan anak yang tak mendapatkan hal serupa?

photo credit: Shutterstock

1. Terkadang banyak anak yang bertumbuh besar dan ketika menjadi dewasa menyadari dan mengerti bahwa semua yang terjadi adalah bagian dari rencana Tuhan.

Rasa malu, rasa sakit rasa kecewa yang dialami anak memang akan membawa trauma tersendiri bagi anak tetapi kemalangan tersebut dapat menjadikan mereka pribadi yang lekas dewasa dan belajar.

Baca juga: Mengapa Kita Tidak Pernah Merasa Cukup? Jawabannya Ternyata Sederhana Saja


2. Pengalaman negatif yang dialami anak semasa kecil, baik itu kekasaran orang tua, tindakan bullying, penolakan, hingga perasaan kesepian membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang dapat lebih peka pada orang lain dengan pengalaman yang sama.

Percayalah, telah banyak bermunculan mentor, motivator, orang sukses yang berangkat dari perjalanan hidup yang suram.


3. Pepatah jawa mengatakan bahwa, “Ojo rumongso bisa nanging bisa o rumangsa” menjadi pegangan untuk anak-anak dengan bad journey dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bisa merasakan atau peka dengan apa yang dialami oleh orang lain.

Baca juga: Dari Dunia Maya, Saya Mendapatkan Keluarga Hingga Impian Jadi Nyata. Inilah Kisah Saya

Kenyataannya, memang masa anak-anak telah dilewati dengan sesuatu yang pahit, kenyataan yang menyedihkan, sesuatu yang mengecewakan, tetapi menjadi pengalaman yang berarti pada masa kini, dan menjadi bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani sebaik-baiknya, karena harapan akan selalu ada.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "3 Hal yang Mengubah Masa Lalu Kelam Menjadi Masa Depan Cemerlang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


deastri pritasari | @deastripritasari

Mencintai kejujuran, ketulusan, dan syarat makna

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar