Raisa Dilamar, Netizen Patah Hati Nasional. Bagaimana Tetap Tegar kala Hati Menggelepar? Ini Rahasianya

Ex & Broken Hearts

[Image: teen.co.id]

17.3K
Apa yang semestinya kita lakukan agar tetap tegar walau hati melanggar pagar?

Saat Hamish Daud resmi melamar Raisa Adriana, tanda pagar alias tagar #HariPatahHatiNasional mendadak jadi trending topic di Twitter.

Saat membaca koran, saya langsung tertawa saat melihat kartun bergambar seorang pria menggelepar di lantai karena membaca headline ‘Raisa Dilamar’. Istrinya yang melihat, tidak menolongnya, bahkan menghardiknya: “Dasar buaya gondrong!”

Meskipun tertawa geli, sebenarnya,

siapa pun pernah mengalami patah hati.
Saya juga.

Kasus ini mengingatkan saya saat saya masih duduk di bangku sekolah. Ada seorang teman saya yang patah hati saat aktor laga Hongkong terkenal memilih menikahi gadis pujannya ketimbang terbang ke Blitar dan melamar teman saya itu ... hehehe.

Mengapa kita bisa senaif itu?
Bukankah sikap dan tindakan kita menunjukkan bahwa cita-cita kita terlalu tinggi?

Ungkapan "seperti pungguk merindukan bulan" seakan tertelan oleh pesona sang bintang pujaan, sehingga kita rela melakukan apa saja demi dia. Maksud hati memeluk gunung, apa daya gunungnya meletus. Wkwkwk. Itulah yang saya ingatkan kepada seorang anak teman yang mempunyai mimpi untuk menikah dengan bintang Korea!

Terlepas dari kasus tunangan Hamish-Raisa, sebagian dari kita tentu pernah mengalami apa artinya patah hati. Apa yang semestinya kita lakukan agar kita tetap tegar walau hati melanggar pagar? Ini:



1. Bangun! Sudah siang, Nih!

[Image: pinterest]

Mimpi seindah apa pun tidak akan menjadi kenyataan. Kita boleh saja bermimpi mendapatkan gadis pujaan, namun jika di dunia nyata ternyata dia memilih pria idaman lain, mengapa kita harus terus terbuai mimpi? Demikian juga sebaliknya. Kita bisa saja terbuai angan untuk dipinang pemuda tampan, tapi jika pria itu menjatuhkan hati ke wanita lain, mengapa kita harus luruh seperti kain basah?

Bangun dan lihatlah sekitar.

Dunia kita jauh lebih besar ketimbang daun kelor.
Masa depan kita jauh lebih panjang ketimbang tali kolor.

Jangan terus molor!

Baca Juga: Patah Hati atau Patah Semangat? Wanita, Inilah 5 Alasan Mengapa Traveling akan Memulihkan Dirimu



2. Mandi! Cepat Berdandan!

[Image: Youtube]

Jika kasusnya seperti pegawai kantoran tadi yang menggelapar saat Raisa dilamar, kita harus bangun dari mimpi yang tidak mungkin jadi kenyataan. Ingat, kita sudah punya pasangan. Ketimbang mengharapkan pria/wanita idaman lain yang pasti bukan jodoh kita, mengapa tidak berdandan untuk pasangan?

Sudah menjadi rahasia umum ada wanita - juga pria hehehe - yang berdandan habis untuk orang lain. Saat hendak keluar, seorang istri - bisa juga suami - berdandan habis-habisan agar terlihat cantik bagi orang lain, namun saat di rumah memakai daster yang sudah seminggu tidak dicuci. Bukannya terbalik?

Bukankah seharusnya kita justru berdandan cantik dan menata diri dengan rapi bagi pasangan? Jika kita berdandan untuk orang lain selain pasangan, bagaimana kita bisa berkata bahwa kita mencintai keluarga?

Baca Juga: Punya Istri Cantik, Kok Suami Masih Saja Selingkuh?

Bagi yang masih single, boleh saja bermimpi setinggi langit, namun, perlu bekerja keras untuk mewujudkannya. Jangan sekadar melihat ada orang biasa yang berhasil menikah atau dinikahi selebriti maka secara otomatis kita bisa mengalami hal yang sama. Kemungkinannya kecil sekali, kecuali kita memang berusaha sungguh-sungguh ke arah itu. Misalnya, dengan memupuk telanta dan mengasah bakat sehingga kita bisa berada di lingkaran dalam mereka. Orang yang bekerja di sekitar para pekerja seni, kemungkinan bisa mendapatkan pasangan dari tempat yang sama.

Bagi kita yang cintanya ditolak oleh orang yang kita kasihi, jangan terus-menerus meringkuk di kamar sehingga jadi bungkuk. Bangun, mandi dan berdandan. Hadapi dunia dengan badan tegap dan kepala tegak.

Siapa yang mau menjadi pasangan kita
jika penampilan kita hancur-hancuran?

Dengan berbenah diri dan berdandan, kemungkinan untuk mendapatkan pacar baru jauh lebih besar.

Baca Juga: Mencintai Dia yang Tak Mencintaimu Bukanlah Hal yang Memalukan. 4 Hal Ini Akan Menegaskan, Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Bukanlah Akhir Dunia



3. Keluarlah dari ‘Gua’ Anda

Seorang yang memilih untuk bertapa di gua memang sejak awal punya niat untuk menghindari keramaian dan interaksi dengan manusia lain agar lebih fokus kepada kekuasaan yang lebih tinggi. Dengan bertindak demikian, mereka berharap bahwa setelah keluar dari gua, mereka mendapatkan kesaktian yang lebih lagi.

Kita bukan pertapa!

Bagi kita yang baru saja mengalami patah hati karena cinta ditolak, jangan menolak diri kita sendiri. Apalagi pura-pura hal itu tidak terjadi. Kita tidak bersalah kalau cinta kita ditolak. Ini adalah hal yang wajar. Kita bisa ditolak. Kita pun bisa menolak. Ini hanya masalah pilihan. Jika si dia lebih memilih orang lain daripada kita, kita pun masih punya kesempatan untuk memilih orang lain, asal kita mau bertindak:

Keluar dari comfort zone!

[Image: gozzip]
Namanya saja daerah kenyamanan. Kita enggan untuk bangun dari tempat tidur dan keluar dari kamar serta rumah kita. Rasa nyaman semu ini justru menipu.

Bukannya mendapatkan pacar baru, justru penyakit yang datang menyerbu!

Baca Juga: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Jangan Putus Harapan! Bangkit dan Tata Masa Depan dengan 5 Langkah Ini


Jika Raisa dilamar Hamish, ya sudahlah. Itu pilihan mereka. Hamish memilih Raisa. Raisa memilih Hamish. Se-simple itu.

[Image: instagram @raisahamish]
Untuk apa baper, apalagi caper, kalau membuat kita jiper!
Kitalah kiper bagi hati kita sendiri.

Bola sayang siapa yang kita izinkan bersarang di gawang hati kita dan tidak kita tendang ke tanah lapang. Bola cinta siapa kita yang biarkan tetap berada di arena. Pilihan ada di tangan dan kaki kita.

Ayo bangun, mandi, berdandan! Mentari di luar menjanjikan merpati lain yang akan mengisi hati kita. Kejarlah sebelum dia terbang ke lain hati.



Baca Juga:

Merasa Sepi dan Hancur setelah Patah Hati? Saya Mengusir Sepi dan Menata Diri dengan 7 Cara Ini

Patah Hati setelah Putus Cinta, Saya Berhasil Mengembalikan Tawa dan Ceria dengan 4 Aktivitas Ini

Diputus Pacar? Jangan Gentar! Inilah 5 Langkah untuk Kembali Cetar



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Raisa Dilamar, Netizen Patah Hati Nasional. Bagaimana Tetap Tegar kala Hati Menggelepar? Ini Rahasianya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar