Perempuan kok Tomboy? Sering Disebut Demikian? Berbanggalah! Karena Hanya Kamu yang Bisa Merasakan 4 Keuntungan ini

Reflections & Inspirations

[Image: pinterest.com]

2.8K
Sedikit menyebalkan saat disapa "Mas", ditatap dari bawah ke atas untuk memberi definisi: pria atau wanita. Pernah terlintas pertanyaan, apakah mungkin saya perlu menempelkan tulisan "WANITA" di dahi agar panggilan "Mas" tidak lagi terdengar?! Saya tahu apa rasanya menjadi barcode.

"Mas mau naik becak? Eh ... Maaf, Mbak. Saya kira pria!"

"Toilet pria ada di sebelah, Mas. Ini toilet khusus wanita."

Kurus, suka memakai T-shirt dipadu dengan celana jeans, menjadikan predikat 'tomboy' tersemat di pundak; apalagi tak sedikit pun make up tertempel di wajah. Sedikit menyebalkan saat disapa "Mas", ditatap dari bawah ke atas untuk memberi definisi: pria atau wanita. Saya tahu apa rasanya menjadi barcode.

Berulang kali juga saya mendapat senyuman manis, tatapan menggoda, dan sikap yang ramah dari beberapa wanita saat bertemu. Begitu saya mendekat dan suara merdu [menurut saya] keluar dari bibir, wajah mereka spontan kecewa. Yup! Mereka bersikap manis dan sedikit menggoda karena mengira saya pria. Ha Ha Ha Ha. Alhasil, setiap ada wanita yang menunjukan gelagat mengira saya seorang pria, berjalan cepat atau memalingkan diri pun menjadi solusi instan.

Pernah terlintas pertanyaan, apakah mungkin saya perlu menempelkan tulisan "WANITA" di dahi agar panggilan "Mas" tidak lagi terdengar?! Tapi syukurlah masa-masa itu sudah berlalu. Walaupun kadang kadar tomboy dalam diri masih saja naik turun. Seiring waktu, oleh para gentleman saya mulai dipersilakan untuk duduk di kursi menggantikan mereka saat bus penuh. Beberapa kali juga dibiarkan menjajah dengan dengkur pelan saat saya tertidur di dua bangku kereta api ekonomi jurusan Jakarta-Yogya.

Berikut 4 keuntungan memperoleh predikat 'tomboy' menurut pengalaman saya dan teman-teman saya sesama 'tomboy':


1. Relatif Lebih Aman Saat Menggunakan Transportasi Umum

[Image: etsy.com]

Meskipun semua orang tahu bahwa kehidupan di jalanan itu keras, namun tak semua orang pernah benar-benar mengalaminya. Cobalah menggunakan transportasi umum, sepuluh menit saja, Anda akan dapat cukup gambaran tentang hal itu. Apalagi dua jam! Tidak hanya di ibukota namun juga di daerah, baik dalam kondisi gelap maupun terang benderang. Nah, di saat pakaian dan tindak tanduk wanita - padahal itu bukan satu-satunya faktor, apalagi faktor utama - dituding sebagai penyebab terjadinya pelecehan terhadap wanita, maka si 'tomboy' dapat dikatakan relatif lebih aman.



2 . Gak Ribet Masalah Fashion

[Image: autostraddle.com]

Dunia fashion selalu berputar dan berkembang. Mencoba untuk selalu update, mengikuti perkembangannya yang begitu cepat, tak jarang membuat beberapa orang jadi terengah-engah. Walhasil, satu lemari pakaian tidak akan cukup untuk menampung semua koleksi yang dibeli demi eksistensi. Berbeda dengan saya, yang hanya memerlukan satu lemari saja untuk menyimpan seluruh pakaian yang saya miliki dan aksesoris-aksesoris sederhana lain.

Tidak perlu ribet, baju tinggal di mix and match saja satu sama lain. Kalaupun perlu membeli baju baru, tak harus sampai menjelajah dua mall untuk mendapatkannya.



3. Banyak Teman Pria

[Image: menshealthwa.org.au]

Pasti sudah tahu ya, kalau dari segi penampilan luar para 'tomboy' mirip pria. Menurut teman-teman saya yang juga 'tomboy', jumlah teman pria mereka lebih banyak daripada teman wanita. Mungkin karena selain penampilan, hobi, bahan obrolan, dan pola pikir kami juga seringkali mirip dengan pria. Sayangnya, beberapa pria jadi melihat para 'tomboy' sebagai 'one of the boys' alias sesama pria. Akibatnya, kadang susah menentukan apakah di antara teman-teman pria tersebut yang sedang PDKT. Karena itu, kami juga jadi sering terjebak dalam kenistaan friendzone dan menjadi korbannya.

Baca Juga: Jatuh Cinta pada Gadis Tomboy? Inilah Cara PDKT yang Bisa Meluluhkan Hatinya



4. Super[wo]man

[Image: bachly.com]

Menjadi seorang wanita selalu diasosiasikan dengan pemborosan waktu, baik itu dalam rangka bersih-bersih diri, memilih baju, berbelanja, maupun mengobrol dengan teman. Tak ada yang salah dengan itu semua, karena wanita memang diciptakan untuk mematut diri tanpa mengurangi kemampuan super mereka dalam hal-hal tertentu.

Nah, para makhluk hybrid yang disebut 'tomboy' ini seringkali memiliki perpaduan kemampuan wanita dan pria dalam beberapa hal. Ada yang dengan fasih menjadi koki yang handal walau tetap lincah memperbaiki atap rumah yang bocor. Telaten menimang keponakan, namun mampu juga memanen mangga dengan memanjat pohon sampai pucuknya. Meraung-raung histeris saat nonton drama korea, tapi juga nyambung ngobrol soal skor pertandingan MU vs Juventus; dan seabrek kemampuan multitasking dan multitalent lainnya.


Baca Juga:

Pria, Pahami dan Lakukan 5 Hal ini untuk Menaklukkan Sang Pujaan Hati

Introvert: 7 Hal yang Perlu Anda Ketahui

Jatuh Cinta pada Gadis Introvert? Inilah 7 Jalan Masuk ke Hatinya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Perempuan kok Tomboy? Sering Disebut Demikian? Berbanggalah! Karena Hanya Kamu yang Bisa Merasakan 4 Keuntungan ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


VikaKurniawati (VKurnia) | @vika

Owner ciomay280 | Content Writer| www.vikakurniawati.com. IG + Twitter : @VikaKurniawati

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar