Punya Pacar Posesif Luar Biasa Seperti Saya? Inilah 7 Cara untuk Mempertahankan Hubungan (dan, yang Terpenting, Kewarasan)

Love & Friendship

[Image: collegecandy.com]

20.4K
Amat penting untuk mengetahui alasan mengapa pacar bersikap posesif berlebihan terhadapmu. Apakah karena kisah masa lalu, insecurity yang begitu kuat, atau jangan-jangan, karena kamu memang pernah merusak kepercayaannya?

Tidak ada manusia yang sempurna, termasuk pacar saya. Terlepas dari segala hal yang melekat pada dirinya yang membuat saya jatuh cinta, saya sangat tertekan dengan sifat posesifnya.

Posesif adalah suatu sikap yang ditunjukkan untuk mengontrol atau mendominasi sesuatu atau seseorang.

Meski sudah mengenalnya cukup lama, bukan berarti hubungan kami berjalan mulus-mulus saja. Kepribadian yang bertolak belakang menjadi salah batu sandungan. Berkali-kali ingin mengakhiri hubungan karena sulitnya menerima kepribadian pacar, akhirnya saya lebih memilih untuk menerimanya, dengan berbagai macam kompromi.

Kamu juga memiliki pacar posesif? Tenang, ini tips untuk menghadapinya.


1. Bersikaplah santai. Ikut menjadi seorang posesif hanya akan menambah keruh hubungan

[Image: queenladys.biz]

Terkadang, kamu akan merasa ingin memperlakukan pasangan seperti dia memperlakukan kamu. Dia memberimu hadiah, kamu tentu ingin membalasnya, kan? Tapi bagaimana bila ini berkaitan dengan sifat posesifnya?

Orang yang posesif cenderung tidak bisa menikmati hidup. Pikirannya selalu dipenuhi dengan kecurigaan dan kekhawatiran yang berlebihan.

Untuk meringankan hidupnya yang 'berat' akibat pemikirannya sendiri, ada baiknya kamu lebih santai dengannya. Bercandalah dengannya, perlakukan dia dengan baik, dan beri perhatian-perhatian kecil yang bisa membuatnya lebih rileks dan bahagia. Bila kamu membalas sifat posesifnya, hubunganmu akan berjalan dengan sangat melelahkan. Kamu sudah tahu tidak enaknya ditanya setiap detik sedang bersama siapa, apakah kamu akan menirunya?


2. Jujurlah, hingga tak ada alasan baginya untuk terus curiga

[Image: helloflo.com]

Bila pasanganmu sampai memintamu mengirim foto lokasi di mana kamu sedang berada, artinya dia tidak cukup percaya denganmu. Karena itu, sejak awal berpacaran, katakanlah secara jujur soal apapun pada pasanganmu. Bila sebenarnya kamu tidak pernah berbohong tapi dia tetap tidak memercayaimu, mungkin dia memang memiliki masalah dengan kepercayaan. Bicaralah jujur dengan pasanganmu, tanyakan kenapa dia terkesan tidak mempercayaimu.

Bila dia tidak bisa percaya padamu, katakan padanya hubungan kalian tidak memiliki fondasi yang kuat.

Akan tetapi, bila kamu tidak keberatan harus selalu memotret lokasi keberadaanmu (seperti saya), artinya kamu rela berkompromi, atau malah sudah lelah mendebat. Namun sesekali, kamu tetap perlu mengatakan, "Aku di perpustakan kampus dengan si Mawar, Melati, dan Kamboja. Tidak perlu tanya lagi, oke?"


3. Tegaskan alasan mengapa kamu memilihnya dan bahwa ia tidak perlu merasa insecure

[Image: metviral.com]

Pasti ada alasan di balik sifat posesifnya yang keterlaluan. Pada kasus saya, dia selalu merasa insecure karena pergaulan saya yang luas memungkinkan saya untuk bertemu dengan banyak laki-laki. Saya baru mengetahui alasan ini setelah saya menanyakan kepadanya. Penting untuk mengetahui mengapa dia begitu posesif terhadapmu. Tanyakan baik-baik padanya. Bila alasannya karena insecure, ada baiknya kamu katakan kenapa kamu memilih dia dan bukan laki-laki lain. Karena sifat insecurenya ini, saya sampai tidak pernah pergi dengan teman laki-laki meski tidak berdua saja, kecuali dia juga mengenal dekat teman laki-laki saya. Bila kamu mengalami hal yang sama, selalu ingatkan dia bahwa kamu tidak semudah itu berpindah ke lain hati. Sesekali, kamu juga perlu sedikit 'mengancam'nya dengan berkata, "Bila kamu terus-terusan seperti ini, justru inilah yang membuat aku ingin pergi!"


4. Buat list sifat-sifat dia yang membuatmu bahagia, tunjukkan padanya

[Image: perfect-lace.tumblr.com]

Setiap bertengkar dan merasa tidak ingin bertemu, saya selalu menuliskan hal-hal yang saya suka dan tidak sukai dari pacar saya di notes percakapan Line kami. Saya sering katakan apa sifat-sifatnya yang membuat saya senang, dengan begitu saya berharap dia belajar untuk menahan sifat posesifnya dan lebih sering melakukan hal-hal kecil yang membuat saya senang. Kamu bisa memujinya ketika dia berinisiatif membawakan tas belanjaanmu yang berat, misalnya. Dengan mendapatkan pujian darimu, dia akan merekam hal itu sebagai hal yang harus lebih sering dia lakukan. Bila mulai bertingkah posesif, tentunya dia tidak akan mendapat apresiasi darimu. Dengan begitu, seharusnya dia berpikir untuk stop menjadi orang yang posesif.

Baca Juga: 4 Prinsip yang Membuat Relasi Cinta Makin Kokoh


5. Marah atau menangislah sesekali di depannya agar dia paham betapa kamu tertekan oleh sifatnya

[Image: verygood.la]

Tentunya sangat menjengkelkan bukan, bila hanya karena setengah jam saja tidak membalas chatnya kamu sudah dituduh macam-macam? Kemarin-kemarin mungkin kamu mau berkompromi dengannya, tapi kesabaranmu juga ada batasnya, kan? Sesekali, lepaskanlah kemarahan atau tangismu agar dia sadar betapa dia sudah membuatmu tertekan.

Sudah tidak terhitung berapa kali saya marah dengan pacar karena sifat posesifnya yang sangat mengganggu. Saya seringkali marah padanya karena dia kerap menuntut saya untuk cepat membalas pesannya, padahal kondisi saya sedang tidak memungkinkan. Tangan saya kan cuma dua, masa sih hanya digunakan untuk chatting?

Baca Juga: Buat Kamu yang Sering Bertengkar dengan Pasangan, 10 Cara ini Bisa Membuat Harmonis Hubungan Cintamu


6. Kenalkan dia dengan teman-temanmu

[Image: lovepanky.com]

Setiap kali pergi tanpanya, pacar saya tidak akan pernah puas dengan jawaban "pergi dengan teman-teman", dia harus tahu jelas siapa-siapa saja teman yang saya maksud. Bila bukan teman yang dikenalnya, dia akan menanyakan kenal dari mana, kenapa harus bertemu, bertemu di mana, berapa lama, dan sejuta pertanyaan susulan lain yang siap dia tanyakan. Karena itu, ada baiknya kamu mengenalkan pacar dengan teman-temanmu agar nantinya kamu tidak perlu lagi berlelah-lelah menjelaskan padanya. Meski tidak mengenalkan secara langsung, paling tidak kamu bisa menjelaskan siapa teman-temanmu serta apa ceritamu dengan mereka.


7. Bila dia sudah terlalu ekstrim, mintalah untuk tidak berkomunikasi dulu

[Image: theswexpert.com]

Saya menilai pacar saya posesif dalam level yang cukup ekstrim. Saya tidak diizinkan pergi, makan, atau bahkan berboncengan dengan teman laki-laki kecuali yang dia kenal dekat, tidak diizinkan membalas pesan dari teman laki-laki kecuali untuk urusan kuliah, dan akan selalu mengecek semua aplikasi chatting di handphone saya bila bertemu. Bila pacarmu seekstrim ini, ada baiknya kamu minta untuk tidak berhubungan terlebih dahulu. Dengan begini, dia jadi memiliki waktu untuk berpikir bahwa kamu juga manusia yang perlu bersosialisasi.

Saya belum sepenuhnya berhasil menekan sifat posesif pacar yang sudah terlanjur melekat pada dirinya. Karena itu, saya hanya bisa berkompromi dan memperlakukannya sebaik mungkin agar dia merasa dirinya berharga. Amat penting untuk mengetahui alasan mengapa pacar bersikap posesif berlebihan terhadapmu. Apakah karena kisah masa lalu, insecurity yang begitu kuat, atau jangan-jangan, karena kamu memang pernah merusak kepercayaannya?

Satu hal yang perlu kamu ingat, pacar yang posesif bukan berarti tidak pantas kamu pertahankan. Dia hanya ingin memastikan kamu miliknya, namun dengan cara yang belum benar.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Punya Pacar Posesif Luar Biasa Seperti Saya? Inilah 7 Cara untuk Mempertahankan Hubungan (dan, yang Terpenting, Kewarasan)". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Sofiati Mukrimah | @sofiatimukrimah

Penyuka kucing, keju mozzarella di pizza, dan make up. Enggak baperan, kecuali dipancingnya keterlaluan.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar

Mustika Wulansari | @mustikawulansari

Sama persis kek aku ka ???? . Kadang emang suka mikir akhiri hubungan jalan satu-satunya ???????????? . Tapi selalu mikir ulang .