Waspada! Inilah 5 Ciri Cowok dan Cewek Nakal. Jangan Sampai Salah Pilih Pacar!

Singleness & Dating

[Image: The Positivity Solution]

104.7K
Teliti sebelum membeli. Tak hanya berlaku untuk urusan jual-beli, prinsip kehati-hatian yang sama mesti digunakan pada saat mencari teman. Apalagi pacar! Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Ingat, penyesalan selalu muncul belakangan, yang datang di awal hanya pendaftaran.

Kenapa sih cewek baik-baik maunya sama cowok nakal?

Kenapa pula cewek nakal mengejar cowok baik-baik,

tapi ujung-ujungnya nikah dengan yang kaya?


Pertanyaan ini pernah ditanyakan seorang pemuda sebagai curhat atas kegagalannya melakukan PDKT terhadap gadis idamannya. Si gadis ternyata lebih memilih jatuh ke pelukan cowok nakal daripada menjalani relasi khusus dengannya. Saya menambahkan kata “lebih memilih” kerena di dalam tindakan gadis - yang dianggap gadis baik-baik tersebut, ada sebuah keputusan, yaitu keputusan untuk berdampingan dengan cowok nakal.

Ternyata pemuda ini tak sendirian. Bukan ia seorang diri saja yang menanyakan pertanyaan semacam itu. Beberapa waktu lalu, saya melihat postingan gambar kartun dari seorang teman Facebook tentang hal yang sama: cewek baik-baik jatuh cintanya pada cowok nakal, cewek nakal kerjanya mendekati dan merusak cowok baik-baik.

Pertanyaan saya: apakah memang demikian?

Benarkah cewek/cowok baik-baik memang lebih tertarik pada cowok/cewek nakal? Bagaimanakah sebenarnya definisi predikat 'baik-baik' pada diri seorang pemudi dan pemuda? Apakah sekadar karena belum pernah berbuat 'nakal' lalu mereka disebut 'baik-baik'?

Bagi saya, seseorang baru layak mendapatkan predikat 'baik-baik' apabila mereka bersih dari segala kenakalan karena memegang prinsip yang teguh untuk menjaga kemurnian diri. Bukan sekadar karena belum ada kesempatan untuk berbuat asusila atau belum menemukan teman dekat yang berani mengajak berlaku cabul.

Cowok dan cewek yang berprinsip ini tentunya tidak mau terjebak dalam pergaulan yang salah. Mereka mencari pasangan yang sama-sama baik dan berprinsip seperti mereka.

Untuk menjadi cowok dan cewek berpinsip, tentu harus memiliki pengetahuan yang cukup guna 'melindungi' diri dari jerat cowok dan cewek nakal. Nah, untuk dapat mengetahui apakah gebetan atau [bahkan!] pacarmu itu nakal atau baik-baik, analisa dengan 5 pertanyaan di bawah ini:



1. Ke mana Arah Tatapannya Saat Ngobrol Denganmu?

Apakah saat bicara denganmu ia menatap wajahmu? Atau matanya mengarah ke bagian tubuh privasimu, seperti dada dan area pinggang ke bawah?

Dalam sebuah acara, seorang remaja putra duduk di pojokan, agak terpisah dari teman-teman lainnya. Seperti enggan untuk sepenuhnya ikut dalam acara, ia terus saja menatap ponselnya sambil sebentar melirik-lirik ke arah kumpulan remaja putri di depannya. Remaja-remaja putri tersebut tengah berbisik-bisik juga, sambil sesekali cekikikan menoleh ke remaja putra itu.

"Share dong, ada apa?" tanya saya ke seorang remaja putri.

"Cowok nakal, Kak."

"Nakalnya gimana?"

"Tatapannya serem gitu. Ngeliatin ke ..."

tidak melanjutkan kata-katanya, ia menggunakan isyarat, menurunkan tangan dari leher ke bawah.

.

.

Ke area dada.

Gadis belia yang saya tanya tersebut rupanya termasuk anak muda baik-baik sekaligus cerdas. Ia bisa membedakan perilaku cowok/cewek nakal dengan cowok/cewek baik-baik.

Cowok dan cewek baik-baik akan menatap wajah lawan bicara saat berkomunikasi. Sekiranya pemalu pun, ia akan menunduk - menatap kakinya sendiri. Bahkan, cowok cuek pun - yang tidak nakal, juga tak akan berani menatap anggota tubuh privat lawan bicaranya. Besar kemungkinan ia lebih banyak melihat sekeliling, berkonsentrasi ke laptopnya, atau yang lebih sering, menatap ponsel pintarnya.

[Image: Huffington Post]

Sebaliknya cowok dan cewek nakal justru mengarahkan pandangan ke anggota tubuh di bagian yang tak sepatutnya menjadi fokus. Bukan karena tidak sengaja, tentunya. Itu terjadi karena hal tersebut sudah menjadi habit atau kebiasaan. Juga bukan tanpa maksud, karena ada keinginan dan khayalan kotor bersembunyi di balik tatapan tersebut. Kamu tentu tidak ingin menjadi 'objek' tontontan dan khayalan jorok orang semacam ini, bukan?

Baca Juga: 3 Modus Andalan Para Lelaki Buaya Darat untuk Memangsa Korban. Begini Caramu Mendeteksi agar Tidak Jadi Korbannya!



2. Apa Isi Pembicaraannya?

Apakah dia mengajak bicara dan bercanda tentang hal-hal umum dan biasa-biasa? Atau mengarahkan obrolannya ke bercandaan kotor [sensual] dan malah berani melontarkan rayuan seksual?
[Image: americancountryside.us]

Cowok/cewek baik-baik akan menggunakan kesempatan berkomunikasi untuk mengenal sifat dan kehidupan sehari-harimu. Tentunya obrolannya akan bervariasi, dari soal hobby, sekolah, teman, keluarga, bahkan mungkin sampai soal pilkada! Dari obrolan-obrolan tersebut, ia akan mulai menemukan siapa lawan bicaranya, apa watak dan worldview-nya.

Baca Juga: Inilah 3 Cara Pacaran Berkualitas yang Akan Memantapkan Langkahmu dan Pasangan ke Pernikahan

Berbeda dengan cowok dan cewek nakal. Mereka cenderung mengarahkan obrolan kepada hal-hal yang bermaksud menggoda lawan bicara untuk dapat mencapai apa yang mereka sebut sebagai 'relationship goal' yang salah kaprah.

Salah kaprah relationship goal ini semakin parah sejak hebohnya foto dan video sensual dari Awkarin, yang malah ramai menuai 'pujian', sebagai tipe pacaran yang menjadi relationship goal dari para pemirsanya. Relationship goal yang dimaksud adalah bisa berperilaku bak sepasang pengantin padahal belum menikah, yang tidak lain sebenarnya merupakan perilaku cabul.

Baca Juga: Belajar dari Kegaduhan Seputar Awkarin: Sensualitas, Popularitas, dan Hal-Hal Penting Lain di Balik itu

Umumnya, mereka akan memulai dengan memuji kecantikan atau ketampananmu, lalu menanyakan 'pengalaman' pacaranmu seperti apa. Dari situ, mereka akan mencoba meyakinkan kamu bahwa lebih asyik jika melakukan ini dan itu - yang tidak lain merupakan tindakan kurang ajar tapi dikemas dengan sebutan 'bermesraan'. Lewat obrolan, ia hendak mengajari kamu untuk berlaku cabul dengannya. Topik pembicaraan juga tak jarang berisi humor-humor jorok dan porno, bahkan berani membicarakan tubuh cowok atau cewek lain.

Bagi mereka yang tidak memiliki pendirian teguh soal kemurnian pikiran dan perkataan, obrolan yang cabul awalnya akan membuat jijik, geli, bahkan marah. Tapi, hal tersebut lama-lama dapat menjadi “biasa” jika mereka membiarkan diri terus menerus masuk dalam percakapan demikian. Mereka tidak pernah dengan tegas menegur lawan bicara yang bicara kotor tersebut. Atau, mungkin pernah menegur tapi dianggap angin lalu saja oleh si cowok atau cewek nakal. Yang jelas, mereka tidak berani mengambil langkah tegas untuk menjauhkan diri dari dari teman yang tidak baik tersebut. Akibatnya, mereka ‘termakan’ oleh isi pembicaraan yang menjerumuskan diri mereka kelak pada hal yang lebih berbahaya lagi, menjadikan khayalan kotor mereka kenyataan, dengan mempratikkannya.

Jika kamu tahu ada lubang besar di jalan raya, tentu sewajarnya kamu akan berusaha menghindarkan kendaraanmu yang sedang melaju sejauh-jauhnya dari lubang tersebut, bukan? Karena kamu tahu, lubang itu pasti akan mendatangkan celaka tak hanya pada kendaraanmu, tetapi terutama nyawamu. Demikian pula halnya kedekatan relasi dengan cowok/cewek nakal.

Menghindar, oleh karena itu, adalah pilihan terbaik.



3. Di Mana Tempat Ngobrol Favoritnya?

Apakah ia lebih nyaman ngobrol denganmu di tempat yang terbuka dan ramai tanpa terganggu jika ada orang lain yang hilir mudik bahkan duduk di sekitar kalian? Atau ia cenderung mengajak kamu mojok di tempat sepi bahkan gelap?

Cowok dan cewek baik-baik, yang teguh berpinsip, akan menghindari tempat-tempat yang berpotensi untuk membawa mereka jatuh dalam pencobaan. Namanya juga berduaan dengan lawan jenis, setiap saat nafsu dapat muncul. Kata orang tua zaman dulu, "Kalau 'setan sedang lewat', bisa tiba-tiba pasangan menjadi kalap oleh nafsu." Untuk itu, cowok dan cewek baik-baik akan berusaha keras menjaga diri untuk tidak berduaan dengan lawan jenis di tempat-tempat demikian.

Lain ceritanya dengan cowok dan cewek nakal, mereka malah mencari dan mengusahakan untuk bisa berduaan dengan lawan jenis di tempat yang sepi ataupun gelap. Tidak jarang mereka menanyakan pada pacar atau gebetan mereka, “Kamu lagi sendirian di rumah?” Lalu, setelah mendapat jawaban, “Ya,” secepat kilat mereka akan muncul bak superhero super romantis di pintu rumah, meminta kesempatan untuk ngobrol di rumah tanpa ada orang lain lagi di dalamnya.

Mau tahu apa yang terjadi selanjutnya? Lihat point di bawah ini!



4. Apa yang Tangannya Lakukan Saat Berduaan Denganmu?

“Semua terjadi begitu saja,” kata seorang mahasiswi semester pertama ketika mengakui bahwa ia dan pacar barunya sudah berlaku 'terlalu jauh'.

“Terjadi begitu saja bagaimana?” tanya saya.

“Dia datang ke rumah sewa kami saat teman-teman sedang tidak di rumah. Ngajak ngobrol di kamar, duduknya makin dekat, dan mulai membelai ini itu, sambil membisikkan kalimat-kalimat indah.”

***

Benarkah hal tersebut terjadi begitu saja? Itu sudah direncanakan!

Atau minimal memang sudah ada keinginan untuk berbuat demikian di pikirannya.

***

Itulah sebabnya saat tahu di rumah sewa hanya ada kekasihnya sendirian, ia bersegera meminta diizinkan masuk, bukannya malah mencari tempat lain yang lebih aman dari godaan. Tujuannya? Tidak lain agar ia dapat ber-RaMah alias 'rajin menjamah' tubuh kekasihnya. Tentunya dimulai dengan obrolan romantis dan mengarah pada rayuan seksual agar sang kekasih dapat tergoyahkan. Mengerikan, bukan?

[Image: marilynmckenna.com]
Apa yang dilakukan saat berduaan merupakan pertanda yang amat jelas tentang siapa sesungguhnya pacar atau gebetanmu.

Di saat berduaan, cowok atau cewek nakal akan memakai kesempatan itu untuk berlaku lancang pada anggota tubuh privasimu, merayu, bahkan mengajari kamu berlaku cabul. Sebaliknya, cowok atau cewek berprinsip akan menghormati kamu, tangannya ditahan baik-baik agar tidak menodai kehormatanmu.

Baca Juga: Inilah Trik dan Rayuan Pria untuk Mendapatkan Keperawananmu Sebelum Menikah. Kamu Harus Bisa Menolak! Begini Caranya



5. Apa yang Dilakukan Cowok itu saat Terpapar dengan Cewek Lain yang Seksi?

Pernahkah kamu ngobrol dengan teman cowok yang selagi asyik berbincang sebentar-sebentar matanya melirik ke cewek-cewek bercelana pendek dan berpakaian seksi yang lewat? Atau saat jalan-jalan di mall atau di jalan raya, ketika bertemu billboard besar dengan gambar wanita super seksi, matanya tiba-tiba terpaku ke sana, bahkan saat mobil sudah melaju ke depan, kepalanya masih saja menoleh ke belakang karena masih ingin melihat wanita seksi tersebut?

[Image: univision.com]

Kalau memang demikian, bisa dipastikan bahwa ia bukanlah pria berpinsip yang pantas menjadi pujaanmu - apalagi menjadi orang dekat di hidupmu! Ia termasuk golongan cowok nakal atau yang berpotensi besar untuk nakal.

Seorang cowok berprinsip akan menjaga matanya dari hal-hal yang dapat menggoda nafsunya. Sekalipun tanpa sengaja terpapar dengan wanita super seksi, ia akan segera - tanpa menunggu, mengalihkan pandangan kepada hal lain yang aman.

Baca Juga: Kamu yang Masih Menunggu Jodoh yang Tepat, Ini Penting Untukmu!


Jadi, sudah jelaskah bagimu cowok/cewek seperti apa yang sedang mendekati kamu saat ini? Apa yang akan terjadi jika kamu tetap ngotot berdekatan dengan mereka yang 'nakal'? Sekalipun tidak 100% pasti, namun kemungkinan besar kamu akan menjadi sama nakalnya dengan mereka.

Jangan merasa kuat terhadap godaan seksual!

Bahkan nabi besar seperti Yusuf pun lebih memilih untuk lari meninggalkan Tante Potifar yang cantik dan seksi agar tak jatuh dalam godaan seksual. Apalagi kita ini?

Jika teman dekatmu ternyata adalah cowok atau cewek nakal, belum terlambat untuk menyelamatkan diri dari predator seperti dirinya. Silakan bersiap mengambil langkah seribu. Menjauhlah darinya, sejauh-jauhnya!



Baca Juga:

Masturbasi: 5 Langkah Tepat untuk Lepas dari Jeratnya

Seks Pranikah: Selain Keperawanan dan Keperjakaan, 3 Hal Penting ini Ikut Lenyap

Bukan Hanya Soal Dosa, Inilah 7 Manfaat Menolak Seks Pranikah



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Waspada! Inilah 5 Ciri Cowok dan Cewek Nakal. Jangan Sampai Salah Pilih Pacar!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Heren Tjung | @herentjung

Public speaker. Pendiri Gerakan Kekudusan Seksual Kaum Muda True Love Waits Indonesia (pemegang lisensi resmi TLW International). Penulis buku Membongkar Rahasia Pornografi-bimbingan terpadu lepas dari jerat pornografi. Kontak:tlwindonesia@gmail.com

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar