Pacar Materialistis: Minta Ini, Minta Itu? Inilah 3 Cara Lembut namun Tegas untuk Menyiasati agar Kamu Tak Terus jadi ATM Berjalannya

Singleness & Dating

[Image: homerite.fr]

5.7K
Pacar tak sungkan meminta ini itu, sedangkan kamu merasa kesulitan untuk menolak - apalagi membendung keinginan-keinginannya. Inilah cara untuk menyiasati, bahkan mengubah pacar yang materialistis.

"Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini, ingin itu, banyak sekali."

Itulah penggalan lirik lagu sebuah film anak-anak yang tentu tak asing bagi kita. Keinginan manusia memang tak ada batasnya, bahkan lagu anak-anak pun bicara tentang kenyataan itu.

Film itu berkisah tentang Doraemon, robot kucing dari masa depan. Doraemon memiliki kantong ajaib, yang bisa mengeluarkan alat-alat [yang juga ajaib] yang dapat mengabulkan semua keinginan Nobita [yang kadang, tak kalah ajaib]. Apa pun yang menjadi keinginan Nobita, Doraemon dapat menemukan alat yang tepat untuk mengabulkannya. Enak sekali menjadi Nobita. Semua keinginannya terkabulkan dengan mudah. Sayangnya, itu semua hanya ada di cerita khayal, bukan di dunia nyata.

"Sayang, aku lagi pengen makan ice cream nih. Nanti setelah kita beli baju yang kemarin aku minta itu, mampir beli ice cream, ya. Terus, besok gak lupa kan kalau aku mau meni pedi?" Rengekan-rengekan manis manja semacam itulah yang sering dikeluhkan oleh rekan-rekan kerja saya. Pacar-pacar mereka tak sungkan meminta ini itu, sedangkan mereka merasa kesulitan untuk menolak, apalagi membendung permintaan-permintaan itu. "Seandainya saja aku bersahabat dengan Doraemon," mungkin itu yang ada di benak rekan-rekan saya sambil gigit jari meratapi nasib mereka.

Apakah kamu juga mengalami hal yang serupa? Jangan khawatir, kamu tak sendirian. Banyak laki-laki di luar sana yang juga bernasib sama denganmu. Tentu sulit menghadapi pacar yang demikian. Apalagi jika kamu adalah seorang anak rantau, dengan kondisi dompet yang tak selalu tebal.

Namun, seorang teman saya justru sanggup menaklukkan pacarnya yang materialistis. Bahkan, perlahan tapi pasti, ia bisa mengubah sifat buruk pacarnya itu. Begini caranya menyiasati sang pacar yang materialistis:


1. Ajari Dia Berbagi

Di tengah dunia yang sibuk dan dingin ini, sebagian besar manusia cenderung mendahulukan kepentingan sendiri-sendiri dan kerap lupa untuk berbagi. Demikian pula dengan pacarmu. Mungkin saja selama ini ia terlalu terbiasa untuk hanya terus menerima, dan tak pernah belajar untuk memberi.

Oleh karena itu, berikan teladan kepada pacarmu: berbagilah dengan mereka yang lebih membutuhkan. Memberi makanan kepada orang yang memerlukan yang kalian temui di jalan, misalnya.

Memberikan teladan bagaimana berbagi adalah upaya untuk mengajaknya memahami tentang kehidupan yang lebih seimbang. Bahwa jika kita sudah mendapatkan begitu banyak dalam hidup, kita juga sepatutnya memberikan sebagian dari apa yang kita miliki itu untuk orang-orang yang tidak memiliki namun membutuhkannya. Pacarmu juga perlu mengerti, yang dibagikan tak melulu harus berupa materi atau barang. Perhatian, tenaga, waktu, ilmu, kasih sayang justru kadang lebih bernilai untuk dibagikan kepada sesama. Lebih baik tangan di atas daripada di bawah. Lebih baik memberi daripada menerima.

Baca Juga: Bukannya Senang, 8 Perhatian Wanita ini Justru Malah Membuat Manusia Ilfeel

Memberi adalah jauh lebih berarti, dibandingkan memenuhi nafsu pribadi yang kadang tak terkendali.



2. Ajari Dia Hidup Cukup

Cukup itu memang relatif. Apa yang menurut saya cukup, belum tentu demikian bagi orang lain. Lalu, jika begitu, hidup seperti apa yang dapat dikatakan sebagai hidup yang cukup?

Hidup yang cukup adalah hidup yang bersyukur.

Orang yang sudah terbiasa hidup dalam kemewahan seringnya tak pernah melihat kesusahan yang dialami orang lain. Mungkin pacarmu demikian. Ia sudah terlalu lama berada dalam zona nyaman.

Saat kalian jalan bersama menuju mall atau tempat makan, sempatkan untuk melewati perkampungan sederhana. Ajak ia untuk melihat, bahwa dengan hidup sederhana - tanpa berlimpah harta benda pun, orang bisa bahagia.

Bukan soal banyaknya yang dipunya, tapi bagaimana bersyukur atas apa yang ada, itulah yang akan membuat kita merasa cukup.
[image: ributrukun.com]

Mengubah cara pandang dan cara hidup seseorang tidaklah semudah membalik telapak tangan. Perlu kesabaran, kesediaan untuk mengulang-ulang, dan tentu saja, waktu yang tak sebentar.

Setiap kita hidup di dunia sebagai seorang musafir. Kita semua hanyalah penumpang, mengembara di dunia yang penuh dengan kesementaraan ini. Orang yang sadar akan hal itu, tidak akan memiliki ambisi untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya atau memenuhi semua yang menjadi keinginannya. Karena ia tahu, membawa banyak hal hanya akan memberatkan dirinya sendiri dalam pengembaraannya.

Baca Juga: Sudahkah Kita Benar-Benar Bahagia? Mari Periksa, Bagaimana Uang, Waktu, dan Tenaga Membentuk Kebahagiaan Kita



3. Ajari Dia Menyusun Skala Prioritas

Seseorang yang selalu memenuhi apa pun yang menjadi keinginan hati [atau mata]nya adalah orang yang tidak bisa melihat prioritas dalam hidupnya.

Hal tersebut amat berbahaya, karena prioritaslah yang akan menolong kita menentukan hal-hal apa saja yang hendak kita lakukan dalam hidup ini. Oleh karena itu, selagi kalian berdua masih berada dalam tahap pacaran, ajak ia untuk berdiskusi dan menyusun bersama rencana-rencana jangka pendek bahkan jangka panjang masa depan perjalanan cinta kalian.

Ajak ia untuk melihat, bahwa banyak hal lebih penting dan berdampak besar untuk kehidupan kalian, dibandingkan keinginan-keinginanannya. Bila kalian berdua sama-sama masih berkuliah, diskusikan soal biaya pendidikan yang semakin mahal, biaya kost dan harga kebutuhan hidup sehari-hari yang semakin lama semakin tinggi. Bila kalian sudah mulai berpikir tentang pernikahan, cobalah mulai menghitung biaya pernikahan bersama-sama atau kamu juga bisa mulai mengajaknya menabung untuk membeli rumah.

Hidup adalah kumpulan prioritas yang harus dijalani, bukan berdasarkan keinginan semata namun kebijaksanaan untuk memilih dan membuat keputusan.



Baca Juga:

Bagi Pacar, Anda Separuh Jiwanya atau Separuh Pembantu Gratisnya? Cek Status Anda dengan 7 Indikator ini

Bagaimana Menjadi Romantis? Jangan Salah, Bukan Bunga atau Puisi Cinta, inilah 5 Hal Romantis yang Paling Diinginkan Pasanganmu!

Jangan Lakukan 10 Kesalahan Fatal ini jika Tak Ingin Hubungan Cintamu dengan Pasangan Berakhir Tragis!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pacar Materialistis: Minta Ini, Minta Itu? Inilah 3 Cara Lembut namun Tegas untuk Menyiasati agar Kamu Tak Terus jadi ATM Berjalannya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Yoel Prasetyo | @yoelprasetyo

Yoel Prasetyo adalah pembicara publik dan pemerhati perkembangan anak, dan juga sebagai pengajar di sebuah yayasan. Berasal dari Solo saat ini tinggal di Surabaya.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar