Inilah 4 Langkah Sederhana namun Efektif untuk Menyegarkan Relasi dengan Pasangan, namun Sering Terlupakan

Marriage

photo credit: EverydayFamily

6.7K
Maka, bukannya menjalani begitu saja, tapi proses saling memahami dan pembelajaran satu sama lain harus tetap ada, bahkan hingga akhir usia. Meskipun begitu, rasa cinta yang tulus akan membuat proses ini dilalui dengan menyenangkan

Hubungan asmara yang berlanjut ke jenjang pernikahan sering sekali mengalami masalah yang klasik. Mulai dari pasangan yang dianggap berubah hingga perasaan cinta yang sepertinya sudah menguap. Apakah Anda pernah mengalaminya juga?

Pernikahan memang bukan tujuan akhir sebuah hubungan, justru pernikahan adalah awal dari babak baru yang harus kembali diperjuangkan bersama.

Maka, bukannya menjalani begitu saja, tapi proses saling memahami dan pembelajaran satu sama lain harus tetap ada, bahkan hingga akhir usia. Meskipun begitu, rasa cinta yang tulus akan membuat proses ini dilalui dengan menyenangkan. Nah, Anda yang ingin menikah, baru menikah atau justru telah berada dalam masa-masa 'jenuh' dalam hubungan pernikahan, renungkan dan ingatlah selalu 4 hal penting ini yang tak boleh sampai hilang setelah di jenjang pernikahan.


1. Kebaikan hati

photo credit: eHarmony

Baik hati, bukan hanya sebatas tidak pelit, tapi juga bisa diindikasikan dengan sikap ramah, pengertian, juga peduli dengan sekelilingnya. Selalu berlaku baik terhadap pasangan, tanpa perlu merasa sungkan, malu atau bahkan mengharapkan pasangan yang terlebih dulu berperilaku demikian. Tak hanya terhadap pasangan, berperilaku baik juga penting dilakukan pada siapapun, keluarga hingga tetangga sekitar. Kebaikan hatimu pasti terlihat di mata pasangan. Cepat atau lambat, kebaikan yang serupa akan kembali padamu.

Baca Juga : Ketika Pernikahan Terasa Hambar, Perceraian Bukan Pilihan, Apakah Hubungan Tanpa Status dengan Orang Ketiga adalah Jalan Kebahagiaan?


2. Memberi kejutan-kejutan kecil

photo credit: Images Guru

Cobalah berikan kejutan pada pasanganmu. Kejutan yang Anda berikan tak harus mahal kok. Contohnya, membawa oleh-oleh tak terduga, ketika kamu dari luar kota. Selain itu, jika biasanya Anda hanya memberikan kado saat pasangan ulang tahun atau hari istimewa lainnya, cobalah lakukan pada timing yang tak disangka-sangka olehnya. Saat ulang tahun, pasanganmu mungkin sudah sedikit banyak berharap akan mendapatkan kado darimu. Tapi, jika kamu memberikannya hadiah yang dibungkus dengan kemasan yang menarik, dan kamu berikan pada hari biasa yang tak diduganya, tentu itu hal yang menyenangkan.

Pemberian hadiah sebagai ekspresi kasih sayang ataupun ungkapan terima kasih tak harus pada momen spesial. Justru ciptakanlah momen spesialmu sendiri kapan pun Anda mau.

Baca Juga : 30 Tahun Pernikahan Orangtua, 5 Pelajaran Berharga ini Tak Saya Temukan dari Tempat Lain


3. Selalu berinisiatif memberi pertolongan dan perhatian

Ketika Anda membawa banyak barang, lalu ada seseorang yang menawarkan untuk membawa sebagian barang-barangmu, apa yang Anda rasakan? Saya yakin Anda akan merasa senang dan terbantu. Seseorang yang menolong tanpa diminta akan memberi kesan yang manis di hati kita.

Cobalah lakukan hal tersebut pada pasangan. Sewaktu pasanganmu menghadapi kesulitan, hadirlah membantunya. Anda tidak perlu membukakan pintu mobil setiap kali ia akan masuk mobil. Membuatkan kopi saat pasangan sedang sibuk dengan pekerjaannya atau membantu pasangan mencuci piring agar ia bisa lekas beristirahat, bisa jadi salah satu caranya. Meskipun di budaya timur, segala kegiatan domestik masih diletakan di pundak istri, justru ketika suami tiba-tiba ikut membantu meringankan beban istri, sang istri pasti akan merasa tersentuh.

Selain itu, inisiatif tidak hanya dengan melakukan kegiatan fisik seperti membersihkan rumah. Rutin menelepon orang tua dan mertua untuk menanyakan kabar pun bisa memberikan kehangatan di hati anggota keluarga.

Baca juga: Pernikahan Tidak Bahagia? Setiap Hari 'Sleeping with The Enemy' ? Inilah 6 Cara Cerdas


4. Saling menghargai

photo credit: EverydayFamily

Kesibukan masing-masing pasangan kadang membuat keduanya merasa sama-sama memiliki kepentingan yang harus didahulukan, pendapat yang harus diikuti. Tanpa disadari, hilanglah perasaan saling menghargai satu sama lain yang dulu pernah ada. Enggan menerima masukan dari pasangan hingga meremehkan apa yang telah dilakukan pasangan adalah salah satu cirinya. Jika sudah begini, segeralah evaluasi hubungan yang sedang dijalani.

Cinta haruslah sepaket dengan perasaan saling menghargai. Jika, pasangan tidak merasa dihargai oleh istri atau suaminya sendiri, maka mereka bagai tak punya tempat untuk 'pulang', didengarkan, dan dipahami.

Baca juga: Dari Pacaran Menuju Pernikahan, Inilah 5 Tanda Kamu dan Pacar Sudah Siap Mengubah Status Relasi

Walau terlihat sederhana, 4 hal di atas sering dilupakan saat pasangan memulai babak baru, jenjang pernikahan. Perasaan bahwa telah saling memiliki, justru membuat kita tak jarang lupa untuk saling menjaga dan menghargai. Jangan sampai menyesalinya di kemudian hari. Lebih baik menjaga dan mempertahankan hubungan yang sudah dibangun secara baik-baik dan penuh cinta.


Buat Anda yang sedang berjuang untuk memelihara relasi dalam pernikahan, tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi :

Merasa Salah Memilih Pasangan setelah Menikah? Inilah 5 Penyebab Utamanya

Jangan Sampai Salah Pilih Jodoh, Jangan Juga Terlalu Pilah-Pilih. Pertimbangkan 3 Hal ini Saja!

Ingin Menolong Pasangan yang Kecanduan Pornografi? Lakukan 3 Langkah ini setelah Anda Menolong Diri Sendiri

Jangan Terlalu Cepat Menghakimi Pasangan, Inilah 5 Bahaya dan 5 Solusinya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 4 Langkah Sederhana namun Efektif untuk Menyegarkan Relasi dengan Pasangan, namun Sering Terlupakan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Robita Sembiring | @robitasembiring

Public Speaker. Pemerhati Anak. Dosen. Treaner. OWNER Sekolah CROWN SCHOOL yang berdiri di Surabaya. (WA - 0858-8375-9612)

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar