Satu Rahasia Menaklukkan Pria yang Harus Diketahui Wanita

Marriage

[Image: telegraaf.nl]

15.2K
Kalau bisa mengambil hati, kepala juga dikasih. Minta apa saja, tinggal ngomong. Pasti diberi!

Pembicaraan sambil menikmati makan siang yang tersaji makin gayeng. Kami, empat wanita plus satu pria, sedang asyik mengupas rahasia menaklukkan suami yang kerap terlupakan; yang sering mengakibatkan rumah tangga menjadi runyam.

“Yang dibutuhkan pria itu rasa hormat. Jika istri tunduk, mengasihi dan bangga kepadanya, dunia serasa miliknya, ”

ujar Sam bersemangat,

”Istri minta apa saja, tinggal ngomong. Pasti diberi!”



Karena Tidak Ada Bahagia secara Kebetulan

Chit-chat yang awalnya ringan itu mendorong kami untuk menggali lebih dalam lagi, apa sesungguhnya kunci rahasia yang membuat rumah tangga bahagia.

“Betul juga ya, rupanya ini rahasia untuk ‘mengalahkan’ suami”, sahut Lily sambil tertawa, ”Memang kita ini harus pintar-pintar mengatur strategi sedemikian rupa supaya keluarga rukun tetapi suara kita didengar suami. Istri harus tunduk pada suami tetapi kita tetap memiliki ‘power’ berupa pengaruh positif”

“Pernikahan itu kontrak seumur hidup hingga maut memisahkan. One way ticket. Kalau tidak bisa membuat keluarga bahagia, berarti hidup dalam neraka seumur hidup. Kita harus benar-benar mengusahakan dan menciptakan kebahagiaan demi diri sendiri juga. Tidak ada bahagia secara kebetulan. Perlu doa dan usaha,” Sarah menimpali.

“Yang jelas kita sudah tahu: Pria butuh dihormati, sementara wanita minta dikasihi,"

"Apa pun yang terjadi, selalu tunjukkan bahwa suami kita yang hebat di depan publik. Meski sesungguhnya itu ide dari kita, tetapi di depan orang lain harus ditunjukkan bahwa itu prestasi suami. Sama seperti Obama, sebagian besar ide-ide programnya berasal dari anak buahnya, tetapi ketika diumumkan pada publik, itu menjadi prestasi Obama. Nah seharusnya kita bersikap seperti itu. Sikap seorang penolong. Kan memang istri hanya penolong suami. Sementara suami itu kepala, jadi lebih menonjol. Dilarang keras bersaing dengan suami! Penolong selalu di belakang,” Dona menjelaskan pandangannya.

[Image: Focus on the Family]

“Setuju. Kalau ada perbedaan pandangan, bicarakan berdua di kamar. Berdebat pun tidak masalah asal jangan sampai bawa-bawa emosi berlebihan. Tetapi saat keluar kamar, kita harus satu suara. kalau gak gitu, bisa dimanfaatkan anak. Ketika dilarang papanya, anak akan cari mamanya. Kecil-kecil mereka itu pintar memanfaatkan situasi ...” Sara menimpali sambil tertawa lebar.

Baca Juga: Ketika Pertengkaran Tak Terhindarkan, Ingatlah Bahwa Permusuhan adalah Pilihan. Inilah Cara Menyikapi agar Pertengkaran Tak Menghancurkan Relasi



Leher: Menopang dan Menggerakkan

Hasil dari ngerumpi siang itu, kami sepakat bahwa suami ibarat kepala, sementara istri menjadi leher yang menopang kepala. Leher, bagaimanapun tetap bergerak sesuai perintah otak yang ada di kepala. Artinya? Baik kepala maupun leher bekerja sama, saling berkaitan, selaras. Istri yang bijak mampu memengaruhi suami secara positif dengan saran-sarannya, tanpa menekan, sehingga suami merasa memiliki penasihat pribadi yang andal.

Istri bagaikan leher, bisa menggerakkan kepala, tetapi posisinya tetap di bawah kepala.

Baca Juga: Peran Wanita dalam Relasi dengan Pria: Dijajah, Menjajah, atau Adakah Pilihan Lain?


[Image: ributrukun.com]

Ketika istri bisa betul-betul menjadi penolong yang sepadan: menjadi penasihat, mendukung tanpa menonjolkan diri, dan menghormati suami, maka suami pasti akan mengasihi. Yang banyak terjadi saat ini, karena merasa mandiri, istri merasa memiliki bargaining power yang cukup besar, akhirnya tanpa sadar menempatkan diri menjadi 'kepala' juga. Satu kapal tidak bisa memiliki dua nakhoda.

Strategi yang jitu justru menjadi leher, yang menggerakkan kepala tanpa menonjolkan diri.

Baca Juga: Belajar dari Istri Ahok, Veronica Tan: 4 Peran Tak Tergantikan Istri yang Membentuk Kesuksesan Suami



Kalau Bisa Mengambil Hati, Kepala juga Diberi

“Pria itu memiliki pride, dia yang paling hebat. Pria butuh dikagumi, meski cari kaus kaki saja gak pernah ketemu. Selalu mencari sambil teriak, 'kaus kakiku yang coklat disimpan di mana?'” kata Lily sambil terbahak-bahak, "Itulah pria …” Kami semua ikut tertawa menyetujui. Semua mengalami hal yang sama.

Baca Juga: Wanita, Sering Mengalami Kesulitan Memahami Pria? Inilah 3 Rahasia Pria yang Perlu Kamu Tahu

“Hahaha … Memang benar pria seperti itu. Aku juga cari barang apa saja gak ketemu,” kata Sam, ”Kami - para pria - butuh istri yang siap menolong. Tunduk pada suami namun tidak menanduk. Tapi para pria sadar kok, kalau istri support, apalagi jika mengagumi dengan tulus, suami juga akan mengasihi istri dan keluarga sepenuh hati. Kami juga tidak ada keinginan macam-macam, jika di rumah bagaikan surga, buat apa cari kesenangan di luar sana?” ujar Sam,

“Istri juga harus bisa bermanja-manja dengan suami. Kalau meminta sesuatu jangan memaksa! Paling sebel kalau dengar istri merengek, mengancam, apalagi memaksa. Tapi, kalau bisa mengambil hati, duh ... kepala juga dikasih!”

Obrolan ringan saat menikmati makan siang, mengingatkan kembali akan prinsip-prinsip sederhana yang kerap terlupakan. Mari kita mempraktikannya kembali untuk menghidupkan kembali kehangatan dan keceriaan keluarga yang mungkin sudah mulai redup.

Selamat mencoba!



Baca Juga:

2 Hal Sederhana yang Menciptakan Pernikahan Bahagia, Namun Terlupakan

Inilah Satu Kunci Sukses Membina Hubungan, Baik dengan Pasangan, Anak, maupun Rekan Bisnis

3 Nasihat tentang Relasi dari Mereka yang Pernah Bercerai

4 Prinsip yang Membuat Relasi Cinta Makin Kokoh



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Satu Rahasia Menaklukkan Pria yang Harus Diketahui Wanita". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Yenny Indra | @yennyindra

YennyIndra memiliki passion untuk menginspirasi pembacanya agar mengalami peningkatan kualitas hidup, dengan cara memahami prinsip kehidupan yang benar. Menata cara berpikir adalah concern-nya. Ibu 4 anak ini aktif menjalankan family business. Keluarga

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar