Tanpa Kata, Taklukkan Hatinya. Ini Pengalaman Saya

Love & Friendship

photo credit: pexels

3.9K
Ungkapkan perasaan Anda lewat proses hidup Anda bersama dia, karena proses lebih kuat daripada sekedar kata-kata.

Bila saya bertanya mana yang lebih baik menyampaikan pesan atau pesan tersampaikan? Tentu saja ketimbang menyampaikan lebih baik tersampaikan. Begitu pula saat kita ingin menyampaikan perasaan kita kepada orang yang kita sukai, tidak harus secara verbal. Kita dapat melakukannya secara nonverbal, percaya atau tidak percaya saya sudah melakukannya dan pasti anda akan sangat tertarik untuk melakukan hal tersebut. Namun, saya peringatkan hal ini tidak berlaku bagi hubungan via media sosial yang notabene orangnya tidak hadir secara langsung, hal ini hanya berlaku bagi orang yang ada di sekitar kita dan selalu ada dalam kegiatan kehidupan kita, seperti sekolah, kampus, kantor atau di tempat-tempat ibadah.

Saya dan pasangan saya saat ini sebenarnya tidak tahu menahu soal kapan tepatnya kami jadian, karena kami tidak saling mengungkapkan perasaan. Kami hanya mengajak satu sama lain untuk berjalan bersama, kemudian ada rasa nyaman, kami saling bercerita bahwa ternyata pernah saling mengagumi.

Tanpa mengungkapkan kata “Maukah kamu jadi pacarku?” tiba-tiba kami sudah bergandengan tangan dan berjalan bersama.


Kunci pertama: cinta itu membutuhkan partner

photo credit: pexels.

Manusia membutuhkan orang untuk dicintai. Cinta yang cukup, tidak lebih, dan tidak kurang. Cinta yang apa adanya, tanpa syarat ini dan itu. Oleh sebab itu jangan terpengaruh oleh perkataan si dia yang selalu berhayal untuk mendapatkan pasangan secantik dan setampan artis Korea. Anda hanya perlu tanamkan dalam hati dan pikiran bahwa yang dia butuhkan adalah cinta. Bukan fisik yang cinta butuhkan, melainkan partner. Lalu, pertanyaan selanjutnya, patner yang seperti apa? Ini kunci kedua.

Baca juga: Ditolak Saat Menyatakan Cinta, Inilah Tiga Hal yang Saya Lakukan untuk Memenangkan Hatinya

Kunci kedua: partner yang setimbang

photo credit: pexels

1. Jadilah sahabat yang selalu mencurahkan kasih di setiap waktu

Bagi saya, sahabat itu bukan yang selalu ada bagi kita, karena belum tentu yang selalu ada itu akan selalu setia, sahabat yang baik itu selalu memberi kasih setiap waktu. Meskipun raga tak salalu bersama, tetapi hati terus memberikan kasih dan perhatian di setiap waktu. Setiap manusia itu butuh kenyamanan, kenyamanan itu adalah sebuah kondisi damai, tak butuh barang mewah, tak perlu uang banyak. Jika anda mampu membuat dia merasa dihargai dan merasa penting, sebelum perang, anda sudah menang.

2. Berikan teguran saat dia salah, berikan solusi saat dia membutuhkan, dan hibur saat dia terluka

Saat-saat krusial akan menentukan sekali perubahan hati seseorang. Ada kalanya teguran itu penting, mengingatkan anda pada sosok orang tua anda bukan? Yah, setiap orang membutuhkan sosok pasangan yang baik untuk anak-anaknya kelak. Terkadang, teguran itu menyakitkan, tetapi saat seseorang tahu apa fungsinya, ia akan bersyukur telah mendapatkannya.

Anda juga sebenarnya tahu bahwa dalam hidup, kita selalu berhadapan dengan masalah. Terkadang saat ada masalah kita terlalu fokus untuk menjahui masalah, sehingga kita terprogram seperti robot bahwa masalah itu harus dihindari. Bagaimana jika anda memberi solusi, bukan untuk menjahui masalah tetapi menghadapi masalah. Tidak selamanya jika hujan anda harus bawa payung, jika anda sudah terlanjur basah, biarlah hujan membasahi seluruh tubuh dan menikmati hujan tersebut. Janganlah terlalu berfokus kepada masalah, berikan solusi untuk dapat menikmati hidup di tengah masalah yang ada.

Kemudian, ini rahasia kunci perubahan hati seseorang, yaitu tahu bahwa ada seseorang yang selalu peduli saat ia merasakan kesedihan. Penghiburan tidak sama dengan nasihat dan solusi, penghiburan adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan merasakan apa yang orang lain rasakan. Jadi bersedihlah dengan dia yang sedang bersedih, secara tidak langsung anda akan menyampaikan padanya bahwa anda merasakan apa yang dia rasakan. Selain itu seperti yang anda inginkan ketika sedih, buatlah ia tertawa dengan guyonan dan kegokilan anda.


Kunci ketiga: ajaklah dia untuk makan bersama

Inti dari hal ini adalah anda sedang memperdalam relasi. Tak perlu melulu membicarakan cinta, bicarakanlah tentang keluarga, kabar studinya, masalah apa yang dia sedang hadapi, dan sebagainya. Buatlah kondisi yang kondusif agar bibit cinta anda dapat tumbuh. Pada kondisi seperti ini, seketika hati anda dan hatinya akan bersatu dengan sendirinya. Jangan takut dengan praduga bahwa dia akan diambil orang sehingga membuat anda terburu-buru untuk segera mengutarakan cinta. Ingat, pasangan hidup sudah Tuhan atur, tugas anda hanya memastikan apakah dia yang Tuhan berikan untuk anda atau bukan. Nah, di sinilah anda harus sungguh memastikan bahwa yang anda pilih tidaklah salah, sebab itu proses pengenalan adalah proses yang panjang.

Baca juga: Kamu yang Suka atau Sedang Mempertimbangkan Online Dating, Hati-Hati!

Semakin lama sebuah pohon tumbuh, semakin kuat kayu yang ia hasilkan, maka semakin kokoh rumah yang dibangun dari kayu tersebut. Demikian ketika anda hendak membangun sebuah relasi, janganlah terburu-buru untuk menjalani sebuah hubungan, biarkan cinta anda tersampaikan terlebih dahulu kepadanya, karena sesungguhnya proses itu lebih kuat dari kata-kata.

Baca juga: Di Hadapan Cinta Sejati, Ketakutan Jadi Kehilangan Arti. Tentang Kasih yang Melenyapkan Ketakutan, dari Descendants of the Sun


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tanpa Kata, Taklukkan Hatinya. Ini Pengalaman Saya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rinaldy Anggara | @anggara

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar