Patah Hati? Inilah 3 Bekal Mengalahkan Gagal Move On

Ex & Broken Hearts

photo credit: New Love Times

4.4K
Tetapi semakin berusaha keras, kadang malah semakin sulit untuk lupa, yang ada malah penyesalan atas kejadian yang lalu dan ketakutan untuk memulai lembaran yang baru.

"Cinta pertamaku begitu indah, aku tidak akan bisa melupakannya"

"Aku belum bisa melupakan mantan pacar, padahal sudah cukup lama putus"

"Aku masih sakit hati, sulit untuk bisa move on dan memulai lembaran baru"

Akhirnya kita berusaha sangat keras untuk bisa melupakan masa lalu, berharap bisa amnesia sejenak, bahkan mencari "pelarian" yang bisa mengalihkan rasa untuk sementara. Tetapi semakin berusaha keras, kadang malah semakin sulit untuk lupa, yang ada malah penyesalan atas kejadian yang lalu dan ketakutan untuk memulai lembaran yang baru.

Itulah misteri "hati" manusia. Hati yang memiliki perasaan, yang kadang sulit dipahami dengan nalar. Hati yang bisa berbunga-bunga, tetapi juga bisa hancur berkeping-keping.


Bersyukurlah karena masih punya hati

photo credit: MindBodyGreen

Seandainya manusia diciptakan tanpa perasaan, apa bedanya kita dengan robot. Semua hanya sesuai program, dan tidak ada yang bisa terjadi di luar program yang telah ditanamkan. Misalnya robot diprogram untuk bisa jatuh cinta, pasti akan dibuat supaya tidak ada perbedaan pendapat, tidak ada keributan, yang ada hanya kalimat romantis saja. Mungkin nampak indah, tetapi pasti membosankan.

Baca juga: Telanjur Menyerahkan Keperawanan, Teman Saya Ingin Bunuh Diri. Kini, Ia Bangkit Kembali. Inilah Kisahnya

Maka bersyukurlah karena manusia mempunyai hati, yang kadang memang sulit dipahami tetapi bisa memberikan kejutan indah, yang kadang tidak bisa ditebak tetapi bisa menunjukkan cinta yang besar.

Karena itu jangan malu kalau memiliki perasaan kepada lawan jenis, jangan malu juga untuk jatuh cinta pada seseorang, karena kita memang mempunyai hati, hati yang bisa merasakan cinta.


Bangkitlah dari sakit hati

photo credit: thoughtcatalog

Ketika hati bisa merasakan, akan ada dua kemungkinan yang terjadi, bisa merasakan senang atau sedih. Senang ketika kisah cintanya ideal dan sesuai harapan, tetapi bisa juga sedih ketika mengalami kegagalan atau tidak sesuai dengan impian.

Berita baik sekaligus buruknya, karena apa yang kita rasakan itu akan sulit dilupakan. Menjadi baik ketika yang kita ingat itu hal yang menyenangkan, tetapi akan menjadi buruk ketika kita tidak bisa melupakan hal yang sangat menyakitkan hati.

Akhirnya kita mengalami sakit hati, sakit yang membuat kita tidak semangat hidup, malas makan, dan selalu merasa sedih. Sakit yang tidak ada dokter spesialisnya, yang bisa mengobati dan menyembuhkannya.

Baca juga: Ingin Melupakan Masa Lalu yang Buruk? Lakukan 3 Langkah Efektif Menata Masa Depan Ini

Kalau kita pernah mengalami sakit hati, jangan putus asa dulu. Memang hati ini tidak bisa lupa, kitapun juga tidak bisa mengulang waktu, tetapi bersyukurlah karena hati kita masih memiliki banyak ruang untuk kisah cinta yang baru. Jadikan masa lalu yang mungkin masih membekas itu, sebagai pelajaran untuk masa kini dan masa depan yang lebih baik.

Ketika cinta pertama kita yang begitu indah sudah tidak bisa dilanjutkan lagi, biarkan itu menjadi kenangan indah yang pernah mewarnai hidup kita. Mungkin itulah yang disebut dengan "Cinta tidak harus memiliki", karena meskipun rasa itu masih ada, tetapi kita harus siap memulai lembaran yang baru.

Jangan berhenti di sakit hati, tetapi bangkit dan lihatlah kalau ternyata masih ada banyak hal indah yang sebetulnya kita alami.


Jagalah hati dengan sebaik mungkin

photo credit : bangla

Tentu kalau bisa kita ingin mengalami kisah cinta yang indah saja, seperti di novel ataupun film yang happy ending. Tetapi dalam kenyataannya, kadang kita tidak bisa mengendalikan situasi dan yang terjadi adalah sebaliknya, hal menyedihkan, yang bahkan bukan hanya terjadi sekali tetapi berkali-kali. Karena itu hati perlu berjalan berdampingan dengan pikiran. Dan itu adalah anugerah Tuhan, ketika kita bisa berpikir dan sekaligus juga bisa merasakan. karena hal itulah yang membuat kita menjadi manusia yang sempurna.

Pikiranlah selalu bagaimana cara untuk menjaga hati supaya tetap berada di jalan benar, menjadi alarm ketika ada bahaya yang mengancam, membuat kita bisa menerima kenyataan walaupun terkadang itu sangat pahit.

Memang kadang akan ada hal-hal yang di luar kemampuan kita, tetapi sakit hati bisa dikurangi, ketika kita terus waspada, berjaga-jaga dan melindungi hati dari rayuan gombal. Supaya kita tidak jatuh berkali-kali di lubang yang sama

Baca juga: Patah Hati setelah Putus Cinta, Saya Berhasil Mengembalikan Tawa dan Ceria lewat 4 Aktivitas ini

Karena itu kita harus terus belajar dari kesalahan masa lalu dan bangkit untuk memulai kisah cinta yang baru, tentu kisah yang benar, yang dipersiapkan dengan baik oleh hati dan pikiran yang benar juga.


Baca juga:

Diputus Pacar tanpa Alasan, Inilah 5 Hal yang Dilakukan Teman Saya untuk Bangkit dan Menata Hidupnya Lagi

Patah Hati atau Patah Semangat? Wanita, Inilah 5 Alasan Mengapa Travelling akan Memulihkan Dirimu

Merasa Sepi dan Hancur Setelah Patah Hati? Saya Mengusir Sepi dan Menata Diri dengan 7 Cara Ini






Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Patah Hati? Inilah 3 Bekal Mengalahkan Gagal Move On". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Davy Hartanto | @davyedwin

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar