Waspada! Inilah 5 Hal Sepele yang Menyebabkan Keretakan Rumah Tangga

Marriage

photo credit: The Infidelity

4K
Suatu keutuhan rumah tangga tidak bisa tercipta dari salah satu pihak saja. Keutuhan rumah tangga bisa awet, langgeng, harmonis dan bahagia harus dikerjakan bersama-sama yaitu suami dan istri.

Akhir-akhir ini terlihat bahwa banyak sekali perceraian terjadi di mana-mana. Baik yang sudah lama menikah maupun yang baru menikah. Seakan hal itu menjadi wajar, menjadi lupa akan tujuan, harapan dan janji pernikahan.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Ternyata, pernikahan tidak cukup dengan cinta saja. Pernikahan memerlukan keterampilan merawat cinta tersebut. Sehingga bisa awet, langgeng, harmonis dan bahagia.

Melihat banyaknya perceraian sekarang ini, alangkahnya baiknya mengetahui apa saja penyebab perceraian. Terlihat sepele namun berdampak untuk suatu keutuhan rumah tangga.


1. Komunikasi tidak berjalan baik

photo credit: Alcoholism

Terkadang, karena tekanan pekerjaan membuat pikiran menjadi stres. Akhirnya, kita menjadi malas bicara dengan pasangan, karena berpikir bahwa “Pikiran lagi capek, ingin berdiam diri dulu dengan masalah pekerjaan yang ada.” Atau “Percuma bercerita ke istri, toh mereka tidak mengerti.”

Karena pikiran yang salah tersebut dan letih dengan pekerjaan, akhirnya kita jadi malas berkomunikasi dengan istri akibat capek dengan pekerjaan. Menjadikan hubungan antara suami istri jadi renggang. Komunikasi pun berkurang dan hubungan menjadi tidak dekat lagi.

Baca Juga : Bukan Perselingkuhan, namun Tak Kalah Hebat Menghancurkan Hubungan. Atasi sebelum Terjadi!


2. Kurangnya waktu untuk keluarga

photo credit : yelp

Di kota besar banyak terlihat para profesional lembur larut malam karena dikejar target oleh perusahaan. Sehingga terlihat banyak yang pulang sampai pukul 21:00 dari kantornya. Ditambah lagi tuntutan ekonomi yang tidak tercukupi. Akhirnya banyak istri-istri yang juga bekerja untuk membantu para suami. Akhirnya waktu untuk keluarga jadi berkurang.

Pulang kerja sudah malam, capek, pagi harus berangkat kerja lagi. Begitu terus setiap harinya. Suami dan istri pun jarang bertemu. Mereka justru menghabiskan banyak waktunya di kantor masing-masing. Sehingga berdampak renggangnya hubungan suami dan istri. Anak-anak pun terkena dampaknya, sehingga waktu untuk bertemu orang tuanya menjadi minim sekali. Padahal anak-anak sangat membutuhkan figur ayah dan kasih sayang ibunya.

Waspadalah, candu jaman ini adalah kesibukan.


3. Kurang keterbukaan

photo credit: The Jacaranda Center

Keterbukaan adalah hal yang sangat diharapkan. Di dalam pernikahan, hal ini sangat berpengaruh besar. Tidak ada orang yang bisa membaca hati kita, sekalipun pasangan kita. Lalu bagaimana suami istri bisa saling memahami maksud dan keinginannya kalau saling tertutup, tidak mau berkata jujur, tidak mau menyampaikan keinginan dan maksud hatinya.

Keterbukaan adalah cara untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Bukan Pengangguran, Tidak Ngantor Bukan Berarti Tidak Bekerja


4. Kurang perhatian

photo credit : asosrir

Media sosial sekarang bagai sahabat kedua setiap orang. Tongkat tongsis pun tidak ketinggalan populernya. Setiap momen, kalau tidak membawa tongsis rasanya ada yang kurang. Kalau tidak update status dan foto terbaru rasanya kurang mengikuti tren zaman. Salahkah tren tersebut? Tidak! Asal tetap perhatian dengan pasangan.

Tidak meninggalkan kewajiban dan fungsinya. Baik sebagai istri maupun sebagai suami, juga sebagai orang tua.

Banyak wanita yang sibuk pergi dengan teman-temannya. Sibuk reuni, hang out sampai sekadar ngafe. Lupa akan tugas menyiapan makanan untuk suami dan anak-anaknya di rumah. Banyak suami kerja sampai larut malam dan bersenang-senang dengan teman-temannya. Lupa kalau ada istri dan anak menunggu di rumah.

Baca Juga : 5 'Jangan' yang Membuat Suami atau Istri Kebal dari Rayuan Perselingkuhan


5. Kurang dekat dengan Tuhan

photo credit: The Joshua Fund

Hal ini terlihat sepele tetapi berdampak besar untuk suatu pernikahan. Pasangan yang tidak memiliki hubungan dekat dengan Tuhan akan mudah goyah. Karena sebenarnya dengan dekat kepada Tuhan, setiap pasangan akan selalu ingat bahwa “Mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Baca juga: Ketika Pernikahan Terasa Hambar, Perceraian Bukan Pilihan, Apakah Hubungan Tanpa Status dengan Orang Ketiga adalah Jalan Kebahagiaan?

Suatu keutuhan rumah tangga tidak bisa tercipta dari salah satu pihak saja. Keutuhan rumah tangga bisa awet, langgeng, harmonis dan bahagia harus dikerjakan bersama-sama yaitu suami dan istri. Tidak dirawat keluarga mudah rusak. Sekali rusak, kerusakannya diwariskan hingga ke anak-cucu, dan pemulihannya tidaklah mudah.


Buat kamu yang sedang memperjuangkan keluarga, tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi :

Menjadi Istri Kesayangan dan Kebanggaan Suami, Ini 4 Rahasianya

Perbedaan, Perubahan, dan Cinta yang Tetap Bertahan: Pelajaran dari 10 Tahun Pernikahan Kami

Seni Tetap Mencintai Pasangan yang Dulu Kurus, Kini Gendut

Bukan Perselingkuhan, namun Tak Kalah Hebat Menghancurkan Hubungan. Atasi sebelum Terjadi!

Ingin Cinta Tetap Manis Sepanjang Usia? Begini Caranya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Waspada! Inilah 5 Hal Sepele yang Menyebabkan Keretakan Rumah Tangga". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Christine Santoso | @christinesantoso

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar