Menjalani Hidup tanpa Refleksi Diri? Kamu Kehilangan 5 Hal Berharga Ini!

Reflections & Inspirations

[image: northcities]

1.7K
Tanpa menyediakan waktu untuk merefleksikan kehidupan, maka sulit bagi kita untuk menemukan hikmat yang dapat kita hidupi. Walaupun kita mengetahui hikmat dari orang lain, pada akhirnya semua itu hanya akan menjadi kata-kata yang tidak berarti, karena kita tidak merasa mengalaminya.

Sering kali kita begitu disibukkan dengan rutinitas sehari-hari. Kita pun menjadi tidak sempat meluangkan waktu barang sejenak untuk merefleksikan kehidupan. Padahal, berdiam diri untuk memikirkan kembali apa yang telah terjadi sepanjang hari dan kemudian merefleksikannya merupakan kebiasaan yang sangat penting. Jika tidak, dunia akan semakin menyeret kita kepada kesibukan-kesibukan tanpa makna, pemikiran tentang uang semata, atau kehidupan yang individualistis.

Banyak dari kita beralasan jika kita tidak mempunyai waktu. Namun, kalau mau jujur, sesungguhnya tidaklah demikian. Bukankah kita selalu bisa menemukan waktu untuk hal-hal yang kita anggap penting? Mungkin, banyak orang enggan melakukannya karena tidak mengetahui manfaatnya.

Oleh karenanya, saya akan membagikan beberapa manfaat yang bisa kita rasakan dengan merefleksikan kehidupan secara rutin.



1. Mengingat Kembali Kesalahan yang Kita Lakukan dan Berkomitmen untuk Memperbaiki Diri

Berapa banyak kesalahan yang telah kita lakukan sepanjang hari ini? Jawabannya hanya bisa kita peroleh dengan menyediakan waktu untuk berdiam diri dan mengingat kembali apa yang telah terjadi di hari yang bersangkutan.

[image: Switch]
Dari waktu yang kita sediakan khusus ini, kita dapat menelusuri kembali kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan serta dengan sadar menata langkah ke depan. Kemudian kita pun dapat mengambil komitmen untuk memperbaiki diri.

Berbeda dengan mereka yang tidak menyediakan waktu untuk berefleksi. Mereka mungkin tidak akan pernah tahu bahwa kemungkinan besar sepanjang hari itu mereka telah menyakiti hati orang lain atau berbuat kesalahan lainnya.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kesalahan Menghancurkan Hidupmu! Bangkit dan Keluarlah dari Jerat Rasa Bersalah dengan 5 Langkah ini



2. Mensyukuri Kebaikan Tuhan

Bukankah sangat tidak enak jika kita menutup hari dengan rasa cape, mumet, atau bete karena kejadian dan kesibukan sepanjang hari?

Dengan menyediakan waktu untuk berefleksi, maka kita dapat mengingat kembali hal baik apa saja yang telah terjadi sepanjang hari dan mensyukurinya.

Saya yakin, menutup hari dengan rasa syukur atas kebaikan Tuhan jauh lebih baik daripada mengakhiri hari dengan rasa cape atau perasaan-perasaan negatif lainnya.

Baca Juga: Terpisah Puluhan Tahun, Secara Ajaib Dipertemukan. Tuhan Ada dan Berkarya, Ini Buktinya!



3. Mengingat Kebaikan-Kebaikan Orang Lain sehingga Lebih Mudah Menghargai Mereka

[image: Flickr]

Kecendrungan manusia adalah mudah mengingat kesalahan orang lain yang sekecil apa pun juga. Sedangkan mengingat kebaikan seseorang bisa menjadi hal yang begitu rumit. Terkadang, mengingat kebaikan-kebaikan orang lain dibutuhkan satu waktu yang dikhususkan. Hal ini karena kerap kali kita menganggap kecil kebaikan orang lain. Dengan demikian, maka jauh lebih baik kita menyediakan waktu untuk merefleksikan hal-hal yang kita lalui sepanjang hari. Hal ini gunanya untuk mengingat kembali orang-orang yang telah kita temui dan kebaikan-kebaikan yang telah mereka lakukan. Saat mengingat kebaikan orang lain, maka kita pun akan lebih mudah menghargai mereka.

Baca Juga: Bagaimana Cara Terbaik untuk Membalas Kebaikan Orang Lain?



4. Menemukan Hikmat atau Kebijaksanaan dalam Menjalani Kehidupan

Dengan menyediakan waktu untuk berefleksi, kita akan merenungkan setiap hal yang telah kita lalui. Dalam perenungan itu, kita akan memetik berbagai pelajaran atau kebijaksanaan yang dapat dijadikan prinsip dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Tanpa menyediakan waktu untuk merefleksikan kehidupan, maka sulit bagi kita untuk menemukan hikmat yang dapat kita hidupi. Walaupun kita mengetahui hikmat dari orang lain, pada akhirnya semua itu hanya akan menjadi kata-kata yang tidak berarti, karena kita tidak merasa mengalaminya.

Baca Juga: Dari Balik Jeruji Besi, Inilah 4 Hikmat Kehidupan yang Teruji



5. Bahan untuk Sharing kepada Orang Lain Mengenai Kehidupan

[image: HIMA San Pablo]

Prinsip yang telah kita dapatkan dalam waktu-waktu refleksi kita dapat menjadi bahan sharing kepada orang lain, agar mereka juga boleh belajar tentang kehidupan melalui apa yang kita lalui. Refleksi tersebut dapat berupa tulisan yang dibagikan kepada banyak orang, atau bisa juga dijadikan bahan ketika ada orang lain yang menanyakan pendapat kita.

Baca Juga: Hidup Manusia Rapuh, Kesempatan Kedua adalah Anugerah. Selamat dari Tabrakan Mengerikan, Saya Belajar Hal-Hal Berharga ini



Bagaimana? Begitu banyak manfaat dari menyediakan waktu merefleksikan kehidupan ini, bukan? Kenapa tidak mencobanya?

Bagaimana caranya?

Sebenarnya tidak ada cara yang baku dalam melakukannya. Kita hanya perlu melakukan sesuai dengan cara kita. Namun, biasanya sebelum tidur adalah waktu yang paling pas untuk berefleksi.


Selamat mencoba dan rasakan sendiri manfaatnya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menjalani Hidup tanpa Refleksi Diri? Kamu Kehilangan 5 Hal Berharga Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Yogi Liau | @yogiliau

Mahasiswa tingkat akhir STT Bandung

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar