Jangan Biarkan Kesalahan Menghancurkan Hidupmu! Bangkit dan Keluarlah dari Jerat Rasa Bersalah dengan 5 Langkah ini

Reflections & Inspirations

[Image: huffingtonpost.com]

4.6K
Waktu yang telah lewat tidak bisa diputar kembali. Semua yang telah terjadi tidak bisa dihapus. Lagi pula, tidak ada seorang pun di dunia ini yang begitu sempurna sehingga tak pernah berbuat salah.

Berbuat salah, bagi manusia yang normal dapat menghancurkan hati. Bisa pula menghancurkan hidup. Apalagi kalau kesalahannya fatal.

Saya teringat dengan seorang pemudi baik-baik. Ia berasal dari keluarga yang taat beribadah. Suatu saat, ia pergi berkuliah ke luar negeri. Karena kesepian, ia menerima tawaran persahabatan dari seorang pemuda, yang belakangan ternyata adalah seorang yang sudah terbiasa hidup dalam kebebasan tanpa batas. Sedikit demi sedikit, tanpa sadar, ia terseret ke dalam gaya hidup pemuda tersebut. Pemuda itu mengajaknya ke tempat-tempat hiburan malam, mengajarinya minum minuman beralkohol, dan lain sebagainya. Hingga pada suatu malam, dalam keadaan mabuk pemuda itu memperkosanya dan ia hamil.

Dunia seakan runtuh, masa depan hancur.

Selama berbulan-bulan ia menangis tanpa henti dan nyaris bunuh diri. Bersyukur, keluarga dan lingkungannya tidak menghakimi, bahkan membantu untuk bangkit, sehingga ia bisa menata kembali hidupnya. Anaknya lahir dengan selamat dan hingga kini ia menjadi orangtua tunggal yang baik, bahkan menjadi penolong bagi pemuda-pemudi yang telah melakukan kesalahan yang sama dengannya untuk bangkit kembali.

Baca Juga: Hamil di Luar Nikah? Bukan Hanya Aborsi atau Terpaksa Menikah Solusinya. Renungkan 7 Hal ini!



Apa yang Kita Lakukan Jika Kita Berbuat Salah?

Pertama | Akui kesalahan dengan tulus dan jujur, tanpa mengkambinghitamkan siapapun dan apapun.

[Image: sweetlittlerainbow.blogspot.com]

Hanya pengakuan yang tulus dan jujurlah yang dapat membersihkan hati nurani kita dan melindunginya dari tuduhan yang tidak berbelas kasih dan menghancurkan.


Kedua | Berhenti terus menerus menyesali diri karena hal itu tidak ada gunanya.

[Image: quotefancy.com]

Waktu yang telah lewat tidak bisa diputar kembali. Semua yang telah terjadi tidak bisa dihapus. Lagi pula, tidak ada seorang pun di dunia ini yang begitu sempurna sehingga tak pernah berbuat salah.


Ketiga | Mohon pengampunan kepada Tuhan dan orang-orang yang terluka karena kesalahan kita, serta bertobat.

Bertobat bukan hanya berarti tidak mengulangi kesalahan yang sama, melainkan juga dengan sengaja melakukan yang sebaliknya dari perbuatan salah yang telah kita lakukan.

Bagi yang telah melakukan pencurian, bersedekahlah; bagi yang telah mengumbar emosi, bersikaplah tenang; bagi yang telah melakukan hal-hal yang tidak senonoh, hiduplah kudus.


Keempat | Terima konsekuensi dari kesalahan, jalani dengan legowo, dan bersandar kepada Tuhan.

[Image: gospeaksdaily.tumblr.com]

Tuhan berkuasa mengubah kesalahan kita menjadi sebuah pengalaman yang berharga untuk menolong orang lain. Pada kenyataannya, tidak ada orang yang bisa menolong orang lain yang jatuh, lebih baik dari pada orang yang pernah jatuh dalam hal yang sama.


Kelima | Berjalanlah terus dengan penuh harapan; memandang ke depan dan jangan selalu menoleh ke belakang.

[Image: babycouture.in]

Temukan hal-hal baru dan teruslah bertumbuh. Sebab bagi orang yang bertekun dan tidak mudah putus asa, masa depan sungguh ada!


Baca Juga:

Masa Lalu Suram, Masa Kini Terasa Berat? Melangkah Maju dan Yakinlah, Ada 4 Hal Indah di Balik Tiap Kepahitan yang Kamu Alami

Kamu Berharga, Apapun yang Kamu Rasakan tentang Dirimu. Kamu Istimewa, Apapun yang Orang Lain Katakan Kepadamu. 3 Hal inilah Buktinya

Bisakah Hari yang Buruk Menjadi Lebih Buruk?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jangan Biarkan Kesalahan Menghancurkan Hidupmu! Bangkit dan Keluarlah dari Jerat Rasa Bersalah dengan 5 Langkah ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ruth Retno Nuswantari | @Ruth357

Cocern di bidang kelompok kecil dan konseling pemulihan

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar