Mudah Menangis? Cepat Tersinggung? Suka Menyalahkan Orang Lain? Inilah Cara-cara Efektif Mengatasinya

Reflections & Inspirations

ut2a-4down.blogspot.co.id

16.3K
Kehadiran emosi negatif seringkali tak terhindarkan. Menemukan cara mengatasinya adalah keharusan agar kita dapat menjalani kehidupan dengan baik. Inilah 3 emosi negatif yang seringkali muncul dan cara mengatasinya.

Kebanyakan dari kita mungkin secara tidak sadar sedang menyimpan emosi. Sebelum menulis lebih jauh saya akan menjelaskan secara singkat dulu apa itu emosi. Berdasarkan KBBI, emosi itu adalah perasaan yang timbul dari suatu keadaan baik itu yang menyebabkan kita merasa senang maupun sedih. Kita akan menggunakan istilah emosi positif dan negatif untuk memudahkan dan memperjelas pemahaman, akan lebih banyak membahas emosi negatif. Karena yang saya perhatikan, masyarakat kita pada umumnya menggunakan kata emosi untuk sesuatu yang bersifat negatif, misalnya di saat ada teman ataupun saudara yang sedang merasa kesal ataupun marah, sebagian orang akan dengan spontan memberikan nasihat, “Kamu jangan emosian dulu” atau “Tahan emosimu.”

Sebagian orang mungkin dengan mudahnya menghadapi emosi negatif yang muncul dan mengatasinya dengan baik, atau mungkin sama sekali tidak terpengaruh sedikitpun dengan emosi negatif tersebut. Tetapi ada sebagian orang yang sangat gampang terpapar emosi negatif, misalnya di saat terkena teguran yang bahkan sangat ringan, sebagian orang akan langsung merasa tersinggung dan bahkan menyimpan kebencian yang mendalam.

Ketahuilah, menyimpan emosi negatif itu sangatlah tidak baik bagi perjalanan kehidupan kita ke depannya, karena meskipun hanya sedikit yang tertimbun di dalam diri kita, pasti akan memberikan efek ke depan yang seringkali tidak kita sadari.

Sebagian juga karena menyimpan emosi negatif bisa berpengaruh pada karir, rumah tangga atau pun interaksi sosial. Kebanyakan orang menyimpan emosi negatif ini sejak kecil. Mungkin bagi sebagian orang akan terdengar konyol, “Bagaimana mungkin seorang anak kecil bisa menyimpan emosi negatif dan kelak bisa mempengaruhi kehidupannya. Pasti sudah lupa lah dengan kejadian dulu, namanya juga anak kecil, dibohongi dikit saja pasti sudah lupa dengan kesedihan.” Di sinilah letak kesalahan para orang tua.

Jangan pernah menganggap remeh emosi negatif meskipun sangat kecil skalanya, karena kecil bagi kita belum tentu kecil bagi si pembawa emosi negatif.

Bagaimana caranya menghadapi emosi negatif yang tiba-tiba muncul? Kita akan membahas satu per satu emosi negatif yang biasanya meluap dalam salah satu bentuk ini :


1. Mudah Menangis atau Merasa Sedih bila Teringat Masa Lalu

photo credit: The Telegraph

Bila kita perhatikan, mungkin diri kita pernah mengalami hal tersebut dan mungkin masih berlaku sampai sekarang bila masa lalu yang menyedihkan diungkit kembali. Sebagian hatinya seperti tersayat-sayat. Malah ada yang mengatakan sudah memaafkan orang yang pernah menyakitinya tetapi setiap kali diungkit masih ada perasaan sakit ataupun tidak nyaman. Inilah ciri-ciri Anda masih menyimpan emosi negatif meskipun Anda mengatakan sudah memaafkan orang tersebut.


Cara Mengatasi Rasa Sedih Ketika Teringat Masa Lalu

Bila kamu masih merasakan emosi yang tidak nyaman dan mengganggu bila mengungkit masa lalu, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenal jelas emosi yang kamu rasakan. Kamu bisa menggunakan media tulis untuk mengungkapkannya, dan kamu juga bisa menuliskan keluar semua perasaan kamu, ungkapkan kemarahan kamu apa adanya tanpa pakai batasan terlebih dahulu.

Hal penting yang mesti kamu ingat, dengan mengungkapkan kemarahan bukan berarti kamu menjadi orang jahat dan tidak ada bedanya dengan orang yang membuat kamu tersakiti. Hal ini merupakan salah satu cara untuk membantumu menyelesaikan emosi yang selama ini tertahan. Salah satu hal yang menyebabkan mengendapnya emosi negatif pada diri kita adalah karena kita tidak bisa mengungkapkan dalam bentuk kata-kata apa yang kita rasakan, bisa karena pertimbangan kesantunan atau hal lainnya.

Poin Terpenting, jangan menulis ungkapan perasaan yang kamu rasakan ataupun kemarahanmu di media sosial! Cukup tulis pada selembar kertas, setelah merasa lega, sobek ataupun bakar kertas tersebut.

Saya sudah mencoba cara ini dan berhasil.


2. Mudah Tersinggung dan Marah

photo credit: NetDoctor

Sebagian orang mungkin dengan sangat gampang tersulut api kemarahan, terkadang untuk masalah sepele saja pun bisa membuat seseorang itu marah-marah. Marah-marah tanpa alasan yang jelas sehingga membuat orang sekitarnya kebingungan. Inilah salah satu ciri orang yang sedang memegang emosi negatif pada diri mereka.

Mengapa gampang marah? Tentu saja banyak faktor penyebabnya, misalnya : merasa tidak didengarkan, menutupi kekurangan diri sendiri, sehingga dengan menggunakan kemarahan membuat diri sendiri lebih nyaman, stress karena hal yang berjalan tidak sesuai keinginan, atau marah karena takut orang lain melakukan kesalahan yang sama seperti yang pernah kita lakukan dulu.

Untuk mengatasi semua itu, tentu saja kita harus memperhatikan dan mengidentifikasi emosi yang muncul di dalam diri kita. Selain itu, timbunan emosi kebanyakan bermula di saat kita masih kecil. Bisa jadi karena ada penolakan, terkekang, dan sebagainya. Hal tersebut tentunya sangat mengganggu, karena kita tidak tahu bagaimana cara mengungkapkannya maka muncul lah emosi kemarahan. Bila tak segera diatasi, maka akan makin buruk seiring perjalanan waktu.


Cara Mengatasi Rasa Tersinggung dan Mudah Marah

Bila kamu merasakemarahanmu mulai meningkat, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tarik napas panjang dari hidung dan hembuskan perlahan dari mulut. Sewaktu menghembuskan napas, bayangkan emosi kemarahanmu dan kejadian yang membuatmu marah perlahan juga ikut keluar beserta hembusan napas. Ulangi beberapa kali hingga kamu merasakan tingkat emosi kemarahanmu menurun. Cobalah memberi pemahaman kepada diri kamu sendiri dengan mengatakan pada diri sendiri, “Pasti ada alasan di baliknya mengapa terjadi seperti ini” atau “Pasti ada alasannya mengapa dia seperti itu.” Kamu haruskan melihat sesuatu dari sisi lain, dan jangan memaksakan apa yang kamu inginkan harus terjadi.


3. Suka Menyalahkan Orang Lain

photo credit: Psychology Today

“Tidak ada yang bisa menyakitimu bila kamu tidak mengizinkannya!." Saya sudah mempraktikan semuanya, dan saya bisa, bukan hanya modal omongan belaka dan yang terpenting mau mengakui kalau kita menyimpan emosi seperti itu.

Berhentilah berpikir untuk mengubah orang lain. Yang terbaik adalah mengubah dirimu sendiri.

Kita suka menyalahkan orang lain karena tindakan mereka tidak seperti apa yang kita inginkan, dan itu membuat kita merasa tersakiti. Saya adalah pemegang emosi negatif yang sangat kuat, sering merasa sendirian dalam menghadapi semua hal. Hal ini ternyata membawa efek pada kondisi fisik saya. Saya pernah menulis tentang perjuangan menghadapi scoliosis dalam tulisan ini : Menderita Kelainan Tulang Belakang Menahun, Inilah 7 Hal yang Membuat Saya Mampu Berdiri Tegak, Menghadapi, dan Melaluinya.

Setelah mengikuti sebuah workshop, saya jadi semakin memahami pengaruh kondisi emosi terhadap kondisi tubuh. Setiap orang pasti memiliki emosi negatif yang lselau menyertai kehidupannya, namun kita harus menemukan cara untuk mengatasi dampak dari emosi negatif itu.


Cara Mengatasi agar Tak Cepat Menyalahkan Orang Lain

Berhentilah berpikir untuk mengubah orang lain seperti yang kita inginkan. Yang terbaik adalah mengubah diri sendiri. Berikanlah maaf kepada orang-orang ataupun kondisi yang menyebabkan kamu menderita. Memaafkan bukan berarti membenarkan ataupun setuju terhadap apa yang telah terjadi, dan bukan berarti kamu harus suka dengan orang yang pernah menyakitimu. Memaafkan adalah hadiah untuk dirimu sendiri. Kamu berhak untuk bahagia, dan kebahagiaan itu hanya mungkin apabila pengampunan yang tulus terjadi. Pembalasan bukanlah pilihan yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Sebaliknya, bersyukur dalam setiap keadaan akan sangat membantumu melewati hal-hal yang tak menyenangkan.


Saya terima apa yang sudah, sedang, dan yang akan terjadi apa adanya. Tidak ada yang bisa menyakiti selama saya tidak mengijinkannya. Saya menerima, menghargai, dan mencintai diri saya seutuhnya. Saya bahagia ketika saya memutuskan untuk bahagia. Semakin hari saya semakin tumbuh dan berkembang di semua aspek kehidupan.


Buat Kamu yang Berjuang untuk Mengatasi Masalah-masalah Hidup, Tulisan ini Akan Mencerahkan Harimu :


Pernah Menjadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal Guru di Sekolah, Saya Bangkit dan Sembuh dari Trauma. Inilah 4 Hal Penting yang Saya Pelajari

Tak Seindah Dongeng, Inilah 3 Realita yang Saya Pelajari dari Kisah Cinta Orangtua Saya

Gelisah karena Jodoh Tak Kunjung Datang? Saya Pernah Mengalaminya. Inilah Kisah Saya: Menemukan Pasangan Hidup di Usia Lebih dari 30 Tahun

Sahabat Saya Mengaku Gay. Inilah Kisah Kehidupannya

Tentang Saya, yang Memilih untuk Menjadi Single dan Menjalani Hidup Lajang yang Penuh Berkat


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mudah Menangis? Cepat Tersinggung? Suka Menyalahkan Orang Lain? Inilah Cara-cara Efektif Mengatasinya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Lifin Ervika | @lifinervika

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar