Yang Telah Merenggut Jonghyun Pergi, Depresi: Bisakah Ia Diatasi?

Reflections & Inspirations

[Photo credit: allkpop]

919
Depresi telah melahap satu lagi jiwa yang bersinar dan berbakat, Jonghyun.

Penghujung Desember 2017, dunia dikejutkan dengan meninggalnya seorang artis K-pop berbakat, Jonghyun ‘SHINee’.

Tampan, multitalenta, sukses di usia muda [27 tahun], dipuja banyak orang. Rasanya hampir semua orang mengidamkan kehidupan sempurna yang dimiliki Jonghyun. Lalu, apa yang salah?

Dalam unggahan di Instagram, penyanyi K-Pop, Nine merilis catatan Jonghyun,

"Saya hancur dari dalam. Depresi yang perlahan melahap saya, akhirnya menghabiskan saya."
[Photo credit: fuse.tv]

Depresi berat telah melahap satu lagi jiwa yang bersinar dan berbakat, Jonghyun.

Tidak seorang pun di dunia ini luput dari masalah. Tidak seorang pun manusia bisa menjamin dirinya tidak akan pernah mengalami depresi.

Apakah depresi bisa diatasi? Bagaimana caranya?



1. Deteksi dini

Jikalau kamu terus menerus merasa penat dan lelah dengan kehidupan atau bahkan pernah memikirkan atau memiliki kecenderungan bunuh diri, ini bisa berarti kamu sedang mengalami depresi.

Jangan ikuti dorongan tersebut, namun jangan pernah mengabaikannya.

Sadari dan akui bahwa dirimu sedang tidak baik-baik saja. It is okay not to be okay.

Baca Juga: Masalah Mematikan dengan 5 Gejala Sederhana. Periksa Dirimu Lewat 5 Pertanyaan Ini!



2. Berdoa

Curahkan segala isi hatimu lewat doa. Andalkan Tuhan untuk menghadapi apa pun yang kamu alami.

Baca Juga: Berulangkali Ingin Mati. Inilah Kisah Hidup Saya Bersama Depresi Klinis



3. Temukan support system, berbagilah

Memang tidak mudah untuk bersikap terbuka dan mengizinkan orang melihat sisi ‘lemah’ dari diri kita. Selalu ada ketakutan orang akan berpikir negatif tentang diri kita.

Namun, kamu tidak bisa menghadapi depresi sendirian. Kamu perlu bantuan.

Ketika kamu merasa sedang tidak baik-baik saja, carilah teman/orang tua/anggota keluarga atau siapa saja yang dapat kamu percayai untuk menjadi support system, tempat yang tepat untuk menceritakan apa yang sedang kamu alami atau rasakan.

Jangan sekali-kali mencurahkan perasaan di media sosial atau memilih diam dan menyimpannya sendiri karena dua hal tersebut hanya akan menambah permasalahan baru.

Mencurahkan isi hati kepada orang yang tepat akan membuatmu lega. Setidaknya kamu akan merasa bebanmu berkurang, walau sedikit saja.



4. Katakan hal positif untuk dirimu

Kita tidak selalu bisa mengendalikan keadaan dan situasi di sekeliling kita. Kita tidak bisa mengontrol respons orang terhadap diri kita. Satu-satunya yang dapat kita kendalikan adalah cara kita memandang diri kita sendiri.

Selalu katakan hal positif untuk dirimu. Jangan menyerah dengan dirimu sendiri, katakan hal-hal baik itu berulang-ulang kali, sebanyak apa pun dirimu memerlukannya.

Hati yang gembira adalah obat yang manjur. Emosi dan kata-kata positif dari dalam diri akan menguatkan dan menyembuhkanmu.

Baca Juga: Ketika Bunuh Diri Seakan Satu-satunya Opsi, Aku Berjuang Mempertahankan Hidup



5. Do what you love

Ambil waktu untuk melakukan apa pun yang kamu sukai.

Ya, apa pun. Mendengarkan musik dipercaya dapat memperbaiki mood. Berolahraga, curhat dengan sahabat, pijat refleksi, perawatan tubuh, pergi ke toko buku lalu membeli buku bacaan kesukaan, makan ice cream, tidur seharian atau apa pun itu, lakukanlah!

You need to treat yourself well to face the unwell situation. Yourself deserves the best possible treats in this kind of condition. Take your time to relax!

Baca Juga: It's OK to Not Be OK, Kasihilah Dirimu Sendiri Tanpa Syarat. Sesungguhnya Mengasihi dan Dikasihi Bermula dari Itu Saja



6. Bergabung dengan komunitas

Ketika depresi melanda, jangan menyendiri apalagi mengunci diri di tempat tersembunyi. Memang hal ini tidak nyaman, karena mungkin kamu merasa sepertinya yang kamu butuhkan adalah ketenangan.

Namun, untuk menghindari pikiran negatif dan hal-hal yang tidak diinginkan, carilah keramaian dan bergabunglah. Entah nantinya kamu akan diam saja dan tidak melakukan apa-apa, at least physically you are not alone.

Mengetahui kamu tak sendiri akan dapat membantumu untuk melewati waktu-waktu yang sulit.


[Photo credit: Tribunstyle]

Jangan biarkan 'ia' menang.

Selamat berjuang, kawan!





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Yang Telah Merenggut Jonghyun Pergi, Depresi: Bisakah Ia Diatasi?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Christine Putu Hennschen | @christineputuhennsch

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar