Menjadi Tempat Curhat Kadang Melelahkan. Namun, Bukan Tak Membawa Keuntungan. Inilah 6 Manfaat Menjadi Tempat Curhat

Love & Friendship

[Image: girlfriendsocial.com]

3.1K
Menjadi tempat curhat menjauhkanmu dari egoisme, pikiran sempit, apalagi mental korban. Tak semua hal di dunia ini melulu tentang kamu, itu kamu tahu pasti.

Manusia membutuhkan manusia lain untuk menjalani proses kehidupan. Sebuah kenyataan yang bahkan sudah terjadi sejak saat seorang bayi dilahirkan. Kehidupan, kita tahu juga, tidaklah selalu berjalan mulus seperti yang menjadi harapan. Bukannya jalan tol, hidup lebih menyerupai gelombang samudra yang selalu naik turun.

Cara berpikir dan ketahanan mental setiap orang tentu juga berbeda. Ada yang selalu berpikiran positif atas setiap hal yang dijumpai. Orang seperti ini biasanya hampir selalu nampak tenang dan memasang wajah penuh kedamaian. Ada juga yang dari luar terlihat biasa-biasa saja, tetapi sebenarnya sedang menyimpan masalah pelik dalam kehidupan. Suka memendam perasaan, begitu istilahnya. Lalu, ada juga orang yang begitu rapuhnya, bertemu masalah sedikit saja langsung heboh, seakan seisi dunia harus tahu. Di akun sosial medianya, bertebaran status-status galau yang kadang sampai membuat kita harus mengernyitkan alis membacanya.

Dengan beragam macam karakter manusia tadi, pastilah ada saja orang-orang yang selalu menjadi tempat curhat [curahan hati] andalan bagi manusia lainnya. Ketahuilah, tidak semua orang nyaman mencurahkan isi hati dan perasaan pada orang lain. Sebaliknya juga, tak semua manusia memiliki kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik dan bijak.

Karenanya, bersyukurlah kamu yang sering dijadikan tempat curhat oleh orang-orang di sekelilingmu. Mengapa? Inilah 6 sebabnya:


1. Kamu Orang yang Bisa Dipercaya

Saat memilih untuk menceritakan atau membagikan apa yang sedang terjadi dengan hidup kita, tentu tidak sembarang orang akan kita ajak bicara tentang apa yang kita rasakan atau pikirkan. Kita pasti akan memilih seseorang yang benar-benar bisa kita percaya. Seseorang yang dengannya kita merasa nyaman untuk menumpahkan isi hati, tanpa takut akan bocor ke mana-mana. Jika kamu adalah orang terpilih itu, bersyukurlah. Tak banyak lagi orang seperti dirimu di dunia.



2. Tahu Tanpa Harus Mengalami

Dari pengalaman-pengalaman mereka yang pernah curhat denganmu, kamu bisa mengambil hikmah dan pelajaran. Kamu jadi tahu bagaimana harus bersikap bila mungkin suatu saat nanti menghadapi hal yang sama.

Pengalaman, apakah itu dialami diri sendiri atau orang lain, adalah guru yang baik. Lewat curhatan orang, kamu jadi belajar tentang kehidupan tanpa perlu mengalaminya sendiri.

Contohnya, ketika ada yang curhat, ia menjadi sakit karena suka mengonsumsi atau melakukan aktivitas tertentu. Kamu tentu otomatis memberikan warning kepada diri sendiri, "Jangan lakukan itu! Jangan terjebak di kesalahan yang sama!"



3. Menambah Wawasan dan Pengetahuan

[Image: ributrukun.com]

Meskipun berkonotasi negatif, sebenarnya tidak semua curhatan demikian, ada juga yang bersifat positif. Ada loh orang-orang yang lebih suka berbagi sisi gembira dari perjalanan hidup mereka. Entahkah curhatan yang kamu dengarkan memuat emosi negatif maupun positif, satu hal yang pasti: wawasan dan pengetahuanmu akan bertambah karenanya. Kamu jadi tahu betapa beragamnya kehidupan yang dijalani orang-orang di luar sana, betapa aneh dan ajaibnya sifat-sifat manusia, serta banyak hal lain yang akan membuka matamu soal hidup dan kehidupan. Kamu akan beroleh pengetahuan berharga, yang tak bisa dibeli dengan uang sebanyak apa pun dan tak mungkin didapatkan di bangku sekolah setinggi apa pun.



4. Jadi Lebih Peka

[Image: Lifehacker]

Seringnya menampung curhatan secara tidak langsung akan membuatmu jadi lebih peka dan peduli dengan sekitarmu. Ini tentu menjadi modal pengembangan diri yang amat baik. Kamu menjadi lebih berhati-hati bila berucap dan bertindak. Kata-kata dan tindakanmu menjadi lebih cermat, karena kamu tak ingin menyakiti orang lain di sekitarmu.

Terkadang, kita baru sadar akan sebuah kebiasaan buruk justru setelah mendengar bahwa itu buruk dari orang lain.

Temanmu curhat, pasangannya mengeluh karena ia begitu sibuk bekerja. Kesibukan itu membuat komunikasi di antara mereka terganggu, dan kini, hubungan mereka berada di ambang kehancuran. Mendengar curhatan itu, seketika dirimu tersadar: akhir-akhir ini kamu juga demikian, mengorbankan hubungan dengan orang-orang tersayang demi pekerjaan.



5. Gak Semua Melulu tentang Kamu

[Image: ributrukun.com]

Walaupun dikenal sebagai tong sampah curhat orang-orang, tak bisa dipungkiri bahwa kamu adalah seorang manusia biasa. Kamu pun memiliki masalah dan juga butuh tempat curhat. Yang sering terjadi, sedihnya, di saat kamu butuh seseorang untuk menjadi tempat curhat justru tidak ada satu orang pun yang punya waktu untuk mendengarkan curhatanmu.

Akan tetapi, bila mau sedikit melebarkan jarak pandang, di luar sana masih banyak orang dengan pergumulan yang lebih berat nyatanya mampu bertahan dan malah tetap bersemangat berjuang menjalani hidup.

Menjadi tempat curhat menjauhkanmu dari egoisme, pikiran sempit, apalagi mental korban. Tak semua hal di dunia ini melulu tentang kamu, soal itu kamu tahu pasti.

Kamu akan mampu bersikap tenang untuk perlahan mengubah sudut pandang. Mundur beberapa langkah, lalu lihatlah: masih banyak soal-soal yang lebih penting, lebih besar daripada dirimu sendiri.

Untuk mereka yang suka curhat, jangan terbiasa berpikir bahwa kamu adalah orang paling susah nomor 1 di dunia ini. Pertama, itu bukan fakta, jadi, tidak betul adanya. Kedua, terus menerus memelihara pikiran demikian hanya akan menambah tekanan untuk dirimu [dan orang yang menjadi tempat curhatmu].



6. Belajar menjadi Dewasa

Sebagai manusia yang dianugerahi perasaan, akal, dan nalar, ketika kamu fokus mendengarkan curhatan orang lain, secara tidak langsung kamu telah memberi dirimu kesempatan untuk menjadi lebih baik. Janji pada diri sendiri untuk tidak membuat kesalahan yang sama, belajar bersyukur atas keadaanmu apa adanya - yang tak lebih buruk dari orang lain, contohnya.

Pandanganmu tentang kehidupanmu secara otomatis meluas, karena kamu terbiasa mengamati segala sesuatu dari berbagai sisi. Kamu menjadi lebih fleksibel, tak mengurung dan membatasi diri hanya dengan satu pemikiran.

Semua hal itu, tanpa kamu sadari, akan mendewasakanmu, membuatmu lebih matang menyikapi dan menjalani hidup.



Baca Juga:

Curhatan Sahabat Membuat Anda Lelah? Pikirkan Dulu 7 Hal ini sebelum Tutup Telinga

Inilah Satu Kunci Sukses Membina Hubungan, Baik dengan Pasangan, Anak, maupun Rekan Bisnis

Kejujuran, Satu-satunya Jalan Penyembuhan. Inilah 7 Pengakuan yang Akan Membebaskan Diri dari Rasa Sakit karena Menyimpan Luka Batin




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjadi Tempat Curhat Kadang Melelahkan. Namun, Bukan Tak Membawa Keuntungan. Inilah 6 Manfaat Menjadi Tempat Curhat". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Lifin Ervika | @lifinervika

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar