Tak Hanya Membelikan Buku, Lakukan 3 Hal Ini Agar Anak Suka Membaca

Parenting

[image: www.poshtiger.co]

5.9K
Lingkungan yang kaya tulisan akan mendukung anak terbiasa memerhatikan lingkungan sekitarnya, mengenali berbagai bentuk tulisan dan berbagai macam bacaan, kemudian juga menjadi kritis terhadap apa yang dia baca.

Haruskah punya banyak buku untuk anak agar anak suka membaca?

Mana yang menjadi tujuan untuk anak, suka buku atau suka membaca?

Suka membaca tentunya, bukan?


Nah, 3 hal berikut ini akan membuat anak suka membaca :


1. Menjadi role model

[image: www.pinterest.com]

Sudah menjadi karakter anak untuk belajar dengan memerhatikan dan kemudian menirukan orang-orang di dekatnya. Anak-anak juga memiliki karakteristik yang mudah terpancing untuk ikutan antusias apabila ada yang bersemangat tentang satu hal di dekat mereka. Dua karakter ini membuat orangtua harus bisa menempatkan diri sebagai role model bagi anak mereka. Jika ingin anak suka membaca, maka sebagai orangtua, Anda harus terlihat suka membaca pula.

Dengan menjadi role model yang baik, orangtua juga dapat menanamkan pemahaman fungsi membaca dan menulis dengan mengutarakannya secara verbal. Misalnya: “Wah, ibu belum tahu cara memasaknya nih, coba yuk kita baca di buku resep, enak ya kalau bisa membaca.”

Baca Juga: Orang Tua Gagap Laku : Bisa Menasihati, namun Gagal Memberi Teladan. Bagaimana Mengupayakan Perubahan?



2. Mengajak anak kreatif dan produktif

[image: www.mamanpourlavie.com]

Anda dapat membiasakan anak untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan bacaan. Misalnya, setelah membaca sesuatu, doronglah dia untuk bercerita tentang apa yang telah dia baca. Setelah membaca buku cerita, dia dapat mewarnai, menggambar, atau bermain puzzle yang berhubungan dengan cerita tersebut. Atau setelah ‘membaca’ buklet promosi supermarket, dia dapat menempel dan membuat daftar barang belanjaan.

Dengan demikian, dari satu bacaan dia tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dorongan untuk selalu berkreasi dengan apa yang telah ia ketahui. Selain menanamkan pengetahuan tersebut ke dalam ingatan jangka panjang anak, menjadi kreatif dan produktif dapat mendongkrak kemampuan berpikir kritis anak. Hal tersebut juga dapat memecahkan masalah yang timbul dari literasi digital.

Baca Juga: Orangtua, Ajarlah Anak-anak Bermain secara Kreatif dan Imajinatif. Inilah Caranya!



3. Menciptakan print-rich environment

[image: earlyliteracyci5823.pbworks.com]

Di abad ke-21 ini, membaca teks saja tak lagi cukup, anak harus mengembangkan kemampuan membaca dari berbagai macam bentuk visual dan sumber bacaan.

Lingkungan yang kaya tulisan akan mendukung anak terbiasa memerhatikan lingkungan sekitarnya, mengenali berbagai bentuk tulisan dan berbagai macam bacaan, kemudian juga menjadi kritis terhadap apa yang dia baca.

Untuk mendukung anak dalam mengembangkan kemampuannya, orangtua dapat mengusahakannya dengan menyediakan:

  • Labelling, atau membuat label yang ditempel pada barang-barang di rumah secukupnya (maksudnya tidak semua kursi harus ditempelkan label bertuliskan “kursi”). Lebih baik membuat label yang berfungsi untuk mengatur barang dengan baik, misalnya yang memberitahukan isi dari laci-laci lemari dapur.
  • Reading corner yang berisi buku, atlas, majalah, koran, instruksi manual, buklet promosi, resep, atau gawai.
  • Papan tulis (whiteboard, blackboard, prickboard) yang bisa digunakan untuk menempelkan quote, atau jadwal anak sehari-hari yang dapat mengajarkan tentang planning sebagai satu kemampuan dasar yang mendukung anak untuk berpikir kritis.
  • Papan berisikan hasil karya anak. Jangan lupa untuk menyertakan kertas yang tertuliskan komentar terhadap hasil karya tersebut. Hal ini bisa menjadi bentuk pembelajaran offline dari interaksi media sosial.



Tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi seputar mengembangkan kegemaran membaca baik bagi diri sendiri atau bagi anak-anak:

5 Langkah Sederhana ini Telah Menjadikan Saya Gemar Membaca. Praktikkan dan Jadilah Kutu Buku!

Anak Gemar Membaca, Kelak Cerdas Berpikir. Inilah 5 Cara Efektif Membuat Anak Senang Membaca

Melatih Anak Berpikir, Bertanya, dan Memahami Esensi Belajar Sesungguhnya Lewat Cerita Dongeng

Lima Genre Buku yang Tak Terlalu Populer tetapi Asyik Dinikmati

Membaca Memperluas Cakrawala Anak. Inilah 5 Langkah Efektif untuk Membangun Kebiasaan Membaca sejak Dini



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tak Hanya Membelikan Buku, Lakukan 3 Hal Ini Agar Anak Suka Membaca". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Irena Maureen | @irenamaureen

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar

mike donald | @LOANFIRM

Hola, ¿Está buscando libertad financiera? ¿Está en deuda, necesita un crédito para iniciar un nuevo negocio? ¿O doblar financieramente, usted necesita un crédito, un coche para comprar o una casa? ¿Alguna vez ha rechazado las finanzas de su banco? ¿Quieres mejorar tu situación financiera? ¿Necesita un préstamo que sus cuentas pagan? No busque más, le damos la bienvenida a una oportunidad para obtener todo tipo de préstamos, a un precio muy asequible 3% de interés para obtener más información, póngase en contacto con nosotros ahora por correo electrónico a: (stevedanielloanfirm@gmail.com)