Inilah 5 Khasiat Pelukan dan Ciuman yang Seringkali Tak Terpikirkan, Padahal Memperkuat Relasi dan Keluarga

Reflections & Inspirations

presenciapr.com

4K
Sebuah penelitian menyatakan bahwa tindakan sederhana seperti peluk dan cium dalam keluarga dapat menambah jumlah hormon oksitosin dalam tubuh. Ya, peluk dan cium membawa dampak besar.

Melihat anak muda berpelukan dan berciuman di zaman sekarang bagai menjadi hal biasa, lalu bagaimana justru dengan pasangan yang telah menikah bertahun-tahun lamanya? Apakah berpelukan dan berciuman masih saja romantis untuk dilakukan atau justru membuat pasangan merasa risih? Mungkin persepsi yang beranggapan bahwa semakin tua, sudah tak layak lagi bermesraan layaknya anak muda, kian hari kian kuat.

Eits, tunggu dulu, sebenarnya tak semua kebiasaan di saat muda perlu dihilangkan saat beranjak tua loh. Misalnya, seperti kebiasaan memeluk anggota keluarga atau pasangan, apakah kamu sudah menghilangkannya?

Bukan persoalan bagaimana sepasang kekasih berpelukan atau saling cium, namun ternyata, di balik eskpresi afeksi tersebut, terdapat 5 manfaat besar yang mungkin tak terlalu kita anggap penting selama ini, khususnya bagi keluarga kita.


1. Mewujudkan perasaan kasih sayang

[image : snacknation.com]

Saat pagi, ketika mata masih terkatup, dan kita terlalu malas untuk membukanya, bayangkan indahnya jika kecupan di kening atau pipi mendarat dari suami atau istri.

Mengawali hari dengan penuh kasih sayang dalam suasana yang menyenangkan tentu menjadi dambaan semua orang bukan?

Hal ini tentu saja bisa kita wujudkan asal ada kemauan dari diri. Komunikasikan harapan yang kita miliki dengan pasangan agar terjadi keselarasan keinginan. Bukan sekadar ritual atau rutinitas semata, peluk dan cium menjadi bentuk kasih sayang kita diwujudkan bersama.


Baca juga: Cinta yang Tak Teruji, Tak Layak Dijalani. Inilah 5 Pertanyaan untuk Menguji Ketulusan Cinta


2. Bentuk dukungan yang tulus

[image : negativespace]

Tak jarang saya melihat orang tua yang mencium anak-anaknya ketika berangkat sekolah, sebuah pemandangan yang sangat indah tentunya. Di balik sebuah ciuman orang tua kepada anaknya, tak jarang terselip doa yang terbaik bagi sang anak. Lalu bagaimana dengan pasangan kita yang akan berangkat bekerja? Tentunya akan lebih indah pula jika pasangan kita pun merasakan peluk dan cium saat akan mengawali kesibukannya dalam urusan bisnis. Apalagi bila jam kerjanya cukup padat dan jarak antara rumah dan tempat bekerja terbilang jauh, maka akan membuat minimnya waktu perjumpaan kita dengan pasangan. Oleh sebab itu, ketika menempuh perjalanan kerja, bila diiringi dengan cium dan peluk dari pasangan tentunya akan mendorong kita dan pasangan untuk melakukan tugas kerja dengan maksimal. Secara tidak langsung, kita sedang memberi semangat dan dukungan untuk pasangan.


3. Memberikan kelegaan dan rasa aman

[image : adoptionoptions]

Setelah seharian menunaikan seluruh aktivitas, rasa jenuh dan letih bukan hal yang aneh jika kita rasakan. Apalagi ditambah dengan kegaduhan rumah tangga yang terkadang justru terjadi saat kita benar-bentar sudah lelah. Alhasil hanya ada amarah dan pertengkaran yang mudah sekali tersulut. Rasanya, jadi ingin cepat-cepat menutup mata dan tertidur pulas, walau susah.

Padahal, sebuah sentuhan bisa mencairkan suasana hati yang memanas. Cium dan peluk dari atau untuk pasangan dapat memberi rasa lega setelah ucapan maaf diberikan.

Baca juga: Tanya-Jawab 9 Detik : Bagaimana Mengupayakan agar Cinta Bertambah Kuat dalam Relasi?


4. Menumbuhkan kepercayaan diri

[imagel : thecolors]

Seorang suami yang merasa dihormati, istri yang merasa dikasihi, dan anak yang merasa disayangi adalah cerminan keluarga yang harmonis.

Peluk dan cium memang tindakan yang sebetulnya sederhana, namun bila tak pernah ada yang memulainya, maka seisi rumah akan tak terbiasa melakukannya.

Bagi saya dan keluarga terbiasa berdoa secara bergilir sebelum tidur, mulai dari suami hingga anak-anak. Seusai mengucapkan kata amin, kami saling berebut cium dan peluk pada pemimpin doa. Walau terkesan menggelikan, namun terbukti bahwa kebiasaan ini membuat kami dapat mudah menanamkan nilai-nilai positif dan kepercayaan diri pada anak. Romantisme tak bisa muncul begitu saja, tapi harus diciptakan dan diusahakan bersama.


5. Mencegah berbagai macam penyakit

Siapa sih yang suka sakit? Saya rasa tak ada seorang pun yang menginginkan hari-harinya diisi dengan berbagai macam penyakit yang menyita waktu dan biaya penderitanya. Maka, daripada mengobati penyakit, alangkah baiknya mencegah terlebih dulu sebelum terserang penyakit, bukan? Para ahli jiwa merekomendasikan kepada setiap pasangan yang sudah berkeluarga untuk meluangkan waktu beberapa menit saja, khusus untuk berpelukan dan berciuman rutin setiap hari agar terhindar dari berbagai macam penyakit, baik fisik maupun psikis. Mulai dari sakit kepala, stres berkepanjangan, depresi tingkat tinggi, hingga penyakit lain mampu ditepis sebuah pelukan.

Baca juga: Bahagia, Meski Menderita Kanker dan Tak Berlimpah Materi. Bahwa Bahagia Sejatinya Perkara Hati, Keluarga Ini Membuktikannya

Sebuah penelitian menyatakan bahwa tindakan sederhana seperti peluk dan cium dalam keluarga dapat menambah jumlah hormon oksitosin dalam tubuh yang bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan dan keyakinan diri, mengurangi rasa takut, menumbuhkan rasa kasih sayang dan ketenangan, juga dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh, melawan infeksi dan kelelahan, serta mengurangi stres dan depresi.

Sedangkan penelitian yang lain menyatakan bahwa pelukan pada anak dapat meningkatkan kecerdasan otaknya. Secara medis, dampak peluk dan cium sangat luar biasa, bukan? Lalu, mengapa kita harus segan untuk berpelukan dan berciuman dalam keluarga? Toh, selama ini peluk dan cium bisa dilakukan dengan gratis dan banyak manfaatnya bagi kita, mengapa kita harus menundanya lagi?

Sebagai penutup sekaligus pengingat kita, lagu Barney yang sering saya dengar ini sangat bagus liriknya untuk kita kumandangkan di dalam keluarga kita, mari nyanyikan dengan peluk cium!

I love you, you love me, we’re a happy family, with a great big hug and a kiss from me to you, wont you say you love me too :)


Tulisan-tulisan ini akan menambah kemesraan dan mengurangi pertengkaran dalam relasi dan keluarga :

Merasa Jenuh dalam Relasi dengan Pasangan? Inilah Tiga Langkah yang Akan Menyegarkan Relasimu

Selalu Kembali Rukun Setelah Ribut, Inilah 3 Hal Esensial yang Membuat Relasi Langgeng

Ketika Kata-Kata Melukai Hati, Selamatkan Relasi dengan Melakukan 5 Hal Ini!

Jangan Biarkan Orang Ketiga Merusak Relasi. Bangun Hubungan dengan Mengingat Tiga Hal Ini


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 5 Khasiat Pelukan dan Ciuman yang Seringkali Tak Terpikirkan, Padahal Memperkuat Relasi dan Keluarga". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Lany Inawati | @lanyinawati

seorang ibu rumah tangga yg sedang berbagi waktu untuk bekerja dan mendidik anak sembari menulis agar bisa menjadi berkat bagi banyak orang #bighug

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar