Terjebak Friendzone : Kebersamaan yang Tak Kunjung Jadi Cinta. Mengapa? Inilah 4 Penyebabnya

Love & Friendship

photo credit: pexels

19.4K
Friendzone memungkinkan mereka yang masih single tak merasa sendirian, tapi tetap mencari yang sesuai dengan kriteria pasangan yang dimilikinya.

“Terima kasih, tapi aku hanya mengganggapmu sebagai teman. Sama seperti teman-teman yang lain.”

Dulu, saya pernah mencerna kalimat tersebut. Semula, segalanya terlihat berwarna, dan terasa ceria, namun setelah mendapati konfirmasi maka berakhirlah era friendzone. Menyesal? Tidak, karena pengalaman adalah guru yang terbaik, dan tetap saja saya menikmatinya.

Jika Anda dalam situasi yang serupa dengan saya, maka selamat datang dalam dunia friendzone. Area dimana penghuninya serba salah memberi, dan memahami perasaan. Anda mempunyai hubungan dekat dengan seseorang, dan mulai menganggap dia telah lebih dari sekadar teman. Sayangnya, dia tak merasakan hal yang sama.

Nyatanya, tak sedikit yang masih 'nyaman' berada dalam hubungan friendzone. Lebih dari teman, tapi tidak menjadi pacar. Kenapa yah? Inilah 4 penyebab mengapa beberapa orang terjebak friendzone.


Menyukai orang lain tapi tak ingin kehilangan dirimu

photo credit: Life Teen

Nah loh! Pernahkah Anda merasa teman dekat Anda merasa tak suka jika Anda dekat dengan orang lain, tapi toh, tak pernah meningkatkan status hubungan kalian?

Friendzone memungkinkan mereka yang masih single tak merasa sendirian, tapi tetap mencari yang sesuai dengan kriteria pasangan yang dimilikinya.

Baca juga: Diputus Pacar tanpa Alasan, Inilah 5 Hal yang Dilakukan Teman Saya untuk Bangkit dan Menata Hidupnya Lagi

Tak ingin kehilangan, juga tak selalu bermakna sebagai pasangan romantis. Bisa saja teman Anda telah menilai Anda sebagai tempat nyaman untuknya bercerita dan berbagi keluh kesah. Maka, siapa yang rela kehilangan 'tempat' seperti itu? Tapi, urusan cinta, bisa lain ceritanya. Nyaman tak selalu berujung cinta, kan?


Takut hubungan persahabatan menjadi rusak

photo credit: The Huffington Post

Ada berapa banyak hubungan asmara yang tak lagi bertegur sapa saat hubungan berakhir? Banyak! Anda sendiri mungkin pernah mengalaminya. Tapi persahabatan, seringkali lebih langgeng dari hubungan pacaran. Mereka yang bersahabat erat, lebih mudah memahami, dan tak banyak tuntutan. Seringkali, kita memiliki harapan yang terlalu tinggi dan berlebihan pada pasangan, sehingga berujung pada kekecewaan. Hal ini jarang terjadi pada hubungan persahabatan. Maka, ketika dua insan telah nyaman menjadi lebih dari teman tapi takut hubungannya akan rusak, friendzone pun dijalaninya.


Memelihara kesalahpahaman

photo credit: RRsing

Friendzone terjadi ketika keduanya merasa nyaman bersama, namun salah satu pihak tak ingin memiliki hubungan yang serius. Jangan-jangan, bukan karena teman atau sahabat kita yang berniat mengajak kita menjalani friendzone, tapi justru kita yang salah memahami kebaikan dan perhatian yang selama ini dia berikan. Manusia beragam macamnya. Ada yang memang gemar memberikan perhatian dan kasih sayangnya secara ekspresif, ada pula yang tidak.

Baca juga: "Ditembak" Teman Kantor? Sebelum Menjawab "Ya" Pertimbangkan 4 Hal Penting Ini

Maka, jika seorang teman begitu baik dan perhatian, bisa jadi memang itulah bentuk kasih sayangnya sebagai seorang teman, tidak lebih. Namun, karena kita menyimpan perasaan lebih padanya, kita pun jadi rentan berasumsi yang berlebihan.


Terbiasa bersama

photo credit: sheknows

Banyaknya waktu yang dihabiskan bersama bisa menjadi salah satu faktor rentannya terjalin hubungan friendzone. Saat frekuensi bersama tinggi, berbagai interaksi, mulai dari obrolan mengenai hal umum hingga curhatan pribadi bisa terjadi. Terbiasa ada yang mendengarkan, terbiasa ada yang bercerita, terbiasa ada yang menemani, lama-lama jadi ingin selalu bersama. Tapi, jika nyatanya terdapat hal-hal yang membuat hubungan tak bisa lanjut menjadi lebih serius, friendzone pun dijalani.

Baca juga: Jangan Rusak Persahabatan dengan Melakukan Tiga Hal Ini di Momen Istimewa Teman-temanmu

Friendzone biasanya hanya bisa bertahan sementara waktu hingga salah satu pihak mengatakan perasaan atau menyadari dirinya hanya dimanfaatkan. Jadi, apakah Anda setuju dengan hubungan friendzone?


Tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi dalam relasimu :

Sahabat adalah Berkat Kehidupan. Inilah 'BLESS' : 5 Kunci Sukses Menjalin Hubungan Persahabatan

Tak lagi Misteri! Inilah 8 Arti yang Tersembunyi di Balik Perilaku Wanita

Inilah Tiga Prinsip Agar Pahitnya Cinta Tetap Bisa Senikmat Secangkir Kopi


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Terjebak Friendzone : Kebersamaan yang Tak Kunjung Jadi Cinta. Mengapa? Inilah 4 Penyebabnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

VikaKurniawati (VKurnia) | @vika

Owner ciomay280 | Content Writer| www.vikakurniawati.com. IG + Twitter : @VikaKurniawati

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar