Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Disiplin Anak Hanya dalam 4 Kutipan

Parenting

1.4K
Sebagai orangtua, kita mendisiplinkan anak-anak karena kita lebih memilih mereka untuk menyayangi kita nanti [ketika mereka dewasa] daripada saat ini saja.


Hukuman adalah metode disiplin yang amat tidak efektif. Karena hukuman, anehnya, seringkali memiliki efek ajaran yang membuat si anak justru berperilaku sebaliknya daripada apa yang orangtua inginkan. Banyak orangtua menggunakan hukuman hanya karena tidak ada orang yang pernah mengajarkan mereka cara yang lebih baik untuk mendisiplinkan anak-anak mereka.

- Dr. Fitzhugh Dodson, How to Father



Orangtua yang kebingungan seringkali memiliki pengharapan yang salah bahwa hukuman akhirnya akan membuahkan hasil, tanpa menyadari bahwa mereka sedang berjalan di tempat dengan metode itu. Penggunaan hukuman hanya akan membantu anak untuk membangun kekuatan penolakan dan bantahan yang lebih besar.

- Rudolf Dreikurs, M.D, Children: The Challenge



Ada beberapa hal yang bisa dipelajari ketika memukul seorang anak, tetapi bukanlah seperti yang diharapkan oleh orangtua.

Si anak mungkin belajar bagaimana bisa menghindari perasaan bersalah karena perilaku yang buruk dengan menciptakan pemikiran bahwa hukuman yang diberikan mampu meniadakan “kejahatan” yang dilakukan. Dan si anak, setelah membayar akibat perilakunya itu, kini bebas untuk mengulang lagi perilaku itu di waktu lain tanpa perlu merasa bersalah.

Jadi ketika si anak berusaha untuk memancing kemarahan orangtua agar bisa dipukul, anak itu sedang membawa utang “dosa” rahasia yang bisa dihapuskan lewat pukulan yang diberikan oleh orangtuanya.

Saat itu, pukulan adalah hal terakhir yang diperlukan oleh si anak!

- Selma H. Fraiberg, The Magic Years



Sehubungan dengan disiplin, banyak orangtua yang tidak mau memberikan disiplin kepada anak-anak mereka karena mereka takut anak-anak ini tidak akan menyayangi mereka lagi. Tetapi mari kita pikirkan: mereka mungkin tidak sayang kepadamu saat ini, tetapi mereka akan menyayangimu nanti [kelak mereka dewasa]. Dan nanti adalah waktu yang lebih panjang dari saat ini.

Sebagai orangtua, kita mendisiplinkan anak-anak karena kita lebih memilih mereka untuk menyayangi kita nanti [ketika mereka dewasa] daripada saat ini saja.

- Andy Stanley


***

***


Artikel ini merupakan penutup dari rangkaian enam tulisan tentang menerapkan disiplin pada anak. Lima artikel sebelumnya dapat Anda temukan dan baca di tautan-tautan berikut:

Mengapa Orangtua Marah dan Memukul Anak? Tak Sekadar Soal Pengendalian Diri, Inilah Alasan-Alasan Lain yang Mungkin Tak Pernah Anda Duga

Inilah Satu Kesalahan Fatal dalam Mendidik Anak yang Seringkali Menjadi Penyebab Utama Konflik Orangtua dan Anak

Menghukum Anak untuk Mendisiplinkan Mereka? Mayoritas Orangtua Melakukan Satu Kesalahan Fatal Ini

Orangtua, Jangan Lelahkan Diri dengan Mengatur Semua Perilaku Anak! Pilah dan Pilih yang Terpenting untuk Penerapan Disiplin yang Efektif

Di Ruang Antara Kesalahan Anak dan Respons yang Kita Berikan, Tanyakan 3 Hal Ini Agar Disiplin yang Diterapkan Berdampak Baik dan Besar pada Anak



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Disiplin Anak Hanya dalam 4 Kutipan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Octavianus Gautama | @octavianus

Seorang suami. Ayah. Pengagas Ide. Pengamat hidup amatur. Pelajar. Penulis. Pekerja. Pelayan. Pemimpi. Pujangga musiman. Pelari. Pengusaha. Pembicara. Koordinator. Teman.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar