Menjomblo di Usia Kritis? Inilah 7 Cara Menikmatinya

Singleness & Dating

[Image: Huffington Post]

5K
Jomblo. Single. Atau apa pun sebutan lainnya, bukanlah status yang nyaman. Pertanyaan dan protes kiri kanan berhamburan. Cari yang seperti apa sih? Umur sudah makin bertambah, nanti ngga laku menikah lho? Nah, di tengah hamburan pertanyaan itu, inilah 7 cara menikmati hidup single di usia kritis.

“Kamu itu sudah berumur. Kok masih aja single? Kapan menikah?

Jangan main-main dengan umur lho. Masih menunggu apa lagi sih? Menunggu kaya raya?”

Ya, sederet pertanyaan tersebut paling ditakuti oleh kita yang sudah cukup berumur, tetapi masih saja berstatus single. Single, jangan dibaca ‘jomblo’, terdengar ngeri dan membuat nyeri. Entah itu karena sebuah keputusan ataupun takdir yang tak terelakkan, kesendirian di usia kritis memang masih dianggap tabu di lingkungan budaya timur [apalagi Indonesia]. Pokoknya Indonesia banget. Sebagian orang masih memandang sebelah mata tanpa mau tahu alasan sebenarnya di balik status single.

Baca Juga: Saya Ingin Menikah, tapi Tidak karena Alasan-Alasan yang Keliru Seperti ini

Kamu termasuk salah satu dari kaum single ini? Sering mendapatkan pertanyaan dan perlakuan yang sama, tetapi masih memutuskan untuk tetap sendiri dengan berbagai alasan? Berarti kita [kamu dan saya si penulis, tentunya] berketetapan [catat, bukan bernasib] sama. Yuk, kita coba telusuri bareng, apa sih sisi baik menjadi seorang single ketika kita dianggap sudah berumur?



1. Kita bisa fokus mengejar mimpi

Dengan kesendirian, kita punya ekstra waktu untuk fokus mengejar cita-cita atau impian, bonus tambahan waktu yang kita dapatkan dari berkurangnya waktu untuk [mantan] pasangan.

Manfaatkanlah kesempatan ini untuk fokus mengejar cita-cita yang selama ini mungkin sangat susah dilakukan ketika kita sedang/masih menjalin hubungan dengan seseorang. Mungkin dengan bekerja keras agar mendapat posisi tertentu yang lebih tinggi di tempat kerja, mengajukan beasiswa untuk melanjutkan studi di luar negeri, atau meraih pekerjaan yang selama ini hanya ada dalam angan. Inilah saatnya, kawan. Buktikan bahwa kesendirian membawa manfaat yang besar terhadap perubahan hidup yang lebih baik.



2. Kita memiliki waktu untuk merefleksikan apa yang telah terjadi

Tambahan waktu yang kita miliki dengan kesendirian ini memang membawa banyak sekali manfaat. Satu faedah terbesarnya adalah memberi kita kesempatan untuk merefleksikan apa yang telah kita alami dalam hidup selama ini. Pikirkan apa yang pernah terjadi dalam hidup yang membuat kita bahagia, sedih, bersemangat, atau malah terpuruk.

Ambil kisah atau pengalaman yang baik untuk membangkitkan semangat hidup yang lebih besar dan gunakan kisah atau pengalaman buruk untuk memberi kita kekuatan.
[Image: mytravelweek.com]

Yakinlah, dari perenungan ini kita akan bisa menjalani hidup dengan lebih baik.

Baca Juga: Masa Lalu Suram, Masa Kini Terasa Berat? Melangkah Maju dan Yakinlah, Ada 4 Hal Indah di Balik Tiap Kepahitan yang Kamu Alami



3. Kita memiliki waktu untuk merencanakan kehidupan ke depan dengan matang

[Image: The Merc at Moody & Main]
Merencanakan masa depan tidak bisa dilakukan dengan setengah-setengah.

Apalagi ketika curahan perhatian kita sedang banyak tertuju kepada hal/orang lain. Contohnya, ketika kita sedang terlena dalam percintaan. Semua perhatian hanya tertuju kepada pasangan. Bahkan, merencanakan hidup bisa terabaikan. Dengan sendirian, kita memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan dan merencanakan apa yang akan kita lakukan dengan hidup kita. Memang, ketika berpacaran, kita pun bisa merencanakan masa depan. Kita juga akan banyak mendapatkan masukan dari pasangan mengenai apa yang baik, apa yang kurang baik, apa yang sebaiknya mulai dilakukan dari sekarang, tugas apa yang bisa dibagi dengan pasangan, dan sebagainya. Akan tetapi, proses merencanakan masa depan seakan terlalu makan banyak waktu. Apalagi ketika perhatian kita masih terpecah untuknya, perencanaan yang kita lakukan kemungkinan bisa menjadi kurang matang. Dengan demikian, kesendirian juga bermanfaat bagi kita dalam memberi waktu yang lebih leluasa untuk memikirkan masa depan.

Baca Juga: Pacar Mengajak Segera Menikah? Cek 8 Hal ini sebelum Menjawab Ya!



4. Kita bisa menikmati hal-hal yang kita sukai

Mungkin inilah hal yang paling menyenangkan dari sebuah kesendirian. Kita bisa melakukan berbagai hal yang benar-benar suka kita lakukan: traveling, belanja, membaca buku, memancing, touring, dan lain-lain.

Hal-hal yang mungkin tidak bisa kita lakukan dengan leluasa ketika kita bersama dengan orang lain. Hal-hal yang lebih nikmat kalau dilakukan sendiri.
[Image: Proxima Parada]

Bukankah ada saatnya dalam hidup kita terkadang menginginkan untuk melakukan sesuatu sendiri? Nah, di saat single-lah kita memiliki kesempatan itu dan bisa melakukannya lebih lama.



5. Kita memiliki lebih banyak waktu untuk memilih pasangan hidup

Ketika sedang sendiri, kita punya lebih banyak waktu untuk mengamati keadaan di sekeliling kita. Betul, kan? Termasuk juga mengamati orang-orang yang berada di sekeliling kita, baik secara sekilas maupun intens. Nah, inilah saat yang tepat untuk kita mengamati, mencari tahu, dan mendalami orang-orang yang ditakdirkan bersentuhan dengan kita. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyelami kriteria calon pasangan yang kita inginkan dan sangat mungkin cocok untuk kita. Sambil memilih pasangan, kita juga bisa belajar dari pengalaman. Baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain mengenai calon pasangan yang sesuai dengan karakter kita. Dengan begitu, kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dalam menjalani kehidupan asmara yang berakhir kandas. Lebih banyak waktu memberi kita kesempatan untuk memikirkan calon pasangan hidup kita [kalau bisa untuk selamanya] dengan lebih matang, bukan?

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih Jodoh, Jangan Juga Terlalu Pilah-Pilih. Pertimbangkan 3 Hal Ini Saja!



6. Kita bisa lebih leluasa memberi kasih sayang kepada keluarga dekat

Mungkin kita pernah menjalin kasih dengan seseorang. Bahkan, mungkin sudah beberapa kali berganti pasangan. Pasti banyak hal yang telah dialami dan bisa jadi perhatian kita lebih tercurah kepada dia yang terkasih. Mari kita ingat, berapa waktu yang bisa kita curahkan kepada keluarga, terutama orangtua ketika kita sedang - istilah romantisnya - dimabuk asmara? Yakin, pasti perhatian kita lebih tercurah untuk si pasangan. Nah, dengan sendirian, kita bisa mencurahkan kasih kita lebih banyak untuk orang terdekat, terutama orangtua. Coba dipikir ulang. Bukankah ketika sedang sendiri, kita menginginkan sandaran dan menjadi sandaran untuk berbagi cerita, pengalaman, keluh kesah, dan mencurahkan kasih sayang? Dengan keluarga dekatlah kita akan mendapatkan dan memberikannya.

[image: Huffington Post]

Anggaplah sebagai salah satu hal kecil untuk membalas kasih mereka yang tulus dan tak pernah lekang oleh waktu [seromantis lirik lagu cinta].

Baca Juga: Lewat Orangtua yang Otoriter dan Overprotektif, Saya Menemukan 7 Pelajaran Hidup Penting Ini



7. Kita bisa merasakan bahwa kesendirian pun ada batasnya

Manusia tercipta baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial. Jadi, ada saatnya kita ingin sendiri dan ada saatnya kita ingin bersama orang-orang terdekat dan terkasih. Setelah sekian lama single, pasti akan ada masanya kita membutuhkan seseorang untuk menjadi tambatan hati dan sandaran hidup. Dari situ kita menyadari bahwa memang kodratnya manusia diciptakan untuk hidup berpasang-pasangan. Jadikan momen ini sebagai titik balik untuk mulai mencari pasangan, kalau bisa untuk selamanya. Yakinlah, bahwa ada saat yang paling indah yang sudah disiapkan oleh Tuhan untuk kita bertemu dengan jodoh kita.

Baca Juga: 'In a Relationship' setelah Lama 'Single'? Perhatikan 6 Hal ini untuk Hubungan yang Lancar Sampai ke Pernikahan


Pada masyarakat berbudaya timur, bertambahnya usia berbanding lurus dengan harapan masyarakat terhadap pernikahan. Ketika usia kita semakin bertambah dan masih juga belum berpasangan, hal ini bisa menjadi perbincangan. Akan tetapi, ketika kamu mengalaminya, janganlah terlalu risau. Ternyata kesendirian tidak selalu buruk. Kesendirian memiliki sisi positif yang akan mengantarkan kita pada kehidupan yang lebih baik. So, jadikanlah kesendirian sebagai pengingat bahwa ada saatnya dalam hidup kita perlu berpikir, berefleksi, berencana, dan berdamai dengan diri kita. Semua hal tersebut nantinya akan berdampak baik terhadap hubungan kita dengan orang di sekitar kita, dan terutama, dengan calon pasangan hidup kita. Amin.



Baca Juga:

Gelisah karena Jodoh Tak Kunjung Datang? Saya Pernah Mengalaminya. Inilah Kisah Saya: Menemukan Pasangan Hidup di Usia Lebih dari 30 Tahun

Buat Kamu yang Percaya Jodoh di Tangan Tuhan, 5 Panduan ini akan Menuntunmu ke Orang yang Tepat

Inilah 5 Jawaban Terbaik untuk Menjawab Pertanyaan 'Kenapa Kamu Belum Punya Pacar?'



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjomblo di Usia Kritis? Inilah 7 Cara Menikmatinya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Imam Hidayat | @imamhidayat

Trapped in the past, dreaming in the present, living in the future.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar