Membeli Properti dengan Gaji Sendiri Usia 20-an? Bisa!! Lakukan Lima Hal ini

Work & Study

Ilustrasi: resellerrumah.com

3.5K
Usia 20-an merupakan awal karier, kesuksesan karier bisa dilihat dari gadget & kendaraannya. Pernahkan berpikir sukses di usia 20-an adalah bisa membeli properti?

Di tengah hangat-hangatnya iklan seminar membeli properti tanpa hutang dan tanpa uang, maka saya kali ini berbagi pengalaman bagaimana bisa membeli properti di usia 20-an dengan gaji sendiri. Usia 20-an adalah awal karier atau awal dari usaha. Kesuksesan karier dan usaha biasanya tercermin dari gadget terbaru yang dipakai, atau kendaraan idaman yang dibeli dengan hasil keringatnya sendiri. Namun, pernahkah kita berpikir untuk membeli properti?

Kenapa properti? Tidak sama seperti dengan gadget terbaru dan kendaraan yang cenderung harganya turun setiap tahunnya, properti menjanjikan harga yang makin meningkat setiap tahunnya sehingga dapat dijadikan investasi di masa depan.

Lakukan lima hal ini agar dapat membeli properti dengan gaji sendiri pada usia 20-an


1. Tentukan Tujuan Hidup
Pada tahap awal inilah saat yang krusial bagi yang berusia 20-an. Pada tahapan ini, Anda ditantang untuk sudah mempunyai gambaran hidup yang jelas ke depan, di bidang apa akan bekerja atau berusaha dan di mana nanti akan menetap. Cobalah membuat time-line yang sangat membantu untuk menggambarkan hidup ke depan, gambarlah time-line tentang rencana hidup 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan dan seterusnya.

Ilustrasi: lmrblaw.com


2. Kenali Kemampuan Finansial Pribadi

Pada tahapan ini kita akan berusaha mengenali kemampuan finansial pribadi. Usia 20-an adalah awal karier atau usaha. Untuk memudahkan buatlah analisa SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities & Threat) tentang keadaan finansial sekarang dan masa yang akan datang. Strengths menggambarkan penghasilan tiap bulannya dan kemungkinan untuk kenaikan posisi/peningkatan usaha yang otomatis akan menambah pendapatan. Weakness menggambarkan kelemahan dalam mengelola keuangan, pada tips ketiga akan dibahas lebih lanjut. Opportunities adalah hal-hal eksternal di luar diri yang memberikan keuntungan, seperti kenaikan gaji rutin setiap tahunnya. Threat menggambarkan ancaman atau resiko yang bisa menghabiskan penghasilan secara tidak terencana, nanti akan dibahas lebih dalam pada tips no 3.

Ilustrasi: usatoday.com


3.Kurangi Kegiatan yang Tidak Penting

Usia 20-an adalah usia untuk mencari jati diri dan pengakuan dari lingkungan sekitar, sehingga tidak jarang demi mendapat sebuah “pengakuan” kita melakukan kegiatan yang tidak penting untuk masa depan. Di sinilah letak terbesar dari Weakness & Threat yang ada. Nongkrong di café dengan teman tidak salah, namun jika dalam seminggu Anda menghabiskan 3-4 hari di café sudah berapa ratus ribu yang habis? Coba kalikan empat maka dalam sebulan Anda sudah menghabiskan beberapa juta hanya untuk nongkrong cantik bersama teman-teman. Salah satu yang tidak kita sadari adalah rokok bagi para perokok aktif. Harga satu pack rokok tidak mahal memang bahkan setara dengan segelas minuman di café. Namun sadarkah Anda bahaya dari rokok tersebut? Sadarkah berapa biaya pengobatan yang Anda akan habiskan jika terkena salah satu penyakit dari akibat merokok tersebut? Bukan tidak mustahil tabungan akan terkuras habis hanya untuk berobat. Oleh karena itu mari kita kurangi kegiatan yang tidak penting dan menimbulkan ancaman kesehatan yang serius di masa depan.

Ilustrasi: sebandung.com


4. Rajin Browsing
Apa sih yang nggak ada di internet? Carilah informasi dengan jelas mengenai developer-developer yang Anda minati, proyek apa saja yang sedang dikerjakan dan pengalaman mereka dalam di bidang properti selama ini. Jika sedang beruntung, maka Anda akan mendapatkan promo-promo yang sedang diadakan oleh developer tertentu. Saya pernah pernah mendapatkan promo free biaya notaris, BPHTB dan administrasi bank yang jumlahnya lumayan besar. Terkadang beberapa Bank mempunyai program-program menarik bagi yang berniat membeli properti secara KPR. Jika Anda adalah seorang karyawan dengan penghasilan yang stabil setiap bulan, maka ada baiknya mengambil KPR secara fixed rate. Jangka waktu KPR tidak akan ada perubahan suku bunga yang berarti, sehingga dapat merencanakan keuangan dengan baik kedepan. Namun bagi Anda yang ragu dengan kepastian penghasilan setiap bulan, KPR secara floating rate akan menjadi pilihan yang menarik karena suku bunga yang berubah mengikuti suku bunga pasar.

Ilustrasi: wisegeek.com


5. Komunikasikan dengan Orang Terdekat
Membeli properti bukan hal yang mudah, apalagi jika Anda membeli lewat KPR. Perlu hitung-hitungan yang matang ke depan, termasuk apakah ada keinginan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi ,atau dalam waktu dekat merencanakan sebuah pernikahan. Bicarakan dengan orang tua tentang rencana. Orang tua pasti akan bersemangat memberi pertimbangan yang belum terpikirkan sebelumnya. Jika Anda sudah mempunyai calon pasangan hidup, ajaklah untuk berdiskusi, karena bisa jadi suatu saat properti itu akan ditinggali bersama.

Ilustrasi: blog.transamerica.com


Jadi, membeli properti dengan gaji sendiri di usia 20-an, siapa takut?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Membeli Properti dengan Gaji Sendiri Usia 20-an? Bisa!! Lakukan Lima Hal ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Nicho Krisna | @nichokrisna

Auditor | Banker | Blogger

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar