Pertengkaran dengan Pasangan Mengungkapkan 3 Kebutuhan Ini. Penuhilah demi Kelanggengan Hubungan

Love & Friendship

4.5K
Saya belajar dari beberapa orang tua yang pernah bercerita kepada saya, bahwa terkadang selingkuh bukanlah alasan utama munculnya keinginan untuk bercerai.

Saya dan pacar sering bertengkar bahkan di awal-awal hubungan kami, bukan hal yang mudah untuk tidak bertengkar setiap harinya. Perbedaan pendapat, keinginan, budaya, serta karakter seringkali menjadi alasan yang cukup besar untuk memicu pertengkaran di antara kami. Ketika bertengkar kami sering melemparkan berbagai macam argumen dan semakin lama nada bicara kami semakin tinggi.

Setiap perkataan nyatanya bukanlah permasalahan yang sungguh terjadi. kerap kali kami hanya melontarkan perbuatan-perbuatan kami yang saling menyakitkan. Dalam perenungan saya, kenyataan bahwa hal itu hanyalah menjadi sebuah senjata bagi kami masing-masing untuk saling meyakinkan bahwa yang salah adalah dirinya bukan diri kami masing-masing. Hal begitu berat sering saya rasakan, hingga putus asa akan setiap pertengkaran yang terjadi selalu membuat saya berpikir untuk mengakiri hubungan kami.

Saya belajar dari beberapa orang tua yang pernah bercerita kepada saya, bahwa terkadang selingkuh bukanlah alasan utama munculnya keinginan untuk bercerai. Melainkan pertengkaran yang sering terjadi, dan pertengkaran yang terus menerus terjadi yang justru dapat memicu perselingkuhan. Semua ini disebabkan karena kenyamanan lebih dari segalanya. Namun, saya ingin menekankan ketika kenyamanan dalam hubungan kita hilang, bukanlah menjadi alasan bagi kita untuk segera mengakhiri hubungan kita. Pelajarilah prinsip-prinsip di dalam pertengkaran agar kita tidak mengambil keputusan yang keliru dalam hubungan


1. Pertengkaran adalah kondisi kita sedang terjajah, bebaskanlah!

Saat bertengkar kita terus diperbudak oleh emosi kita untuk terus menyatakan eksistensinya melalui perkataan-perkataan kita. Hal inilah yang membuat kita terus menyerang pasangan kita dengan kata-kata yang menyakitkan. Oleh sebab itu bebaskanlah diri terlebih dahulu dari emosi sebelum kita memulai suatu percakapan dengan pasangan. Sehingga percakapan tersebut tidak membuat anda merasa lelah dan sia-sia.

Bebaskanlah pikiran dan hati dari emosi yang menguasai, sehingga kita dapat dengan tenang untuk mengambil keputusan yang benar dan bukannya lari dari masalah atau mengambil keputusan untuk meninggalkan dirinya.

Baca juga: Ragu Menjelang Nikah: Stres Belaka ataukah Pertanda? Mantapkan Hati, Periksa Hal-Hal Penting Ini


2. Pertengkaran mengkondisikan kita untuk saling menyalahkan, keluarlah!


Ketika bertengkar, kita menjadi pribadi yang begitu independen, dan terus berusaha untuk melindungi diri dari kenyataan bersalah. Di dalam pertengkaran selalu ada yang mengasumsikan pihak yang benar dan salah. Pahamilah dalam menjalani hubungan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat salah. Kesalahan terbesar adalah jika kita memahami bahwa di dalam menjalani hubungan pasangan, kita harus selalu mengikuti kemauan diri sendiri. Oleh sebab itu, keluarlah dari kondisi saling menyalahkan, kita disatukan untuk saling melengkapi bukan untuk saling menyakiti. Kita harus belajar menerima kesalahan kemudian memperbaikinya.

Kita juga harus berani untuk mengaku salah, karena sekalipun kita dalam posisi benar, tidak akan menjamin kitalah yang paling benar.

Baca juga: Sering Bertengkar dengan Pasangan? 3 Hal ini akan Menyelamatkan Hubunganmu dari Dampak Pertengkaran yang Merusak


3. Pertengkaran adalah keadaan hati Anda dan pasangan Anda sedang berjauhan, dekatkanlah!

photo credit: KKRV

Seorang senior saya pernah mengatakan bahwa “Alasan dalam pertengkaran kita selalu bersuara nyaring dan tinggi adalah karena hati kita sedang berjahuan sehingga harus bersuara nyaring dan tinggi”. Ia melanjutkan “Ketika hati tidak saling mendengar keluhan masing-masing maka mulut kalian semakin berteriak keras”. Oleh sebab it,u dalam pertengkaran berusahalah memahami alasan dan problem masing-masing, agar tidak berfokus pada pertengkaran yang hanya membuat kita lelah dan putus asa.

Dekatkanlah hati Anda dan pasangan Anda dengan cara membangun percakapan untuk mengetahui keluh kesah masing-masing, sehingga Anda dan pasangan Anda dapat mengambil keputusan yang benar dalam hubungan Anda.

Percakapan itu bukan sesuatu yang murah untuk Anda sepelekan, anda tidak tahu bahwa perkataan Anda dapat mempengaruhi hidup Anda hari ini dan masa depan. Kata-kata dapat membunuh, kata-kata dapat memberi hidup. Kata-kata adalah racun ataupun madu, Andalah yang menentukannya.

Baca juga: Buat Kamu yang Sering Bertengkar dengan Pasangan, 10 Cara ini Bisa Membuat Harmonis Hubungan Cintamu



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pertengkaran dengan Pasangan Mengungkapkan 3 Kebutuhan Ini. Penuhilah demi Kelanggengan Hubungan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rinaldy Anggara | @anggara

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar