Malas Menghadapi Teror Pertanyaan ‘Mana Pacarmu?’ Kala Kumpul Keluarga di Tahun Baru Imlek? Para Jomblo, Ini Tipsnya

Singleness & Dating

[Image: tobis.com]

3K
Kumpul dan bertemu dengan keluarga besar saat Imlek ternyata adalah mimpi buruk bagi kebanyakan kaum jomblo. Betapa tidak, pertanyaan bertubi-tubi akan dilontarkan oleh kerabat yang lebih tua tentang status mereka yang masih jomblo. Bagaimanakah cara para jomblo menghadapinya?

Perayaan Imlek yang juga dikenal dengan sebutan perayaan musim semi adalah momen yang ditunggu-tunggu bagi kebanyakan orang keturunan Tionghoa. Betapa tidak, suasana ceria kumpul bersama keluarga besar adalah hal yang paling indah di perayaan ini. Bagi orangtua, adalah sebuah kebahagiaan dapat dikunjungi oleh anak, cucu dan menantu. Itu tandanya keturunan mereka masih menghormati dan mengingat diri mereka yang sudah lanjut usia. Bagi anak kecil dan remaja, perayaan Imlek adalah saat yang 'menguntungkan' karena bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari angpao.

Namun bagaimana dengan kaum jomblo dewasa?

Kumpul dan bertemu dengan keluarga besar pada saat Imlek ternyata adalah mimpi buruk bagi kebanyakan kaum jomblo. Betapa tidak, pertanyaan bertubi-tubi akan dilontarkan oleh kerabat yang lebih tua tentang status mereka yang masih jomblo.

“Mana pacar kamu?”

“Jangan karena sibuk kerja lupa cari pacar, ya!”

Paling repot jika kakek atau nenek kita yang sudah sepuh mulai mengucapkan kalimat sakti:

“Saya sudah tua. Saya tidak tahu masih akan dikasih umur berapa oleh Tuhan. Saya Ingin melihat kamu nikah. Ayo cepetan cari pacar.”

Pertanyaan-pertanyaan yang biasa dilontarkan ketika bertemu keluarga besar dan bagaimana cara menjawabnya sebenarnya sudah saya paparkan dengan jelas di buku saya Wonderful Single Life yang akan terbit di akhir Februari 2017 mendatang. Well, sayangnya Imlek datang lebih cepat, bukan?

Untuk itu, saya akan bagikan sedikit di sini tips-nya buat kamu.


1. Lokasi Menentukan Prestasi

Pilihlah lokasi duduk yang strategis: di paling pojok. Jika memungkinkan, duduklah dekat lemari besar atau tanaman indoor. Posisi semacam ini mungkin dapat meluputkan kamu dari perhatian orang tua. Sebisa mungkin usahakan jangan jauh-jauh dari pintu. Memudahkan untuk kabur, jika diperlukan.

[Image: wallpaperbetter.com]

Di saat-saat seperti ini, keberadaan 'pintu kemana saja' atau jubah invisible Doraemon menjadi sesuatu yang amat dirindukan oleh para jomblo. Lebih dari kerinduan akan jodoh itu sendiri, mungkin! Nah, karena dua benda ajaib itu tak dijual, yuk, kita cari solusi yang lain.



2. Bersama Kita Bisa!

Sibuklah ngobrol dengan sepupu kamu yang sama-sama masih jomblo. Sesama jomblo harus saling menolong. Itu wajib hukumnya!

Ngobrollah dengan seru, dengan suara keras, sehingga kalau ada yang memanggil, tidak kedengaran. Kalau kamu seru sendiri dengan sepupu, kalian bisa sama-sama menyelamatkan diri dari para orang tua yang kepo nanyain pacar. Buatlah kesepakatan dengan para sepupu yang masih jomblo agar kalian bisa kompak dalam hal ini. Kalau perlu, buatlah daftar topik sehingga kalian tidak kehabisan bahan pembicaraan. Jangan lupa untuk setting waktu yang tepat, sehingga kalian selalu bertemu di rumah saudara-saudara yang kalian kunjungi. Ingatlah pepatah, ”Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.”

Hadapi teror itu bersama-sama, pasti bisa!



3. Buat Pengalihan Isu

Pastikan untuk menanyakan resep tiap kue dan makanan yang kamu makan. Jangan lupa sertakan juga pujian, "Wah, ini enak sekali!" dan berikan senyuman termanismu.

[Image: Pictured Photography]

Kalau lawan bicaramu memasak atau membuat sendiri kue-kue yang disajikan hari itu, ia pasti senang mendapat pujian demikian. Akan lebih mudah bagimu untuk 'memancing'nya masuk ke pembicaraan panjang selanjutnya: menguak resep rahasia dan cara pembuatannya. Kalau ternyata kue itu dibeli - tidak dibuat sendiri, tanyakan, "Beli di mana?"

Pokoknya alihkan perhatian mereka pada topik yang mereka sukai. Tanyakan soal bisnis, hobi, atau kejadian menarik lainnya, termasuk soal pilih siapa di Pilkada mendatang!

Ingat poinnya,

Sebelum ada yang bertanya, lebih baik kamu yang bertanya lebih dulu.

Biarkan mereka bercerita banyak hingga akhirnya lupa menanyakan kabarmu.



4. Pacar Sementara

Ini banyak dilakukan di dataran Cina. Bahkan ada situs yang menawarkan jasa pacar sewaan khusus untuk perayaan Imlek. Banyak pilihan calon 'pacar' dengan berbagai variasi umur, pekerjaan, dan keahlian di situ. Sayangnya, jasa ini belum ada di Indonesia.

Jika kita harus mengimpor pacar sewaan dari negeri Cina, rasanya akan mahal di ongkos. Belum lagi ditambah kendala bahasa. Jika kamu memang menguasai bahasa Mandarin, tentu tidak masalah. Namun, jika seperti saya, yang hanya tahu “Wo Ai Ni [Aku cinta kamu]” saja, dijamin akan repot. Masa pacaran pakai bahasa Tarzan?

Tips lain, kamu bisa ajak gebetan kamu yang juga masih jomblo dengan alasan saling menolong. Siapa tahu kalian bisa dekat lalu berakhir dengan beneran jadi pacar. Cie ... Kayak di novel-novel gitu loh! Tetapi ingat, langkah ini juga punya risiko tersendiri. Jika suatu hari mereka bertemu dengan pacar kontrak kamu dan ia sedang bersama dengan orang lain, tentu akan menjadi kehebohan dan masalah tersendiri.

Bagaimana kamu akan menjelaskan? Bahwa sebenarnya kamu hanya memberikan harapan palsu kepada mereka?

Baca Juga: Terjebak Hubungan Tanpa Status Gara-Gara Online Dating, Inilah Cara Saya untuk Tetap Tenang



5. Bicara dari Hati ke Hati

Inilah sebenarnya langkah paling ampuh dibandingkan 'jurus-jurus' lain.

Percayalah, ketika orang tua menanyakan mengapa kamu belum juga punya pacar, itu karena mereka sayang kamu.
[Image: so-celine-blogspot.com]

Mereka ingin kamu bahagia dan memiliki keluarga sendiri. Itu tentu tidak salah. Namun, kita tahu bahwa hal itu bukanlah sesuatu yang dapat dipaksakan. Katakan pada mereka bahwa suatu saat kamu juga ingin memiliki pasangan dan menikah. Tetapi kamu tidak ingin sembarangan, asal ada pacar. Tidak demikian. Pada saat yang tepat, kamu akan perkenalkan orang itu kepada mereka. Yakinkan mereka bahwa pada saat ini kamu juga baik-baik saja dengan statusmu yang masih lajang. Bahkan, kamu bisa melakukan banyak hal yang berarti dan indah di masa lajang ini.

Mengetahui bahwa kamu bahagia dan memiliki niat untuk menikah, itu sedikit membuat mereka lega.

Baca Juga: Saya Ingin Menikah, tapi Tidak karena Alasan-Alasan yang Keliru seperti ini


Ingatlah hal yang terpenting ini, keluarga adalah harta yang paling indah yang Tuhan berikan kepada kita. Jangan menghindar dari pertemuan dengan orang tua, sesungguhnya mereka sangat merindukan kamu. Orang tua akan bahagia jika kamu mau datang mengunjungi mereka. Bagi mereka, Itu artinya kamu sayang dan masih mengingat mereka. Benar, mereka semakin tua. Tidak ada yang tahu, berapa lama waktu yang masih tersisa untuk kita bisa memperhatikan mereka.

Jangan membuat mereka sedih dengan ketidakhadiranmu sekadar untuk menghindari pertanyaan, “Mana pacarmu?”

Pakailah setiap kesempatan untuk membahagiakan orang tua karena kita tidak pernah tahu kapan kesempatan itu berakhir. Bagaimanapun juga mereka sayang kamu, walau mungkin mereka tidak pandai mengungkapkannya.

Perayaan Imlek adalah momen yang mengembirakan. Jangan biarkan kegembiraan itu sirna karena masalah ini. Berpikir dan bersikaplah positif. Percayalah, di waktu yang tepat, jodohmu akan datang. Bergembiralah! Setidaknya kamu masih mendapatkan angpao dan tidak perlu memberikan angpao. Dalam setiap angpao yang kamu terima, terdapat juga doa agar kamu enteng jodoh dari para orang tua. Terimalah doa itu dengan sukacita.


[Image: bydeals.net]

Selamat menyambut tahun baru Imlek. Selamat berkumpul bersama keluarga.



Dapatkan Inspirasi dan Strategi untuk Menemukan Jodoh Lewat 5 Artikel RibutRukun.com ini:

Gelisah Karena Jodoh Tak Kunjung Datang? Saya Pernah Mengalaminya. Inilah Kisah Saya: Menemukan Pasangan Hidup di Usia Lebih dari 30 Tahun

Tanya-Jawab 9 Detik: Darimana Saya Tahu Dia adalah Orang yang Cocok Menjadi Pacar?

Jangan Sampai Salah Pilih Jodoh, Jangan Juga Terlalu Pilah-Pilih. Pertimbangkan 3 Hal ini Saja!

Inilah 5 Tipe Manusia Single [dan 'Ngenes' Tak Termasuk di Dalamnya]

Kalijodo, Jodoh Kali Ya? Inilah 3 Penghambat yang Menyebabkan Jodoh Tak Kunjung Datang



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Malas Menghadapi Teror Pertanyaan ‘Mana Pacarmu?’ Kala Kumpul Keluarga di Tahun Baru Imlek? Para Jomblo, Ini Tipsnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Vonny Thay | @vonnythay

Seorang finance yang memiliki panggilan untuk menulis. Buku pertamanya telah di rilis pada bulan Mei 2017 yang berjudul, "Wonderful Single Life" telah terjual laris manis. Jika ingin mengenalnya lebih jauh, kamu dapat membaca blog pribadinya di www.vonny

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar