Manak, Masak dan Macak. Masih Relevankah Tiga Tuntutan ini bagi Wanita Masa Kini?

Marriage

photo credit: Dianne Carla

4.5K
Wanita harus bisa manak, masak, macak! Itulah yg sering digembar-gemborkan kepada kaum hawa selepas lajang. Bila salah satunya tak bisa terpenuhi, apakah lantas wanita tersebut layak dipersalahkan atau bahkan dianggap sebagai wanita yang tak sempurna?

Wanita setelah menikah memang sering dituntut harus bisa multitasking, menjadi seorang ibu dan istri sekaligus bekerja. Walau kenyataannya banyak yang dilakukan dengan terpaksa ataupun diperankan dengan sepenuh hati, semuanya itu bergantung pada diri sendiri.

Katanya, wanita itu harus bisa manak, masak, macak!

Itulah yang sering digembar-gemborkan kepada kaum hawa selepas lajang. Memang tak ada salahnya bila ke 3 tuntutan ini pada akhirnya berhasil dijalankan, namun bila salah satunya tak bisa terpenuhi, apakah lantas wanita tersebut layak dipersalahkan atau bahkan dianggap sebagai wanita yang tak sempurna?

Mengingat selama kita hidup di dunia ini tak akan ada manusia yang sempurna, benarkah ketiga hal ini harus menjadi momok yang membebani wanita selama ini?

Baca juga: Wanita, Jangan Lakukan 4 Hal yang Membuat Pria Yakin untuk Memutuskan Cinta ini!

Mari kita koreksi bersama, mampukah kita melewati tuntutan demi tuntutan ini?


1. Manak alias melahirkan

photo credit: The Odyssey Online

Seorang teman menceritakan beban hidup yang selama ini hanya dipendamnya dalam hati. Dari raut wajahnya, sepertinya dia tak sedang menghadapi permasalahan yang cukup serius, namun siapa sangka jika hatinya terus bergulat dengan problematika rumah tangga yang dihadapinya seorang diri. Hidup bersama dengan suami yang mapan dan berstatus anak tunggal memang cukup memberatkan baginya. Meskipun telah dikaruniai seorang anak perempuan, ternyata itu tak mampu membuat suaminya puas terhadap istrinya.

Bagi suaminya, keluarga hanya bisa dianggap lengkap apabila memiliki keturunan laki-laki dan selama belum mendapatkan anak laki-laki dari darah dagingnya sendiri.

Baca juga: Sebuah Kisah tentang Perempuan dan Kekuatan Super yang Mereka Miliki


Pewaris, itulah alasan utama mengapa harus punya anak laki-laki dalam keluarganya. Di dalam tradisi tionghoa kuno masih banyak yang beranggapan bahwa yang berhak mewarisi harta keluarga maupun marga keturunan hanyalah anak laki-laki. Ketika mengetahui anak kedua yang akan dilahirkan adalah perempuan, maka lemaslah dia, karena tak sesuai keinginan suami.

Namun, apa boleh buat, tuntutan suami yang mengharuskan dirinya bisa melahirkan anak laki-laki akhirnya justru menjadi tekanan tersendiri bagi dirinya. Bahkan, ultimatum untuk mendapatkan anak laki-laki dari wanita lain pun sempat terlontarkan begitu saja dari mulut sang suami.

Ketakutan, itulah yg dia rasakan sepanjang dirinya belum bisa mewariskan anak laki-laki sesuai prioritas suaminya.

Wanita dituntut untuk bisa melahirkan alias manak, wajar kah demikian? Banyak kasus wanita yang susah hamil meski telah melakukan berbagai macam pengobatan ke para ahli kandungan. Terkadang semuanya itu terjadi diluar kehendak kita bukan?

Tuhan-lah Sang Pencipta kita, yang mengijinkan kita bisa hidup dan bernafas saat pertama kali kita muncul di dunia ini. Oleh sebab itu, hendaknya kita bersyukur apabila kita sudah pernah diberikan kesempatan terlahir sebagai seorang anak dan bilamana Tuhan mempercayakan kita untuk mengasuh anak, anak kandung maupun anak angkat, anak perempuan maupun laki, anggaplah itu sebagai titipan berharga dari Tuhan yang harus diterima dan dirawat dengan sukacita.


2. Masak

photo credit: huffingtonpost

Wanita harus masuk dapur! Wanita harus bisa memasak! Sepertinya ini sudah menjadi kodrat wanita sejak jaman dulu. Tapi, mari coba lihat realitanya sekarang, makin banyak penyandang chef atau koki justru didominasi oleh para pria. Meskipun tak menutup kemungkinan, yang sering berkutat di dalam dapur rumah tangga tetaplah para wanita atau ibu.

Sebuah sindiran halus sempat terucapkan dari calon mertua di kala itu “Cantik sih cantik, pintar sih pintar, tapi sayangnya nggak bisa masak.”

Makjleb rasanya dengar 'pujian' terakhirnya. Memang perlu diakui bahwa saya bukanlah wanita yang jago urusan dapur. Justru suami sayalah yang lebih lihai dalam hal masak-memasak, namun bukan berarti saya tak pernah berusaha mencoba praktek memasak di dapur. Sebelum menikah, saya sudah berkali-kali mencoba beberapa menu masakan yang sederhana, meskipun hasilnya tetap tak bisa sesempurna seperti gambar di buku resep.

Penat rasanya ketika saya terus memaksakan diri harus punya kemampuan di luar kapasitas saya. Karena menyadari keterbatasan diri saya itulah akhirnya saya bisa menerima kekurangan yang ada pada diri saya sendiri.

Alangkah baiknya bila pasangan kita pun menyadari hal tersebut dan tak pernah menuntut kita untuk selalu tampil menjadi koki andalannya di rumah, harus enak dan sedap ala resto elit. No way!

Baca juga: Perempuan, 7 'Tuntutan' Ini Tak Perlu Membuatmu Merasa Tersudut dan Melupakan Kebahagiaanmu Sendiri


3. Macak

Wanita, selain dituntut agar bisa memberikan keturunan lewat anak dan memuaskan perut dengan masakan dari tangannya sendiri, juga dituntut agar tetap tampil prima, anggun, dan menawan disamping pasangannya. Entah sudah berapa banyak uang yang harus dirogoh demi penampilan.

Wanita seperti 'dituntut' agar selalu terlihat cantik dengan polesan dan fashion yang tetap kekinian. Pernahkah terbesit dalam pikiran kita, mengapa dan apa gunanya kita berpenampilan seperti ini?

Tak ada yang salah dengan menjaga penampilan kita yang ingin terlihat baik di hadapan suami, tetapi pernahkah kita mengetahui keinginan suami yang sesungguhnya? Jangan-jangan, kita sebagai wanita, terlalu sibuk merawat tampilan luar saja sehingga lupa merawat kecantikan yang ada di dalam hati kita.

Tiga tuntutan di atas, perlukah membuat para wanita merasa terbebani? Bagaimana menurut pendapat Anda?



Tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi dalam menata diri dalam relasi :

Wanita, Lebih Baik Bersama dengan yang Mencintaimu, daripada yang Kamu Cintai. Setuju?

Patah Hati atau Patah Semangat? Wanita, Inilah 5 Alasan Mengapa Travelling akan Memulihkan Dirimu

Wanita, Inilah 7 Tanda Cowok Playboy. Waspadalah sebelum Menjadi Korbannya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Manak, Masak dan Macak. Masih Relevankah Tiga Tuntutan ini bagi Wanita Masa Kini?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Lany Inawati | @lanyinawati

seorang ibu rumah tangga yg sedang berbagi waktu untuk bekerja dan mendidik anak sembari menulis agar bisa menjadi berkat bagi banyak orang #bighug

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar