Suami Tampan dan Mapan Bukan Jaminan Istri Tak Selingkuh. Tak Percaya? 3 Kisah Nyata Ini Buktinya

Marriage

[Image: Huffington Post]

26.4K
Perselingkuhan, mengutip dan memelintir perkataan Bang Napi, bukan hanya terjadi karena ada niat di hati pelaku, namun karena adanya kesempatan.

“Pak Xavier, kalau suami selingkuh, mereka minta dimaafkan. Namun, kalau istri yang selingkuh kok langsung dicerain?”

“Kalau suami selingkuh, minta dipahami, tapi kalau istri selingkuh kok ‘the end’?”

“Tidak fair kalau hanya istri yang disalahkan saat terjadi perselingkuhan!”

Tiga nada protes yang senada itulah yang saya terima saat tulisan saya Punya Istri Cantik, Kok Suami Masih Saja Selingkuh? Ini 3 Penyebabnya terbit. Nota keberatan itu menunjukkan bahwa masalah perselingkuhan memang bisa dilakukan siapa saja, baik suami maupun istri, meskipun penyebabnya bisa sama bisa beda.

Apa yang menyebabkan istri selingkuh meskipun punya suami yang tampan dan mapan? Berikut 3 penyebab yang berhasil saya rangkum dari serangkaian konseling saya selama belasan tahun.


1. Tidak Mencintai Suaminya

[Image: hayatouki.com]

Kok bisa? Bisa saja. Seorang istri dijodohkan oleh orangtuanya dengan seorang pria yang terlambat menikah. Pria ini sudah berumur 40-an dan seorang pengusaha sukses. Untuk menyenangkan orangtua, gadis ini mau saja dinikahkan, padahal saat itu dia sudah mempunyai pacar. Setelah melakukan perpisahan yang mengharu biru dengan pacarnya, gadis ini memulai hidupnya sebagai istri pengusaha mapan.

Baca Juga: Saya Ingin Menikah, tapi Tidak karena Alasan-Alasan yang Keliru Seperti ini

Bulan-bulan pertama pernikahan dia jalani dengan baik, karena suaminya oke juga. Meskipun sibuk berbisnis, suaminya tidak pernah lupa memberinya nafkah, bahkan lebih dari cukup. Istrinya dibekali dengan kartu kredit ‘unlimited’.

Istri ini ternyata tidak bisa melupakan mantannya. Diam-diam mereka masih menjalin hubungan. Karena posisi ekonominya jauh lebih baik, istri ini membelikan banyak barang untuk mantannya.

Bagaimanapun rapinya sang istri menyembunyikan affair-nya, akhirnya ketahuan juga. Meskipun kecewa dan marah, sang suami memaafkannya. “Saya juga punya andil atas musibah ini. Saya terlalu fokus bekerja sehingga lupa untuk mengurus istri, kecuali ngasih uang saja,” begitu ujar bapak ini dengan mata memerah.

Baca Juga: Merasa Salah Memilih Pasangan setelah Menikah? Inilah 5 Penyebab Utamanya



2. Balas Dendam

Seorang istri kontraktor sukses menemui saya. Dengan suara berapi-api dia melaporkan suaminya yang selingkuh dengan staf admin-nya. “Kurang apa saya?” ujarnya dengan mata menyiratkan kemarahan. Mama muda ini tidak hanya cantik tetapi juga smart. Dia lulus dari sebuah kampus ternama di Amerika Serikat.

Saat saya tanya apakah maksud kedatangannya hanya untuk melaporkan suaminya, nada suaranya melunak. Dia terdiam untuk beberapa saat sebelum akhirnya berkata lirih, “Saya membalasnya dengan berselingkuh dengan teman yang dulu sama-sama kuliah di Amerika.”

[Image: mamasup.me]
“Membalas perselingkuhan dengan perselingkuhan bukan memadamkan api, tetapi justru mengobarkannya dan membakar rumah tangga kalian,” ujar saya.

Selanjutnya, saya meminta dia untuk mengajak suaminya agar bisa dikonseling berdua. Kisah mereka berakhir dengan happy ending karena mereka berjanji untuk tidak melakukan perselingkuhan itu, memperbaiki komunikasi dan relasi.



3. Kurang Perhatian

Seperti kasus nomor satu di atas, seorang istri yang kurang perhatian dari suaminya secara sadar maupun tidak membutuhkan perhatian dari orang lain. Seorang istri di Medan mengaku dirinya selingkuh karena suaminya sering pulang larut malam dalam kondisi tubuh yang sudah luluh lantak.

Karena kesepian, dia menyibukkan diri dengan nge-gym. Di sasana kebugaran itu, dia mendapatkan pelatih pribadi yang usianya 10 tahun di bawahnya. Bukan hanya pandai melatih otot, pelatih muda ini pintar merayu hati. Perhatian-perhatian kecil yang dia berikan menimbulkan benih-benih cinta di hati istri pengusaha ini. Jatuhlah dia dalam pelukan instruktur fitness-nya.

Baca Juga: Jangan Biarkan Orang Ketiga Merusak Relasi. Bangun Hubungan dengan Mengingat 3 Hal Ini

Serapi dan serapat apa pun dia menyimpan rahasia ini, sang suami akhirnya tahu. Teman bisnisnya, yang istrinya juga berlatih kebugaran di fitness center itu, yang memberitahunya. Dengan hati hancur dia mencoba untuk memenangkan sang istri kembali, namun terlambat. Istrinya tidak lagi mau kembali kepadanya dan memilih untuk bersama ‘brondong’-nya.

[Image: Odyssey Online]

Terlepas dari 3 penyebab di atas, seperti ada suami yang playboy sejak muda, ada pula istri yang memang playgirl 'dari sononya'.


Apa yang Bisa Kita Petik dari Sini?

Perselingkuhan, mengutip dan memelintir perkataan Bang Napi, bukan hanya terjadi karena ada niat di hati pelaku, namun karena adanya kesempatan. Tiga hal ini saja yang ingin saya bagikan.


1. Jangan Take It For Granted

Kita cenderung mengejar seseorang yang belum kita dapatikan. Semakin sulit kita dapatkan semakin gigih kita mengejarnya. Namun, setelah dapat, apa yang kita lakukan? Take it for granted.

Cinta perlu perawatan. Tanpa dirawat, cinta bisa berkarat, gawat dan akhirnya sekarat.

Jika dulu mengejar cinta, sekarang kita perlu memperjuangkan pernikahan.


2. Jangan Membuka Celah

Jarang perselingkuhan yang terjadi begitu saja. Pasti ada penyebab awalnya. Reuni tanpa pasangan dan keluarga bisa menjadi awal petaka saat cinta lama bersemi kembali. Pastikan kita mengenal teman-teman pasangan dan pasangan kita mengenal teman-teman kita.

Jangan berkata, “Saya tidak mungkin selingkuh kok!”

Nada meremehkan ini justru bisa menjadi kelemahan kita karena kita tidak waspada.


3. Jaga Hubungan Pribadi dengan Tuhan

Orang yang konseling kepada saya karena masalah perselingkuhan, saat saya tanya, “Bagaimana hubungan pribadimu dengan Tuhan? Apakah masih rajin bersaat teduh? Masih membaca Alkitab secara teratur?” Atas tiga pertanyaan ini mereka rata-rata menggelengkan kepala mereka dengan perasaan bersalah.

Mari tingkatkan hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Dialah penjaga kita yang setia!

Baca Juga: 3 Jenis Keintiman yang Harus Dimiliki Pasangan untuk Menyelamatkan Hubungan dari Godaan Perselingkuhan



Baca Juga:

Ketika Mantan Mengintai dan CLBK Menghantui, Keutuhan Rumah Tangga Terancam. Segera Lakukan 5 Langkah ini!

Selingkuh itu Indah? Inilah Sisi-Sisi Gelap yang Seringkali Tak Terungkap

Perselingkuhan: 3 Mitos Keliru yang Dipercaya Mereka yang Tergoda untuk Berselingkuh



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Suami Tampan dan Mapan Bukan Jaminan Istri Tak Selingkuh. Tak Percaya? 3 Kisah Nyata Ini Buktinya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar