Suami dan Istri Bekerja di Perusahaan yang Sama? Cermati Untung dan Ruginya Berikut Ini

Marriage

photo credit : uangonline

8.8K
Berkarir di tempat yang sama dengan suami memang seperti dua sisi koin: ada suka dan ada dukanya. Bagaimana menyiasatinya?

Banyak perempuan bekerja yang memilih berkarir di tempat lain daripada di perusahaan suami sendiri. “Tidak enak bekerja pada suami sendiri. Mending bekerja menjadi karyawan orang lain,” itulah komentar seorang perempuan muda yang saya temui di sebuah perusahaan komputer siang itu.

Orang mungkin akan menyangka perempuan itu adalah salah satu karyawan yang bekerja di sana sama seperti para karyawan lainnya. Orang mungkin menduga ia adalah perempuan dengan keadaan ekonomi yang biasa-biasa saja. Namun, sesungguhnya perempuan itu adalah istri dari pemilik sebuah perusahaan trading yang cukup besar di Surabaya. Saya mengetahuinya karena perempuan itu adalah teman saya. Memang ia terlihat biasa, sederhana, tetapi sebenarnya ia adalah istri orang kaya.

Mengapa ada perempuan yang lebih memilih bekerja di perusahaan orang lain daripada bekerja di perusahaan suaminya seperti teman saya itu? Salah satu alasan yang sering saya dengar adalah karena bekerja di perusahaan suami atau bekerja bersama suami sangat tidak nyaman? Benarkah?

Saya banyak melihat bagaimana perempuan yang bekerja di perusahaan suaminya justru dapat membuat suaminya lebih maju dan lebih berhasil. Selain itu, ada tiga hal menyenangkan yang bisa kita dapatkan jika kita bekerja bersama-sama pasangan kita:


1. Kita mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak berdua-duaan bersama pasangan

Photo credit: shutterstock

Jika kita bekerja bersama-sama suami, sudah jelas frekuensi kita untuk berdekatan akan sangat banyak. Seperti ungkapan tentang kedekatan yang sering kita dengar, yaitu "nempel terus kayak perangko" atau “di mana ada aku, di situ pasti ada kamu." Romantis sekali kedengarannya karena seperti sepasang sepatu yang selalu melangkah bersama.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Bukan Pengangguran, Tidak Ngantor Bukan Berarti Tidak Bekerja


2. Kita bisa lebih memahami dunia pekerjaan pasangan

Photo Credit: Theformationscompany

Ini adalah sebuah nilai plus yang menyenangkan. Karena kita bekerja di tempat yang sama dengan suami, istri pun bisa mengembangkan sikap pengertian terhadap suami, karena bisa memahami dunia pekerjaannya. Istri bisa menjadi teman diskusi suami soal pekerjaan. Jika suami tak bisa hadir di tempat kerja, maka istri bisa menggantikannya.


3. Kita dapat mengatur keuangan perusahaan dengan lebih privat

Kebanyakan, walaupun tidak semua, istri yang bekerja di perusahaan suami akan mendapatkan tugas mengatur keuangan. Alasannya jelas : wanita lebih teliti dalam mengelola keuangan, apalagi ini adalah uang suaminya. Daripada diserahkan pada orang lain yang belum tentu dapat dipercayai, bukan?


Bukan hanya ada sukanya, namun bekerja pada perusahaan milik pasangan juga ada dukanya. Ada 2 potensi masalah yang ada :


1. Perbedaan yang ada dapat menjadi masalah besar bukan hanya di rumah, tapi juga di kantor

Walaupun sudah menjadi suami-istri sekian lama, perbedaan tetap ada, bukan? Tidak ada satu pun manusia yang persis sama dengan manusia yang lain: sifat, selera dan pemikiran setia orang pasti berbeda-beda. Inilah titik rawannya, perbedaan yang ada di rumah, kini hadir di kantor.

“Lebih enak bekerja pada orang lain, daripada bersama suami. Saya dan suami seringkali bertengkar di rumah karena masalah pekerjaan di kantor. Sekarang sudah tidak sering bertengkar lagi sejak saya bekerja di perusahaan orang lain,” demikian curhat teman saya ketika kami bertemu.

Baca juga: Apa yang Diharapkan Suami dari Istrinya? Inilah 4 Hal yang Tak Terkatakan, Namun Dinantikan Pria dari Istrinya

Sebenarnya, wajar saja konflik terjadi antara suami dan istri. Suami dan istri berbeda, bukan? Pria seringkali menggunakan logika, dan wanita menggunakan perasaan, maka lahirlah perbedaan sudut pandang.


2. Sulit untuk bersikap profesional pada pasangan

photo credti : officework

Ada kecenderungan pasangan suami istri yang bekerja bersama-sama kurang bisa bersikap profesional. Sikap kurang profesional ini salah satunya akan tampak ketika ada permasalahan di rumah yang biasanya akan terbawa ke kantor. Sebaliknya, jika ada perbedaan pendapat dan konflik dalam pekerjaan bisa saja terbawa sampai ke rumah.

Rumah-tangga menjadi tidak tenang sebab suami-istri sering bertengkar karena masalah pekerjaan. Jika keadaan seperti ini berlarut-larut maka kenyamanan rumah tangga terganggu.

Jadi, bagaimana solusinya? Pertengkaran karena kesalahpahaman adalah hal yang wajar. Kembangkan komunikasi dan sikap saling mengerti. Selain itu, yang paling penting buatlah komitmen bersama bahwa persoalan di tempat pekerjaan akan tinggal di sana, dan persoalan di rumah juga tidak dibawa ke tempat pekerjaan.

Jika komitmen bisa dipatuhi, maka pasutri yang bekerja bersama-sama akan selalu romantis seperti Romeo dan Juliet, bisa saling melengkapi seperti sendok dan garpu, serta bisa berjalan beriringan dan saling membutuhkan seperti sepasang sepatu.


Inilah tulisan-tulisan inspiratifnnya:

Saya Batak Karo, Istri Tionghoa. 5 Rahasia Ini yang Membuat Perbedaan Tak Menjadi Hambatan dalam Tujuh Tahun Pernikahan Kami

Jatuh Cinta pada Pasangan Orang Lain, Lanjutkan atau Akhiri? Renungkan Tiga Hal Ini

Masalah Mematikan dengan 5 Gejala Sederhana, Inilah Fenomena Kesepian! Periksa Dirimu lewat 5 Pertanyaan Ini.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Suami dan Istri Bekerja di Perusahaan yang Sama? Cermati Untung dan Ruginya Berikut Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Christine Santoso | @christinesantoso

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar