Patah Hati setelah Putus Cinta, Saya Berhasil Mengembalikan Tawa dan Ceria lewat 4 Aktivitas ini

Ex & Broken Hearts

[photo credit: Pinterest]

17.5K
Bagi saya, putus cinta dan patah hati adalah sebuah pembelajaran, bahwa dalam menjalin sebuah ikatan, selalu ada risiko untuk menangis dan tertawa.

Putus cinta dan patah hati, sebuah fase hidup yang siap tidak siap pasti dialami oleh orang yang menjalin hubungan dengan orang lain. Bagi cinta pertama, putus cinta dan patah hati mungkin dapat menjadi hal tersulit untuk dilupakan. Setiap orang yang pernah putus cinta pun memiliki caranya masing-masing untuk mencoba bangkit dan menghapus kesedihan.

Untuk putus cinta yang menghasilkan tangis, saya pun melakukan beberapa aktivitas di bawah ini untuk mengembalikan tawa dan ceria:



1. Nonton film komedi

Tawa adalah obat terbaik bagi hati, saya percaya itu. Tertawalah sebanyak mungkin sampai cukup untuk menghapus pedih di hati. Oleh karenanya, hal pertama yang saya lakukan demi mendapatkan tawa adalah menonton film komedi. Saya pun lebih memilih menontonnya di rumah melalui laptop. Sendiri dan hanya ditemani camilan atau bantal guling. Waktu itu, malam-malam, saya tertawa lepas berkat Why Him (2016). Setelah tertawa, kesedihan saya pun sedikit terobati.

[photo credit: This is Insider]

Prinsipnya adalah penyembuhan pertama selalu dimulai dari dalam diri kita sendiri. Maka nonton film komedi ini adalah langkah awal saya mengembalikan ceria.



2. Hangout bersama teman

[photo credit: www.resiliencedoughnutuk.com]

Selanjutnya, hangout bersama teman bisa menjadi pilihan yang baik. Saya rasa energi positif dari orang-orang terdekat juga dapat membantu proses pemulihan kita. Dengan mereka kita dapat berbagi cerita dan tertawa bersama. Teman, sahabat, kawan, atau apa pun kamu menyebutnya, kebersamaan mereka selalu mampu menyembuhkan luka hati.



3. Ikut kegiatan sosial

[photo credit: Goodnet]

Saya percaya, semakin banyak kita memberi maka semakin banyak pula kita menerima. Setiap kita pun memiliki energi positif di dalam diri yang dapat kita bagikan.

Waktu itu, saya mengikuti sebuah kegiatan kerelawanan yang difasilitasi oleh portal Indorelawan. Selain bertemu teman-teman baru, saya berkesempatan berjumpa warga dan anak-anak di kawasan Pasar Minggu. Kebahagiaan dan tawa lepas mereka ternyata mampu memberikan semangat baru untuk saya. Membuat saya menyadari bahwa berlarut-larut dalam kesedihan memang tidak baik.

Baca Juga: Waspada! Media yang Jahat Merusak 3 Nilai Kehidupan Penting Ini. Selamatkan Indonesia dengan Berbagi Kebaikan dan Kebenaran!




4. Wisata alam

Alam menyediakan begitu banyak keindahan untuk kita serap, baik dengan indra penglihatan, pendengaran, perasa, atau penciuman. Pergilah ke pantai; lihat dan dengarkan suara deru ombak. Pergilah ke gunung; lihat hijaunya pemandangan dan hirup udara segarnya.

[photo credit: Shutterstock]

Bagi saya pribadi, pantai adalah pilihan utama. Saya tak menginginkan sepi. Saya butuh bising. Maka pertemuan ombak dan batu pemecah adalah perpaduan yang pas. Sembari menikmati pemandangan, saya pun berintrospeksi diri. Segala kekurangan, baik ketika sedang berhubungan dengan mantan pasangan maupun dengan teman, saya evaluasi.

Baca Juga: Patah Hati atau Patah Semangat? Wanita, Inilah 5 Alasan Mengapa Travelling akan Memulihkan Dirimu


***


Mengembalikan tawa dan ceria dari pedihnya putus cinta memang bukan perkara mudah. Namun film komedi, teman-teman, berbagi kebaikan, atau pun keindahan alam sedikit banyak telah membantu saya menghilangkan kesedihan.


Pada akhirnya saya pun menemukan bahwa putus cinta ternyata adalah bagian dari pendewasaan. Bahwa pengalaman itu dapat mengajari kita menjadi pribadi yang lebih baik. Bagi saya, putus cinta adalah sebuah pembelajaran, bahwa dalam menjalin sebuah ikatan, selalu ada risiko untuk menangis dan tertawa. Bila kita berhasil melewatinya, hal itu juga berarti kita telah menaiki satu tingkat lagi dari tangga kehidupan.


Salam tawa, teman :)




Buat kamu yang sedang merasakan pedihnya patah hati, tulisan-tulisan ini dapat memberikanmu inspirasi:

Diputus Pacar tanpa Alasan, Inilah 5 Hal yang Dilakukan Teman Saya untuk Bangkit dan Menata Hidupnya Lagi

8 Cara Anti Gagal Move On dari Pengkhianatan

Bukan Menjomblo, Pacaran, atau Menikah yang Membuatmu Bahagia. Kamu Selalu Bisa Memilih untuk Bahagia, Apa pun Statusmu Sekarang

Merasa Sepi dan Hancur Setelah Patah Hati? Saya Mengusir Sepi dan Menata Diri dengan 7 Cara Ini

Ketika Cinta itu Pergi, Percayalah yang Lebih Baik akan Datang



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Patah Hati setelah Putus Cinta, Saya Berhasil Mengembalikan Tawa dan Ceria lewat 4 Aktivitas ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dwi Lestari | @dwilestari7897

Bukan siapa-siapa, cuma pencerita.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar