Inilah 4 Bentuk Warisan Berharga, Namun Tak Pernah Diperebutkan. Orangtua, Siapkan Hal-hal Ini demi Masa Depan Anak-anak

Reflections & Inspirations

photo credit: pexels

2K
Cepat atau lambat setiap orang pasti akan meninggal, kita hanya tinggal menunggu giliran saja. Sebelum giliran itu tiba, ada baiknya kita menyiapkan warisan untuk ditinggalkan kepada mereka yang hidup. Sudahkah warisanmu siap?

Pernah mendengar atau membaca tentang iklan yang ditulis seperti ini, “Sudahkah Anda memiliki properti sejumlah anak Anda? Jika punya anak 3 minimal Anda harus punya 4 unit rumah."

Pembuat iklan seperti itu seakan berkata, “Setiap orang tua harus bisa mewariskan minimal 1 rumah kepada 1 anak.” Satu lagi tentunya untuk Anda sendiri. Ada banyak masalah terkait dengan warisan pada saat ini. Ada orang tua yang galau dan merasa bersalah karena tidak bisa mewariskan apa pun pada anak-anaknya. Teringat seorang ayah pernah berkata kepada saya, “Saya tidak bisa mewariskan apa-apa untuk anakku. Saya hanya mampu menyekolahkan mereka.” Ia merasa sedih dan merasa bersalah karena tidak bisa mewariskan harta yang banyak pada anak-anaknya.

Baca juga: Karena Warisan, Anak Tega Gugat Ayah yang Berusia Senja. Jangan Harta Memecah Keluarga, Bijak Mewaris, Ini Kiat Orangtua Saya

Kasus lain yang sering terjadi adalah saling berebut soal harta warisan. Dalam banyak kasus yang terjadi, khususnya di Indonesia, keluarga bertikai soal warisan sampai ke pengadilan. Kakak menuntut adik, atau anak memperkarakan ibu demi harta warisan. Tidak jarang kita jumpai mereka sampai saling membunuh.

Benarkah warisan kita satu-satunya hanya harta kekayaan?

Padahal, selain harta warisan, setiap orang bisa mewariskan hal berikut ini:


1. Iman

photo credit : chjoy

Warisan yang paling berharga adalah iman. Sewaktu hidup, orang tua mengajarkan anak-anaknya untuk mempercayai Tuhan dan bergantung sepenuhnya pada kedaulatan-Nya. Ada saat ketika anak akan mengalami tekanan hidup sekalipun ia memiliki kekayaan yang berlimpah, namun dengan iman yang didapatkan dari orang tua, ia pasti akan mendapat kekuatan serta jalan keluar. Jika kepercayaan anak diajarkan dengan kuat oleh orang tua, maka hal itu bisa menjadi pegangan mereka sehingga dapat menghindarkan anak dari rasa putus asa dan mencari jalan pintas yang merugikan diri mereka sendiri.

Baca Juga : Para Penggemar Star Wars, Inilah Tiga Warisan Berharga dari Darth Vader yang Harus Anda Ketahui agar Anda Dapat Menjadi Ayah yang Lebih Baik


2. Karakter dan nama baik

Karakter dan nama baik adalah satu kesatuan. Orang yang berkarakter baik akan meninggalkan nama baik. Saya teringat sebuah kalimat yang mengatakan, “Nama baik lebih berharga dari kekayaan besar”. Kalimat tersebut benar sekali.

Ketika seseorang mati akan muncul pertanyaan : apa yang ia lakukan selama hidup? Karya apa yang ditinggalkannya?

Pernah mendengar nama Puti Pramathana Puspa Guntur Soekarno Putri yang menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan? Mungkin orang tidak kenal dengan sosoknya, namun mendengar nama belakangnya orang langsung tahu tentang latar belakang keluarganya.

Seorang teman saya pernah mengatakan, “Hidup jangan sembarangan, perhatikanlah bagaimana kamu hidup. Agar ketika engkau mati orang lain bisa mengingat sesuatu yang baik tentangmu." Saya pikir perkataan teman itu ada benarnya. Karakter dan nama baik tidak bisa dilakukan hanya sekali saja, namun harus terus dilakukan sampai menjadi sebuah kebiasaan yang melekat pada diri seseorang. Ketika ia meninggal orang akan tetap mengingat karakter baiknya.


3. Ilmu pengetahuan

photo credit: infokid

Ada banyak orangtua yang tidak bisa mewariskan harta kepada anak-anaknya. Namun, selama hidup, mereka berjuang memberikan pendidikan yang terbaik buat anak-anaknya. Dengan ilmu pengetahuan yang diwariskan, anak-anak bisa mencari harta bagi diri mereka sendiri.

Harta bisa habis dan hilang, namun pengetahuan tidak akan pernah habis, akan terus bermanfaat.

Sebenarnya orang tua yang menyekolahkan anaknya sampai tinggi telah mewariskan sesuatu yang jauh lebih penting dari uang, yakni wawasan dan pengetahuan.

Baca Juga : 5 Cara Pintar Mengajar Anak Pintar


4. Relasi

photo credit: P&G everyday

Suatu hari saya ke desa tempat ayah bertumbuh dan menjadi dewasa. Saya kesulitan mencari rumah keluarga karena tidak pernah ke desa tersebut. Dalam kebingungan, saya bertanya pada orang yang ada di warung terdekat. Ternyata ada orang yang langsung mengantar ke tujuan. Usut punya usut ternyata orang itu adalah dalah kenalan kakek. Saya sendiri tidak kenal kakek, karena beliau meninggal ketika usia saya belum genap 2 tahun, namun orang tersebut adalah kenalan kakek saya.

Dalam perjalanan hidup, akan ada saat di mana kita mendapatkan pertolongan dari orang yang mengenal orangtua atau anggota keluarga, bukan karena mengenal diri kita.

Cepat atau lambat setiap orang pasti akan meninggal, kita hanya tinggal menunggu giliran saja. Sebelum giliran itu tiba, ada baiknya kita menyiapkan warisan untuk ditinggalkan kepada anggota keluarga yang masih hidup. Apakah kita sudah mempersiapkan warisan bagi mereka? Tak selalu harta, tetapi juga dapat berupa : iman, karakter dan nama baik, ilmu pengetahuan dan relasi.


Tulisan-tulisan ini akan memberikan inspirasi bagi kehidupan berkeluarga :

Memuji Anak Bukanlah Cara Tepat Membangun Percaya Dirinya. Bukan Pujian, Melainkan Satu Ini, Pembangun Percaya Diri Anak Sejati

Orangtua Bisa Jadi Pembunuh Terbesar Impian Anak Sendiri. Hidup Hanya Sekali, Hindari Kesalahan Fatal ini!

Bukan Hanya Angpao, Inilah 3 Hal yang Lebih Bernilai yang Harus Orangtua Berikan kepada Anak di Perayaan Tahun Baru Imlek


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 4 Bentuk Warisan Berharga, Namun Tak Pernah Diperebutkan. Orangtua, Siapkan Hal-hal Ini demi Masa Depan Anak-anak". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Robita Sembiring | @robitasembiring

Public Speaker. Pemerhati Anak. Dosen. Treaner. OWNER Sekolah CROWN SCHOOL yang berdiri di Surabaya. (WA - 0858-8375-9612)

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar