5 Cara untuk Berhenti Mencintai Ia yang Tak Dapat Dimiliki

Ex & Broken Hearts

[Image: huffingtonpost.com]

49.9K
Cinta memang tak pernah salah, tapi kita bisa saja jatuh cinta di waktu yang salah, kepada orang yang salah.


"The greatest pain that comes from love is loving someone you can never have."


Sebagai manusia, kita gak bisa menentukan kapan dan kepada siapa kita jatuh cinta. Cinta memang tak pernah salah, tapi kita bisa saja jatuh cinta di waktu yang salah, kepada orang yang salah.

Jatuh cinta dengan orang yang sudah jadi milik orang lain, misalnya. Entah itu yang berstatus pacar orang atau sudah mengikat janji sehidup semati di depan penghulu. Udah gak available lagi lah pokoknya.

Pernah mengalami? Atau lagi mengalami?

Gimana rasanya? Mak nyuss atau mak jlebbb? Mak jleb kali ya, ambles kayak abis ketimpa gedung sepuluh lantai. Galau, sedih, putus asa, cemburu, makan hati, sebel, kadang juga pengen nonjokin pasangannya. Rame rasanya, kayak permen nano nano. Selama perasaan cinta itu masih ada, selama itu juga kita bisa merasakan nano nano, walaupun gak sambil ngemut permennya.

Ini 5 cara yang bisa kamu lakukan kalau kamu sudah bosan dengan rasa nano nano akibat mencintai dia yang sudah jadi milik orang lain:


1.Tarik Nafas Dalam-Dalam

Asal kamu tahu, yang paling penting di dunia ini bukan dia, tapi O-K-S-I-G-E-N!

Makanya, ayo tarik nafas dulu biar kamu tetap hidup. Siap? Tarik dalam-dalam - hembuskan - tarik dalam-dalam - hembuskan. Oke sip ya, mari kita lanjuuutttt!

Bukan berarti mentang-mentang kamu lagi sedih dan galau, terus kamu jadi males bernafas. Ingat, harga tabung oksigen beserta isinya itu mahal, loh. Penduduk di China saja sudah mulai mengimpor oksigen murni dari Kanada. Jadi, selama kamu masih bisa menikmati oksigen dengan gratis, manfaatkanlah kesempatan itu dengan baik. Tarik nafaslah dalam-dalam, biar udara bersih memenuhi segenap ruang di paru-parumu.

Aktivitas tarik menarik nafas ini juga bisa jadi sarana untuk mengembalikan fungsi otak dalam pikiran kita. Ingat, saat kita jatuh cinta, 95% pikiran dikuasai perasaan yang membuat kita tidak bisa berlogika secara sehat. Jadi, saat oksigen berhasil masuk lebih banyak ke otak, otomatis akan memberi sinyal-sinyal yang positif pada pikiran. Logika semakin diperlukan, terutama saat kamu jatuh cinta pada pacar atau suami orang lain.

Jadi letakan logika di otak dan bukan pada hatimu, jangan merebut hak milik orang lain! Jika kamu sering mendengar istilah karma, tabur tuai, sebab akibat, efek bola salju, ataupun segala kaidah norma lain yang ada, maka langkah paling tepat yang harus kamu pilih adalah: move on. Lain lagi urusannya nanti bila Ia sudah kembali menjomblo atau melajang, ya.

Kalau memang benar-benar diperlukan sekali, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti olahraga pernafasaan. Banyak pilihan tersedia untukmu, mulai dari Taichi ala Jet Li sampai latihan nafas ala ibu hamil. Dijamin suegerrrrr!


2. Ingat apa Kata Pak Jokowi

Kerja, kerja, kerja!

Pengalihan perhatian adalah langkah move on selanjutnya yang dapat kamu lakukan. Bisa berupa bekerja lebih giat, atau bila kamu masih duduk di bangku kuliah, belajarlah lebih rajin. Hal ini dibutuhkan agar perhatian dan energimu terserap untuk hal lain yang positif. Langkah ini juga banyak dilakukan oleh mereka-mereka yang sedang berkubang dalam kesedihan dan sebagian besar berhasil, loh!

Logikanya, saat tubuh kita sudah lelah bekerja, maka tidur lelap di pulau kapuk lah yang akan menjadi tujuan utama kerinduanmu, bukan si dia yang tak tergapai itu. Gak ada tenaga lagi deh, bahkan untuk sekadar mikirin dia. Buang-buang energi aja!

Selain itu, langkah ini menguntungkan untuk kesejahteraan dompetmu, kalau kamu perform dengan baik di pekerjaan, promosi atau kenaikan gaji pasti sedang menunggumu dengan manis di depan sana. Atau, untuk kamu yang masih kuliah, gak perlu kaget kalau di akhir semester kamu memanen huruf A di KHSmu.

[Image: behappy.me]


3. Buanglah Mantan pada Tempatnya

APA? Kembali ke mantan pacar? Cape deh saya mendengarnya. Ada 200 juta milyar warga negara Indonesia, kok mau rujuk dengan mantan. Apa tidak ada pilihan lagi atau malas cari yang baru?

Tentu tidak salah membangun silahturahmi lagi dengan mantan, sebatas teman is ok, tapi gak perlu deh kayaknya lebih daripada itu.

Jika kamu ingin menjalin kembali hubungan lama karena kecewa dengan sang dambaan hati, maka kamu sudah bersikap tidak adil kepada mantanmu. Karena kamu belum bisa melepaskan diri dari bayang-bayang pujaan hatimu itu, kemungkinan besar kamu akan membanding-bandingkan sang mantan dengan dirinya. Mulai dari warna kulit, ukuran baju, makanan kesukaan sampai ketebalan dompet.

Tak hanya membohongi dia, kamu juga membohongi perasaanmu sendiri. Ujung-ujungnya, hubungan dengan mantan [lagi-lagi] tak akan bertahan lama, karena hanya berdasarkan kebutuhan pengalihan semata.

Kalau terjadi demikian, asal kamu tahu, seperti kata Mbak Cinta kepada Mas Rangga, "Yang kamu lakukan itu, jahat!"

[Image: okezone.com]


4. Anggap Dia Monster

Iya, monster ala film-film Hollywood atau game online gitu. Yang menyeramkan dan siap melahapmu dalam hitungan detik saat berdekatan, tapinya. Jangan monster ala Monster. Inc yang imut-imut apalagi vampir tampan ala Twilight. Kalau kamu memilih yang imut atau tampan, bukannya takut, yang ada kamu malah akan semakin terpesona padanya.

Saat kamu berhasil menganggap dia sebagai monster, maka langkah menjauh dari segala macam yang berkaitan dengannya akan menjadi lebih mudah. Mulai dari memblokir baik sementara maupun permanen akun media sosialnya, sampai mendelete foto selfie berdua dengannya. Jika ada kado atau sekedar kata-kata mutiara dari dirinya, kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk mendonasikannya pada yang membutuhkan.

Kalau dia sekantor atau sekelas denganmu bagimana? Yah derita loe, siapa suruh terjebak cinta lokasi yang pasti mempunyai efek negatif segudang daripada positifnya! Bisa pindah tempat kerja atau sekolah lain, gak? Kalau tidak memungkinkan, ya cobalah hindari menatap wajahnya, atau bersikaplah seformal dan sebiasa mungkin saat harus berinteraksi dengannya. Susah pasti, tapi mau bagaimana lagi, the show must go on.

[Image: feel graphics.com]


5. Bumi itu Bulat

Kamu hidup di sebuah planet bernama Bumi dengan ribuan pulau dan puluhan negara. Tiap negara mempunyai jutaan penduduk dengan beragam status hubungan. Semua bisa dijangkau melalui internet, terutama dengan media sosial, dengan mudah. Dan lagi, kamu hidup di sebuah negara bernama Indonesia, akses menuju belahan bumi yang lain lebih mudah daripada mereka yang hidup di negeri dongeng atau negara antah berantah.

Kalau kamu begitu susah melupakan dirinya, mencoba melamar pekerjaan atau mengambil beasiswa di luar negeri boleh dicoba. Tentu saja kamu terlebih dahulu harus membekali diri dengan persiapan-persiapan yang memadai. Jangan sampai kepergianmu hanya menjadi langkah bunuh diri yang konyol. Syukur-syukur kamu bisa menemukan dan ditemukan oleh jodohmu di belahan bumi yang lain, bule-bule penyuka keju, kokoh cicik penyuka bakmi pangsit, atau bro sis berkulit eksotis, mungkin.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Cara untuk Berhenti Mencintai Ia yang Tak Dapat Dimiliki". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

VikaKurniawati (VKurnia) | @vika

Owner ciomay280 | Content Writer| www.vikakurniawati.com. IG + Twitter : @VikaKurniawati

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar