Menjadi Suami Idaman, Kesayangan dan Kebanggaan Istri, Ini Rahasianya

Marriage

[Image: understandingrelationships.com]

9.7K
“Jika engkau ingin diperlakukan sebagai raja oleh istrimu, perlakukan istrimu sebagai ratu.”

Jogja. Malam hari.

Saya baru saja selesai bicara di sebuah acara. Selesai acara beberapa orang mengajak saya foto, termasuk seorang gadis muda. Waktu itu saya juga masih muda hehehe ... Melihat itu, seorang sahabat nggodain Susan, pacar saya yang saat ini sudah menjadi istri. Saya lupa apa ucapan sahabat itu, namun saya ingat ucapan Susan. Kira-kira begini bunyinya, “Gapapa, dia dapat fotonya, saya dapat orangnya.”

Sampai hari ini, selesai bicara di sebuah forum, selalu saja ada yang mengajak saya wefie. Satu hal yang saya hargai, Susan tidak pernah cemburu. Dia sadar suaminya pembicara publik. Meskipun ada nada bangga ketika berkata, “Saya dapat orangnya,” bagi saya, ucapan itu justru menjadi pengingat terus-menerus agar saya tidak mengecewakannya.

Baca Juga: Wanita Penggoda Tentu Saja Ada. Namanya Manusia, Pria Bisa Tergoda. Cemburu? Tak Perlu. Hadapi, Ini Kiatnya

Saat tulisan saya yang berjudul Menjadi Istri Kesayangan dan Kebanggan Suami, Ini 4 Rahasianya terbit di RibutRukun, beberapa orang bertanya, “Mana tulisan Bapak tentang menjadi suami kesayangan dan kebanggaan istri?” Saya sadar, saya pun masih berjuang untuk menjadi suami kesayangan dan kebanggaan istri. Saat menimbang dan merenungkan untuk memenuhi tantangan itu, saya menemukan surat St. Paul kepada juniornya, St. Timothy. Saat saya baca, saya rasa nasihat St. Paul ini sangat relevan untuk kita jadikan pedoman.



1. Tak Bercacat

Saya lebih memahaminya sebagai tak bercacat karakternya. Saya mempunyai beberapa orang sahabat yang cacat fisiknya tetapi menjadi suami kesayangan dan kebanggaan istri mereka. Seorang tinggal di Solo. Seorang di Jogja. Seorang lagi di Melbourne. Profesi mereka beragam. Usahawan, pemain musik, dan rohaniwan. Istri mereka begitu setia menemani ke mana pun mereka pergi. Bukan hanya itu, istri mereka bangga dengan suami mereka yang meskipun berkebutuhan khusus namun bisa menjadi pencari nafkah yang ulung.

Baca Juga: Saya Bertumbuh dengan Kaki yang Tak Sempurna. Orangtua Tak Menyerah dan Melakukan 5 Hal ini untuk Saya



2. Suami dari Satu Istri

Kasih sepasang suami-istri, menurut saya, susah dibagi. Ini adalah hubungan eksklusif, seperti rancangan Tuhan pertama kali di Taman Eden antara Adam dan Hawa.

Juga cocok dengan judul tulisan ini, "kesayangan dan kebanggaan 'istri'", bukan 'istri-istri’.

Baca Juga: Jika Harta Bertambah, Mengapa Istri Juga Bertambah? Mari Belajar Setia dengan 3 Hal Ini!



3. Dapat Menahan Diri

“Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya,” ujar Salomo. Saya setuju bingitz! Seorang istri datang kepada saya dengan mata membiru. “Saya digampar suami saya di depan peserta tour, Pak Xavier,” ujarnya.

[Image: deseretnews.com]

Bagaimana istri bisa sayang suami yang main tangan?

Baca Juga: Tak Terbayangkan! Inilah 8 Alasan Wanita Memilih Bertahan dalam Hubungan yang Menyiksa



4. Bijaksana

Suami yang bijak di sana dan bijak di sini jelas orang yang tahu menempatkan diri. Dia tidak hanya pamer kemesraan di depan umum, tetapi juga mempraktikkan kasih di rumah.

[Image: womansday.com]

Suami yang bijak tahu kapan bersikap dan bertindak.

Baca Juga: Bagaimana Menjadi Romantis? Jangan Salah, Bukan Bunga atau Puisi Cinta, Inilah 5 Hal Romantis yang Paling Diinginkan Pasanganmu!



5. Sopan

Seorang istri berkata bahwa mata suaminya selalu jelalatan ketika melihat wanita cantik. “Saya malu, Pak, karena di mal pun dia berani nggodain SPG di depan mata saya,” ujar seorang ibu dengan wajah memerah.

Baca Juga: Wanita, Inilah 7 Tanda Cowok Playboy. Waspadalah Sebelum Menjadi Korbannya!



6. Suka Memberi Tumpangan

“Setiap kali ke Newcastle, silakan Pak Xavier menginap di rumah saya. Suami saya senang dengan keluarga Bapak,” ujar Lusi Cochrane. Dave, suaminya, menyambut kami dengan gembira saat saya ada undangan bicara di sana. Dengan senang hati dia mengantar kami jalan-jalan.



7. Cakap Mengajar

[Image: sfcs.com]

di sekolah maupun di rumah.

“Saya sering menangis sendiri melihat kelakukan suami saya,” ujar seorang istri di Jakarta. “Dia seorang motivator kepribadian di kantor dan kampus, tetapi tidak pernah mempraktikkannya di rumahnya sendiri.” Jangan seperti ‘gajah diblangkoni’ [pepatah Jawa] yang artinya ‘iso kojah tapi ora bisa nglakoni’. Bisa mengajar, tapi tidak bisa menjalankan.

Baca Juga: Mario Teguh, Ario Kiswinar Teguh, dan 3 Pelajaran tentang Realita Hidup Berkeluarga



8. Bukan Peminum

Seorang suami pemabuk, saat marah dengan istrinya, melemparkan piring ke wajah istrinya. Piring itu mengenai tiang pintu, pecahannya yang runcing menusuk urat lehernya. Karena panik, sang suami mencabut pecahan piring itu. Darah mengucur dengan derasnya. Istrinya mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit.

[Image: diegocriminaldefense.com]

Tidak ada seorang istri waras yang bangga dengan suami yang suka mabuk.

Baca Juga: Alami KDRT, Teman Saya Meninggal di Tangan Suaminya. Inilah 5 Pelajaran Berharga agar Kisah Tragis Ini Tak Terulang



9. Bukan Pemarah melainkan Peramah

“Saya menikah bukan dengan cowok pilihan saya, Pak Xavier,” ujar seorang mahmud. “Suami saya adalah anak rekan bisnis Papa.” Meluncurlah kisah pilu pernikahannya yang baru berjalan seumur jagung. “Kalau marah, suami saya seperti kesetanan. Saya pernah diturunkan di jalan dan disuruh pulang sendiri,” ujarnya. Kata ‘pemarah’ dan ‘peramah’ meskipun mempunyai huruf yang sama persis, tetapi beda tempat.



10. Pendamai

Dalam sebuah rapat yang panas, suara para peserta semakin meninggi. Di tengah hiruk pikuk semacam itu, seorang pria berdiri. Dengan penuh kewibawaan, dia angkat bicara. Suaranya tidak keras, namun tegas. Kata-kata bijak mengalir dari bibirnya. Suasana yang tegang mencair. Rapat berjalan dengan teduh setelah itu.

“Suami saya memang jagoan kalau mengatasi konflik semacam itu,” ujar istrinya berbisik dengan mata berbinar-binar penuh kebanggaan.

Baca Juga: Belajar Berelasi dari KH Hasyim Muzadi: Menjadi Pribadi yang Teduh, Satu Ini Rahasianya



11. Bukan Hamba Uang

Tanpa sadar, ada istri yang mendorong suami untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Istri semacam ini lupa bahwa uang tidak akan pernah bisa dikejar. “Bu, jangan berdoa agar suami diberkati ...,” ucapan yang sengaja saya gantung ini biasanya langsung menarik perhatian ibu-ibu yang saya layani.

“Lebih baik Ibu-Ibu berdoa agar suami takut Tuhan, maka otomatis, pekerjaan dan usahanya akan diberkati Tuhan.”



12. Kepala Keluarga yang Baik

Ketika menulis Pilih Siapa di Pilkada? Sebelum ke Bilik Suara, Pertimbangkan Satu Hal Ini Saja! salah satu syarat yang saya kemukakan adalah calon kepala daerah sudah seharusnya seorang kepala keluarga yang baik.

[Image: Vox]

Jika memimpin keluarga sendiri saja berantakan, bagaimana memimpin daerah, apalagi negara.

Baca Juga: Tolong! Suamiku Anak Mama. Inilah 5 Cara Mengubah Anak Mama Menjadi Pria Dewasa



13. Disegani dan Dihormati Anak-anaknya

[Image: The Odyssey Online]

Suami kesayangan dan kebanggaan istri pastilah ayah yang baik bagi anak-anaknya.

“Jika engkau ingin diperlakukan sebagai raja oleh istrimu, perlakukan istrimu sebagai ratu,” ujar pepatah yang terus terngiang-ngiang di benak saya dan sering saya kutip saat memberi seminar.

Baca Juga: Dari Saya, tentang Menjadi Seorang Ayah: Membangun Kedekatan Emosional dengan Anak Lewat Hal-Hal Sederhana Setiap Hari



14. Mempunyai Nama Baik

Seorang raja yang bijaksana dan kaya raya, Salomo, pernah berkata,

“Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar,
dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.”

Seorang pengusaha bangkrut. Namun, beberapa tahun kemudian, dia bangkit kembali, bahkan menjadi lebih kaya dari sebelumnya. Saat ditanya rahasianya, pengusaha property ini menjawab, “Saya bersyukur karena nama saya masih dipercaya bank, sehingga pinjaman bisa di-reschedule sampai saya bangkit lagi.”


Para suami yang membaca artikel 14 rahasia suami yang disayangi dan dibanggakan istri ini bisa protes, “Kok rahasia istri cuma 4 sedang suami 14?”

Saya jawab begini,

“Sebagai kepala keluarga, kita memang dituntut lebih berat. Orang yang dipercayai lebih, pasti diberi tanggung jawab dan tuntutan yang lebih besar juga.

Apalagi, saya juga seorang suami. Jadi, mari kita hadapi sebagai pria, Bro!”

WKWKWK



Tentang Para Suami, dari RibutRukun:

Satu Rahasia Menaklukkan Pria yang Harus Diketahui Wanita

Inilah 7 Tipe Suami Terkait Urusan Rumah Tangga. Tipe Manakah Suamimu?

Bukan Semata Malas, Inilah 5 Penyebab Suami Enggan Membantu Pekerjaan Rumah Tangga

Pria Berubah Setelah Menikah? Ketahui 5 Hal yang Menjadi Penyebabnya dan 10 Cara untuk Mengembalikan Romantisme Masa Pacaran dalam Pernikahan

Fenomena Suami Kesepian: Bukan Sekadar Seks, Inilah 6 Hal yang Dapat Dilakukan Istri untuk Mendampingi Suami

Mengapa Suami Saya Tak Pernah Lagi Mengatakan 'I Love You'?

Suami Kecanduan Pornografi? Istri, Tugas Pertamamu Bukanlah Menolongnya. Lakukan 5 Hal Penting Ini!

Punya Istri Cantik, Kok Suami Masih Saja Selingkuh? Ini 3 Penyebabnya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjadi Suami Idaman, Kesayangan dan Kebanggaan Istri, Ini Rahasianya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar