Mengalami Pelecehan Seksual, Inilah 4 Hal yang Teman Saya Lakukan untuk Mengatasi Traumanya

Reflections & Inspirations

[Image: survivedating.com]

3.2K
Pelecehan tersebut tidak hanya terjadi sekali, namun berulang di saat rumah dalam keadaan kosong.

Beberapa waktu yang lalu, seorang sahabat lama tiba-tiba menelepon. Tanpa ragu aku mengangkatnya, kami memang kadang berkomunikasi melalui suara, maklum dia di luar kota. Tak berapa lama, mataku berkaca-kaca bahkan terasa perih, aku yakin air mata ingin segera mengalir. Lambat namun pasti suara sahabatku tersengal-sengal terdengar dan terbata-bata mengucapkan sederet kata. Beberapa kata menempel di kepalaku, "Perkosaan, tangan kanan keluarga, tidak ada yang tahu."

Ternyata hari itu, seseorang yang 13 tahun lalu memperkosanya telah dipecat dan tidak tinggal lagi di rumahnya. Orang yang memperkosanya saat dia masih berusia 11 tahun adalah sopir sekaligus tangan kanan keluarga besarnya. Hampir setiap tanggal dan bulan tersebut dia menangisi apa yang telah terjadi. Tragisnya dia tak pernah bercerita kepada keluarganya.

Berikut perjuangan yang dia lalui untuk tetap bertahan walau perasaan trauma masih menghinggapi.


1. Mengurungkan Niat Bunuh Diri

photo credit: Suzy Cohen, RPh

Entah sudah berapa kali dia berusaha mengakhiri hidupnya. Mulai dari menelan obat sembarangan hingga mengendarai mobil dengan kencang. Iya niat itu masih ada sampai dewasa walau kadang tidak disadari.

Saya memahami niat tersebut, karena memang tidak ada satu pun anggota keluarga yang tahu. Sebuah ketakutan akan dimarahi ataupun dihina serta dikucilkan dari keluarga menjadi salah satu penyebabnya. Dia bercerita bahwa salah satu kunci dari pengurungan niat tersebut adalah teringat bahwa bunuh diri adalah dosa. Dan memang ada saja penghalang saat melalukan usaha bunuh diri, memang belum waktunya.


2. Mengamankan Diri


Pelecehan tersebut tidak hanya terjadi sekali, namun berulang di saat rumah dalam keadaan kosong. Hal ini membuat sahabat saya tidak betah dan jarang berada di rumah. Hampir tiap malam dia pergi dengan teman-temannya. Papa dan mama tirinya memang sudah meninggal terlebih dahulu, sedangkan mama kandungnya tidak begitu peduli. Itu pada awalnya, namun lambat laun dia mampu melindungi dirinya sendiri tanpa harus pergi dari rumah.


3. Mengembalikan Harga Diri


Trauma bukan hanya menimpa fisik namun juga mentalnya. Dia menjadi hobi makan bahkan cenderung sembarangan hingga mengidap diabetes. Demikian juga dengan harga diri, dia merasa ditekan oleh tuntutan dari orang lain walau sebenarnya tidak demikian. Yang terpenting baginya, orang lain mau menerima dirinya dalam lingkungan. Sedikit demi sedikit, kepercayaan dirinya berangsur membaik dan mulai merasakan eksistensinya di dunia pekerjaan yang mengharuskannya berkomunikasi dengan banyak orang.


4. Mempercayai Lawan Jenis

Jika anda menebak bahwa kemudian dia menjadi dingin pada lawan jenis maka anggapan anda salah. Dia tetap jatuh cinta pada lawan jenis bahkan perjalanan cintanya sampai 20 kali, terlepas itu resmi pacatan atau sekedar naksir. Apakah itu semua pelarian? Mungkin, namun itu adalah salah satu jalan agar memupuk kebanggaan, hingga akhirnya dia menemukan pangerannya dan menikah.


Perjalanan sahabat saya ini tentu sama sekali tak bisa dibilang mudah, namun bukan berarti tanpa jalan. Perjuangan demi perjuangan dia lakukan untuk menumbuhkan alasan untuk tetap bertahan. Dia, adalah bukti bahwa apa yang telah dilaluinya membuatnya semakin kuat dan menyadarkan kita bahwa masalah ini mungkin dapat dialami oleh siapa pun. Jangan pernah menambah beban mereka dengan menghakimi apalagi menghina. Terima dan dukung mereka apa adanya.


Buat kamu yang sedang berjuang untuk memulihkan luka hati, dapatkan inspirasi dari tulisan-tulisan ini :

Ketika Cinta itu Pergi, Percayalah yang Lebih Baik akan Datang

Jangan Biarkan Dirimu Terjebak dalam Hubungan yang Salah. Temukan Keberanian, Pergi dan Bukalah Lembaran Baru!

Single Parents: Segenap Hati Mencintai di Tengah Keterbatasan Diri

Merasa Sepi dan Hancur Setelah Patah Hati? Saya Mengusir Sepi dan Menata Diri dengan 7 Cara Ini


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengalami Pelecehan Seksual, Inilah 4 Hal yang Teman Saya Lakukan untuk Mengatasi Traumanya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


VikaKurniawati (VKurnia) | @vika

Owner ciomay280 | Content Writer| www.vikakurniawati.com. IG + Twitter : @VikaKurniawati

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar