Inilah Satu Kunci Sukses Membina Hubungan, Baik dengan Pasangan, Anak, maupun Rekan Bisnis

Love & Friendship

[Image: anapnoes.gr]

6.4K
Sesungguhnya, kunci sederhana suksesnya sebuah hubungan yang kerap dilupakan adalah respek atau rasa hormat.

Ketika kami - dari Asosiasi Penulis dan Inspirator Indonesia [ASPIRASI] mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Pak Ahok, gubernur DKI Jakarta, seorang teman mempersiapkan segala sesuatu secara khusus. Buku-buku dimasukkan ke dalam kotak cantik berwarna emas, ditata sedemikian anggunnya. Nampak mewah dan berkelas. Tanpa banyak penjelasan, kita mahfum dari tindakannya, ia mengagumi dan menghormati Pak Ahok. Segala sesuatu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh teliti serta sesempurna mungkin, karena baginya: Pak Ahok itu penting dan spesial. Tidak hanya teman ini, kami semua - termasuk saya - respek dan mengidolakan Pak Ahok. Maka, kami dengan sabar menanti berjam-jam, dari mengikuti acara hingga selesai, saat Pak Ahok diwawancarai wartawan, hingga Pak Ahok menemui kami, hanya untuk memperoleh kesempatan berbincang sejenak, menyerahkan buku dan mengambil foto bersama Beliau. Lalu, dengan bangga, post fotonya di Facebook dan Instagram!

... Bandingkan dengan sikap kita terhadap anggota keluarga sendiri ...

Meski menyatakan pasangan dan anak sebagai orang-orang terpenting - untuk merekalah kita bekerja keras; kita rela mengorbankan apa saja asalkan mereka yang kita cintai itu bahagia. Namun, sikap kita seringkali tidak menunjukkannya. Membentak anak-anak saat merasa terganggu, mengomel pada pasangan tanpa sungkan, mengeluarkan kata-kata yang meremehkan, atau dengan mudahnya membatalkan janji. Perkataan tidak selaras dengan tindakan yang kita lakukan.

Sesungguhnya, kunci sederhana suksesnya sebuah hubungan yang kerap dilupakan adalah respek atau rasa hormat.
[Image: ributrukun.com]

Respek itu fondasi dari semua hubungan yang sehat. Kita harus menghormati orang lain, agar diri kita juga dihormati. Kita harus memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan. Itu hukum dasar semua hubungan.



Mudah Dirasakan, Sulit Dijabarkan

Malangnya, kata respek yang memiliki pengaruh begitu luasnya dalam berbagai aspek kehidupan, lebih mudah dirasakan namun sulit untuk dijabarkan. Kita bisa merasakan saat seseorang respek atau tidak kepada kita secara intuitif. Sulit dijelaskan, tapi kita tahu. Meski seseorang kata-katanya manis seolah-olah menghormati dan menghargai, namun kita bisa merasakan ketika dia hanya basa-basi, itu contohnya.

Satu hal yang kita semua tahu tetapi sering tidak menyadarinya, jika kita memperlakukan pasangan, anak, keluarga, teman dan rekan bisnis dengan respek, niscaya semua hubungan akan berjalan dengan mulus dan lancar. Berada di dekat orang yang menghormati dan menghargai kita, terasa nyaman dan aman.

Menurut kamus Merriam-Webster, definisi sederhana tentang respek adalah:

- Perasaan kagum pada seseorang atau sesuatu yang baik, berharga, penting, dan sejenisnya.

- Perasaan atau pengertian terhadap seseorang atau sesuatu yang penting, serius, agar diperlakukan secara pantas.

- Cara berpikir atau cara memandang sesuatu secara khusus.

Di antara sejuta kesulitan menjabarkan tentang respek, ada beberapa contoh tindakan yang dilakukan saat kita respek pada seseorang:


1. Me-nomorsatu-kan

Orang yang kita hormati akan diberi tempat yang utama, diprioritaskan. Kita memiliki kesabaran ekstra untuknya, karena dia memiliki tempat penting dalam hati kita. Waktu dengan orang yang kita hormati, sungguh terasa sangat berharga. Maka kita selalu memberikan toleransi lebih untuknya.

Baca Juga: Bukan Bunga atau Puisi Cinta, Melainkan 5 Hal Inilah yang Paling Diinginkan Pasanganmu


2. Kata-Kata

Menunjukkan respek atau rasa hormat, tentu tidak hanya dengan tindakan, tapi kata-kata. Tidak ada kata-kata yang menjatuhkan, merendahkan, atau tuduhan seperti yang biasa dilakukan orang pada orang-orang yang dianggap tidak penting.

Perbendaharaan kata seperti: malas, bodoh, jelek, gendut, tidak mungkin dikeluarkan saat berbicara dengan orang yang kita hormati. Sebaliknya, kata-kata "terima kasih," "tolong," "maaf," dan kata tanya "bolehkah," "berkenankah," justru menjadi pilihan yang kerap diutarakan.

Tidak ada verbal atau emotional abuse!

Kata-kata yang meluncur sopan. Bahkan, setiap kata diucapkan dengan nada yang halus, rendah, serta manis.

Baca Juga: Perempuan, Inilah 5 Ciri Pria yang Melakukan Kekerasan dalam Relasi


3. Mendengarkan

[Image: poradum.com]

Ketika respek kepada seseorang, kita akan mendengarkan dengan penuh perhatian, apa yang diucapkannya, terlepas setuju atau tidak. Bahkan kisah yang sudah diceritakan ribuan kali pun, akan didengarkan dengan takzim. Kita akan berpikir dua kali, jika akan menyela atau membantah perkataan orang yang kita hormati. Saat menyampaikan pandangan yang berbeda, kita akan memilih dengan seksama kata-kata yang pas, agar tidak menyinggung perasaannya. Tidak ada pemaksaan tetapi berusaha mempengaruhi dengan halus. Kalau pun tidak berhasil, kita akan tetap menjaga sikap yang tetap manis.

Baca Juga: Curhatan Sahabat Membuat Anda Lelah? Pikirkan Dulu 7 Hal ini Sebelum Tutup Telinga


4. Mendukung

Bukti termudah saat kita menghormati seseorang adalah dengan mendukungnya. Kita mengizinkan orang yang kita hormati menjadi dirinya sendiri, dan berada di sisinya untuk mendukung senantiasa.

Tidak berarti kita membiarkannya mengambil pilihan yang salah, namun akan memilih tetap bersamanya, apa pun keadaannya.
[Image: thoughtcatalog.com]

Baik saat dia sedang membenahi kesalahan maupun menggapai impiannya. Bisa menjadi penasihat, pendengar, atau mencarikan solusi yang terbaik untuknya, menjadi sesuatu yang kita impikan. Kita merasa istimewa karenanya.

Bayangkan kalau Pak Ahok minta pendapat kita. Bagaimana kira-kira perasaan kira? Bangga sekali, tentunya!

Baca Juga: Fenomena Suami Kesepian: Bukan Sekadar Seks, Inilah 6 Hal yang Dapat Dilakukan Istri untuk Mendampingi Suami


5. Love is Respect

Cinta adalah rasa hormat.

Dalam setiap hubungan manusia dibutuhkan cinta. Bukan hanya cinta antara pria dan wanita. Hubungan bisnis yang langgeng, hubungan dengan rekan kerja juga membutuhkan cinta dengan pengaplikasian yang berbeda.

Terlebih lagi dalam hubungan keluarga. Saat terlibat asmara alias jatuh cinta, segala sesuatu nampak indah dan fokus hanya pada si dia. Namun ketika memasuki pernikahan, beban dan permasalahan hidup datang silih berganti, perhatian kian luntur. Perasaan menggebu-gebu pun kian sirna.

Cinta asmara berubah bentuk, menjadi cinta yang diaplikasikan sebagai respek, rasa hormat, tanggung jawab dan menghargai.


Dengan memahami arti respek dan mempraktikkan beberapa contoh tindakan seperti di atas, saya yakin relasi dengan pasangan, anak, rekan sekerja maupun partner bisnis akan menjadi lebih mulus, berkualitas, dan menyenangkan. Relasi yang terjalin memberikan rasa aman, diterima, istimewa, dan saling percaya.

Tidak percaya? Silakan mencoba!



Baca Juga:

Dua Hal Sederhana yang Menciptakan Pernikahan Bahagia, Namun Terlupakan

Rahasia Hubungan Cinta yang Harmonis: Lakukan 10 Hal Sederhana, Dengan atau Tanpa Kata-Kata ini, Setiap Hari

Jangan Lakukan 10 Kesalahan Fatal ini jika Tak Ingin Hubunganmu dengan Pasangan Berakhir Tragis!

4 Prinsip yang Membuat Relasi Cinta Makin Kokoh




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah Satu Kunci Sukses Membina Hubungan, Baik dengan Pasangan, Anak, maupun Rekan Bisnis". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Yenny Indra | @yennyindra

YennyIndra memiliki passion untuk menginspirasi pembacanya agar mengalami peningkatan kualitas hidup, dengan cara memahami prinsip kehidupan yang benar. Menata cara berpikir adalah concern-nya. Ibu 4 anak ini aktif menjalankan family business. Keluarga

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar