Hubungan Tanpa Status: 7 Langkah agar Status Hubungan Tak Terus Menggantung

Singleness & Dating

[image : higherperspective.com]

16.9K
Hubungan tanpa status bisa berujung gembira, atau malah duka. Berlama-lama tanpa kejelasan sepertinya memberi kebebasan, walau kegundahan hati menjadi imbalannya. Ayo pastikan status hubungan lewat 7 langkah ini!

***

“Eh Nic, setahun ini si dia makin deket lho sama aku. Bahkan, untuk rencana pindah pekerjaan dan beli sebuah apartemen, dia minta pendapatku.” Cerita teman saya ketika kami makan siang bersama.

"Emangnya dia udah nembak kamu?" tanya saya. Pendek.

“Nah itu, sampai sekarang dia belum pernah bilang perasaannya ke aku. Tapi aku tahu dia sebenernya suka sama aku. Cuma memang dia orangnya pemalu banget. Aku gak mungkin dong ngomong duluan? Masak cewek nembak cowok? Di mana harga diri aku?” jawabnya. Panjang lebar.

***

Singkat cerita, pertemuan kami siang itu jadi ajang saya mengusili teman saya yang satu itu. Sudah lama saya kenal dia. Berparas nggak jelek-jelek amat, lulusan sebuah universitas di luar negeri, dan bekerja di salah satu BUMN, saya rasa dia adalah tipe wanita idaman dari sebagian besar cowok-cowok jomblo. Bahkan, di waktu makan siang yang singkat itu, saya sempat menangkap basah beberapa cowok berusaha mencuri pandang ke arah teman saya.

Namun, ternyata ia menyimpan kegundahan tersendiri untuk soal asmara. Cowok yang dikenalnya sejak beberapa tahun yang lalu mulai menunjukkan ketertarikan dan mendekatinya. Berjalan hampir setahun, hubungan mereka kian dekat dengan tingkat komunikasi yang instens – bahkan untuk beberapa hal pribadi yang membutuhkan pertimbangan mendalam, si cowok tidak sungkan untuk meminta saran dari teman saya ini.

Satu tahun berlalu, kedekatan itu tak kunjung menampakkan titik terang. Meskipun demikian, teman saya memutuskan untuk menutup rapat-rapat pintu hatinya bagi cowok lain. Ia yakin betul cowok itu mencintainya. Entah sudah berapa ribu kali ia melatih jawaban “IYA!” dalam hati sambil terus menantikan tibanya waktu, entah kapan, si cowok menyatakan perasaan kepadanya. Padahal, jika kita berpikir secara sehat, belum tentu si cowok ini punya perasaan yang sama dengan teman saya, bukan?

Berada di dalam kondisi demikian jelas sangat tidak nyaman. Maju kena mundur kena, persis salah satu judul film dari Warkop DKI yang melegenda.

Nah, untuk kamu yang pernah atau bahkan sedang mengalami hal serupa dengan teman saya itu, berikut saya bagikan 7 langkah mudah membebaskan diri dari jerat hubungan tanpa status:


1. Gali Sebanyak Mungkin Informasi

[Image: launchagency.com]

Langkah pertama ini sangat penting untuk dilakukan. Baiklah, kamu mungkin merasa sudah cukup mengenalnya. Kalian sudah berteman dekat untuk jangka waktu yang cukup lama, oke. Namun, untuk melangkah keluar dari jerat hubungan tanpa status yang sudah menjebakmu itu, kamu perlu lebih jauh mengenal pribadi orang tersebut.

Yang paling mudah, gunakan smartphone. Bukan untuk main Pokemon GO tapi kali ini! Ketik nama lengkapnya di search engine. Hari gini, apa sih yang nggak ada di internet?

Lebih sulit sedikit, menggali informasi secara offline. Ini juga mutlak dilakukan! Coba korek-korek informasi dari sahabatnya. Siapa tahu ternyata si dia itu memang punya riwayat suka menebar perangkap cinta atau tipe yang penuh kasih sayang kepada setiap lawan jenis yang dikenalnya.

Baca Juga: 3 Modus Andalan Para Lelaki Buaya Darat untuk Memangsa Korban. Begini Caramu Mendeteksi agar Tak Jadi Korbannya!

Jika informasi yang telah dikumpulkan telah cukup lengkap dan terjamin validitasnya, mari melangkah ke tahapan selanjutnya.



2. Pastikan Statusnya

Informasi mengenai dirinya sudah lengkap di tangan. Sekarang, pastikan statusnya. Banyak cowok/cewek yang mengaku single dan available ketika berkenalan pada saat pertama kali bertemu, eh ternyata sudah punya pacar atau bahkan tunangan! Tak kunjung memperjelas arah hubungan denganmu? Mungkin saja itu karena dia sudah mempunyai anak & istri di kampung halamannya.

Bayangkan betapa horornya ketika kita baru tahu status pasangan kita yang sebenarnya setelah memutuskan untuk pacaran dengannya. Percayalah, mengetahui fakta tentang status pasangan ketika sudah jadian itu jauh lebih menyakitkan daripada tahu di awal dan memutuskan untuk tidak menjalin relasi yang serius.



3. Cari Tahu Motivasinya Dekat Denganmu

[Image: samluce.com]

Sudah sekian lama dekat. Komunikasi intens. Kedekatan lebih dari sekadar teman. Namun, tak kunjung ada kejelasan soal status hubungan. Kamu patut waspada!

Dalam kondisi normal, 6 sampai 12 bulan adalah waktu yang cukup bagi seseorang untuk membulatkan tekad, mengungkapkan rasa tertariknya ke lawan jenis. Jika kalian sudah sangat dekat dan menjalani hubungan tanpa status lebih dari 12 bulan, maka kamu perlu mengevaluasi: apa sesungguhnya motivasinya dekat denganmu. Mungkin dia hanya menganggapmu sebagai sahabat atau teman curhat saja. Atau, bisa jadi dia memang rajin mendekati orang-orang tertentu untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan: menaikkan status sosial, keuntungan finansial, dan lain sebagainya.

Begitu banyak kemungkinan, apa di balik motivasi orang melakukan sesuatu. Bisa jadi, bahkan, motivasi-motivasi yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Baca Juga: Bagi Pacar, Anda Separuh Jiwanya atau Separuh Pembantu Gratisnya? Cek Status Anda dengan 7 Indikator Ini!



4. Minta Saran dari Orang Terdekat

Berdiskusi dan meminta masukan dari orang-orang terdekat tentang kondisi yang kamu hadapi tentu tidak ada salahnya. Dengan berbagi, beban di hatimu akan menjadi lebih ringan. Bukan tidak mungkin juga kamu akan menemukan jalan keluar, yang belum atau tak pernah terpikirkan sebelumnya olehmu.

Akan lebih baik lagi jika saran datang dari orang yang mengenal kalian berdua. Besar kemungkinan orang itu dapat memberikan pandangan yang objektif. Mintalah orang tersebut untuk memberikan pendapat dan saran sejujur mungkin.

Jika mata hati telah dibutakan oleh cinta, maka perlu sebuah telinga dan kerendahan hati, yang terbuka sedia untuk mendengar.



5. Pikirkan Baik-Baik Langkah yang Diambil

[Image: webinclusion.com]

Sebelum kamu maju selangkah ke depan dan membuat sebuah keputusan, ambillah waktu yang cukup untuk dirimu.

Bagi cowok, menyatakan perasaan atau meminta kejelasan arah hubungan akan terasa lebih mudah untuk dilakukan. Karena lazimnya, dalam sebuah hubungan, beban ‘nembak’ memang ada di pundak cowok. Nothing to lose, toh kemungkinan paling jelek cuma ditolak, kan?

Sebaliknya, ini menjadi soal yang sangat tricky bagi para cewek. Mau menyatakan perasaan duluan takut dibilang nggak punya harga diri, mau ‘nembak’ duluan takut dibilang nggak laku. Nggak bilang? Terus aja terperangkap dalam hubungan tanpa status yang sangat nggak nyaman. Serba salah.



6. Tegaskan Status Kalian

Akhirnya hari ini tiba juga.

Ajaklah teman yang sedang dekat itu untuk bertemu. Usahakan memilih waktu yang cukup panjang, sehingga kalian berdua bebas ngobrol, bertukar pikiran dan perasaan tanpa terburu-buru. Tujuan pertemuan hanya satu: untuk menegaskan status relasi yang sedang dijalani.

Kembali lagi, hal ini akan lebih mudah bagi cowok, karena tidak akan ada stigma negatif yang melekat setelah proses klarifikasi dilakukan. Bagi para cewek, walaupun berat, lakukanlah proses ini dengan smart dan elegan. Tanyakan status hubungan kalian, tanpa perlu menyatakan perasaanmu kepadanya. Biarkan keputusan tetap berada di tangan si cowok. Ia, bukan kamu, yang harus menjadi pembuat keputusan.

“Kita udah lama deket kayak gini. Kamu menganggap aku seperti apa? Seperti sahabat atau jangan-jangan baby sitter kamu, ya?”

Girls, bertanya seperti itu tidak akan merendahkan gengsimu di depan cowok. Percayalah. Ini datang dari saya, seorang cowok, tulen. Dengan menanyakannya, justru kamu sedang menunjukkan sisi tegas dan kedewasaanmu dalam sebuah relasi.

Baca Juga: Wanita, Jangan Lakukan 3 Kesalahan Fatal dalam Berkomunikasi Ini Jika Tidak Ingin Hubunganmu dengan Pasangan Rusak!



7. Buatlah Keputusan

[Image: ributrukun.com]

Setelah pembicaraan heart to heart terjadi, kalian akan saling tahu bagaimana perasaan masing-masing dengan jelas.

Jika memang rasa cintamu bertepuk sebelah tangan, janganlah berkecil hati. Setidaknya kamu bisa lepas dari ketidakjelasan hubungan tanpa status. Itu merupakan sebuah awal yang baik. Kini kamu bisa mulai membuka hati untuk kehadiran orang lain yang telah dipersiapkan oleh Tuhan untukmu.

Baca Juga: Mencintai Dia yang Tak Mencintaimu Bukanlah Hal yang Memalukan. 4 Hal ini Akan Menegaskan, Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Bukanlah Akhir Dunia

Jika kalian berdua ternyata memang mempunyai perasaan yang sama, jangan ragu untuk segera memulai relasi yang serius. Bangunlah sebuah relasi yang sehat dari persahabatan yang sudah terjalin sebelumnya. Ketahuilah, sahabat adalah calon terbaik untuk menjadi pendamping hidup kita.

Jadi, keluar dari hubungan tanpa status? Siapa takut.



Baca Juga:

Ketika Cinta itu Pergi, Percayalah yang Lebih Baik Akan Datang

Buat Kamu yang Percaya Jodoh di Tangan Tuhan, 5 Panduan ini Akan Menuntunmu ke Orang yang Tepat

Belum Juga Menemukan Pasangan Hidup? Jangan Menyerah, 8 Langkah ini Akan Memberikan Harapan Baru untukmu!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hubungan Tanpa Status: 7 Langkah agar Status Hubungan Tak Terus Menggantung". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Nicho Krisna | @nichokrisna

Auditor | Banker | Blogger

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar