Mengapa Pria Berselingkuh? Inilah Pengakuan Mengejutkan 5 Pria Peselingkuh

Marriage

[Image: love-wonder.de]

26.3K
Mengapa pertanyaan tentang alasan para suami berselingkuh mesti diikuti dengan pertanyaan tentang apa yang salah atau kurang dari para istri?

“Pak Wepe, mengapa suami saya berselingkuh?

Apa yang salah atau kurang dari saya?”

Mengapa pertanyaan tentang alasan para suami berselingkuh mesti diikuti dengan pertanyaan tentang apa yang salah atau kurang dari para istri? Bukankah rangkaian pertanyaan ini seolah menempatkan istri sebagai penyebab perselingkuhan suami? Seolah-olah jika istri cukup baik maka para suami itu tak akan berselingkuh. Benarkah demikian?

Saya juga mempunyai kesempatan untuk mendengarkan pengakuan banyak pria tentang perselingkuhan mereka. Baik perselingkuhan satu malam atau perselingkuhan jangka panjang. Inilah beberapa alasan yang terekam dengan baik di benak saya.


1. Tidak bisa puas hanya dengan satu

“Dulu saya berpikir kalau pernikahan akan memberikan kepuasan seksual maksimal yang menghentikan petualangan seks. Ternyata, saya tidak bisa puas hanya dengan satu perempuan saja.”

Pria yang mengungkapkan hal ini jelas memaparkan alasan perselingkuhannya: kepuasan seksual. Perilakunya sebelum menikah ternyata tak berhenti dengan pernikahan.

[Image: Cosmopolitan]
Pernikahan memang tak akan mengubah perilaku, bukan?

Jika demikian alasan seorang pria berselingkuh, maka tak peduli betapa cantik dan hebat istri melayani di tempat tidur, perselingkuhan akan terjadi. Salah istri? Sama sekali bukan! Barangkali yang ada adalah penyesalan istri karena merasa salah memilih pasangan hidup. Salah mengira bahwa pernikahan akan mengubah perilaku seseorang.

Baca Juga: 3 Nasihat tentang Relasi dari Mereka yang Pernah Bercerai



2. Ada yang hilang dalam relasi

“Ada yang hilang dalam relasi saya dengan istri. Saya tidak tahu dengan pasti apa itu, tetapi saya menemukan kenyamanan bersama wanita lain.”

Awalnya biasa saja, tetapi makin lama makin menggoda. Menggoda bukan hanya dalam arti daya tarik seksual, tetapi karena rasa nyaman yang menyertai setiap percakapan dan pertemuan. Ada rasa cocok dan nyaman secara emosional yang terbangun seiring dengan perjalanan waktu.

[Image: Odyssey Online]

Dari rasa nyaman, relasi pun bergerak ke arah lain, seperti keintiman fisik. Tentu tak langsung melaju ke ranjang. Keintiman fisik akan secara bertahap mewarnai relasi di mana kedua pihak sudah merasa nyaman satu dengan yang lainnya. Perlahan namun pasti, demikianlah perselingkuhan tipe seperti ini akan terjadi.

Baca Juga: 3 Jenis Keintiman yang Harus Dimiliki Pasangan untuk Menyelamatkan Hubungan dari Godaan Perselingkuhan



3. Merasa salah memilih

“Saya merasa salah memilih istri. Ternyata banyak yang tidak nyambung, dan di luar sana ada pilihan yang menarik.”

Seorang pria mengungkapkan alasan ini setelah menikah hampir 10 tahun dengan istrinya. Hidupnya memang berubah. Dari pria sederhana, karyawan sebuah pabrik, menjadi manager yang dipercayai sang pemilik. Seiring meningkatnya status sosial dan makin meluasnya lingkup pergaulan, maka ia tak mampu lagi mensyukuri keberadaan istrinya.

[Image: watoday.com.au]

Padahal pria itu mencapai titik kesuksesan tersebut tentu dengan jerih lelah dan bahkan pengorbanan sang istri.

Apa yang dulu disyukuri, kini dicaci maki. Yah, begitulah sebagian pria yang tak mengenal terima kasih.

Kisah klasik yang selalu terulang dalam pelbagai kesempatan.

Baca Juga: Salah Memilih Pasangan Hidup? Jangan Terburu-buru Bercerai, Pertimbangkan Solusi Ini!



4. Berselingkuh untuk membalas

“Saya merasa terhina dengan perlakuan istri dan keluarga besarnya. Saya berselingkuh untuk membalas perlakuan istri dan keluarga besarnya.”

Kehormatan diri dan kebanggaan diri membentuk seorang pria. Rasa terhina, entah karena apa, akan menyulut emosi pria.

Bukankah sering terjadi perkelahian spontan antar pria yang mulai dengan rasa terhina? Demikian pula dalam pernikahan.

[Image: herringandmillslawfirm.com]

Saya tidak ingin sepenuhnya menyalahkan pihak istri atau keluarga besarnya yang menghina seorang pria. Beberapa pria juga terlalu sensitif dengan keberadaan diri mereka. Khususnya para pria yang biasanya tak cukup berhasil di dalam hidup ini. Tak mempunyai kebanggaan apa pun, sehingga mudah untuk merasa terhina.

Baca Juga: Satu Rahasia Menaklukkan Pria yang Harus Diketahui Wanita



5. Butuh variasi dan tantangan

“Saya merasa jenuh dalam relasi dengan istri. Saya butuh variasi dan tantangan baru.”

Segala sesuatu yang bersifat rutin punya potensi untuk menjadi membosankan. Demikian juga relasi dalam pernikahan. Tanpa upaya untuk menyegarkan relasi, perlahan namun pasti kejenuhan mengisi relung hati. Istri tak lagi nampak menarik, hati pun menoleh ke kiri dan kanan mencari variasi.

[Image: Huffington Post]
Bagi sebagian pria, menaklukkan wanita lain jauh lebih menantang ketimbang bertahan dalam kesetiaan.

Soal risiko menjadi tak terlalu terpikirkan oleh para suami, karena merasa posisi tawarnya tinggi terkait dengan soal ekonomi. “Kalaupun cerai, saya masih bisa menikah lagi,” begitu kata seorang pria.

Baca Juga: Kehidupan Setelah Menikah Tak Seindah Saat Pacaran? Jika Dulu Mengejar Pernikahan, Kini Saatnya Memperjuangkan Hubungan


Itulah 5 pengakuan pria peselingkuh yang pernah saya dengarkan. Pesan saya pada para istri: jangan menyalahkan diri sendiri. Kesalahan bisa jadi tidak ada dalam diri istri, tetapi dalam diri suami.



Bagi para istri yang berjuang di tengah pengkianatan relasi oleh suami, simak tulisan-tulisan inspiratif ini :

Perselingkuhan: 3 Mitos Keliru yang Dipercaya Mereka yang Tergoda untuk Berselingkuh

Selingkuh itu Indah? Inilah Sisi-Sisi Gelap yang Seringkali Tak Terungkap

Pasangan Berselingkuh, Duniamu Tak Harus Runtuh. Inilah 5 Cara Bertahan ketika Pasangan Tak Setia

Suami Selingkuh: Bukan Cerai, 4 Hal ini yang Dilakukan Sahabat Saya untuk Menyelamatkan Pernikahannya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengapa Pria Berselingkuh? Inilah Pengakuan Mengejutkan 5 Pria Peselingkuh". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Wahyu ‘wepe’ Pramudya | @pramudya

Wahyu 'wepe' Pramudya adalah seorang pembicara, nara sumber acara di radio dan penulis buku. Wepe tinggal di Surabaya.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar