Inilah 10 Nasihat Buruk yang Membuat Masa Depanmu Terpuruk

Reflections & Inspirations

[image: InLoox]

1.4K
“Apa dia ditangkap karena nyabu?” ujar seorang gadis, “Nggak mungkin. Saya kenal benar dengannya.” Faktanya, cowok itu memang ditangkap polisi karena nyabu ramai-ramai di apartemen temannya.

“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

—St. Paul


“Apa dia ditangkap karena nyabu?” ujar seorang gadis,

“Nggak mungkin. Saya kenal benar dengannya.”

Faktanya, cowok itu memang ditangkap polisi karena nyabu ramai-ramai di apartemen temannya. Sebelum berangkat sekolah di luar negeri, dia memang mantu idaman mama-mama. Ganteng. Sopan. Cerdas. Rohani. Kok bisa berubah 180 derajat?

Ternyata selama di negeri orang, dia bergaul dengan teman-teman yang berengsek. Perilaku bobrok itu dibawanya sampai dia kembali ke tanah air. Akibatnya? Ya, ditangkap polisi tadi. Bukan hanya teman ceweknya yang kaget, orangtuanya pun hampir semaput ketika mendengar anak kesayangannya melakukan hal-hal yang memalukan.

[image: acfom]

“Show me your friends and I’ll show you your future” merupakan peringatan yang serius. Jika kita memiliki teman yang baik, masa depan kita baik. Sebaliknya, jika kita salah bergaul, masa depan kita bisa hancur.

Guys, hati-hati! Jika kalian salah bergaul dan kalian mendengarkan nasihat yang buruk dari teman-teman se-geng-mu, akibatnya fatal. Inilah 10 nasihat buruk yang membuat masa depanmu terpuruk dan menghancurkan hidupmu. Pikir baik-baik sebelum menjalankannya.


1. Semua orang juga melakukannya

[image: DNA India]

Apa benar semua orang melakukannya?

Meskipun semua orang melakukannya, kalau perbuatan itu dosa menurut agama mana pun, tidak layak dituruti bukan? Misalnya saja, nge-drug atau free sex.

Di negara super liberal pun, tidak semua orang nge-drug dan melakukan seks bebas, termasuk seks pranikah.

Kita hanya menganggapnya demikian karena itulah yang diperlihatkan pelaku entertainment dalam film-film mereka.

Baca Juga: Seks Pranikah itu Mudah, tapi Membuat Resah! Inilah 5 Kunci Pengendalian Diri demi Masa Depan yang Indah


2. Jika orang lain bisa, kita juga

Terlalu sombong jika kita mengatakan hal ini. Setiap kita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika orang lain bisa, kita belum tentu bisa. Demikian juga sebaliknya. Kita diciptakan unik.

Kita nggak perlu ngikut apalagi ngekor siapa pun. Kita kembangkan saja diri kita sendiri secara optimal!


3. Sedikit saja tidak apa-apa

Biasanya ini untuk menawari hal-hal yang sifatnya addicted.

Apa pun yang membuat kita kecanduan, tidak layak dicoba, walaupun yang melakukannya bintang idola kita yang sedang ngetop.

Kita akan terus meningkatkan dosisnya sampai kita terikat. Dunia bisa terbalik sehingga kita berkata, “Jangkrik bos!”


4. Sekali ini saja

Mirip dengan yang di atas:

Sekali kita mencoba, apa kita yakin bisa berhenti?

Misalnya, sekali saja kita berhubungan seks pranikah. Apakah kita puas dan berkata, “Ya sudah, kita berhenti.” Atau sebaliknya kita ingin terus-terus dan terus kumpul kebo tanpa ikatan yang sah?


5. Ah, kan tidak ada yang ngelihat?

{image:The Unbounded Spirit]

Ini juga berbahaya karena mengajarkan kita bahwa Tuhan tidak ada. Kita hanya berhenti melakukannya jika ada yang melihat.

Artinya kita terus-menerus hidup dalam ketakutan untuk ketahuan. Apa enaknya hidup seperti ini?

Meski hanya sendiri pun, Tuhan ada saat Hawa makan buah terlarang.


6. Kok kamu diam saja diperlakukan begini?

Ucapan ini mengajarkan kita untuk membalas dendam atas setiap perlakuan buruk yang kita terima. Jika perlu balas dengan lebih kejam. Takut berhadapan langsung? Santet aja!

Kita lupa bahwa balas dendam tidak pernah bisa menyelesaikan masalah, melainkan menimbulkan masalah baru yang lebih buruk.


7. Kamu bisa dibayar lebih banyak kok

Bisa jadi. Namun, bisa juga yang sebaliknya. Dunia kerja saat ini diwarnai persaingan yang sangat ketat. Tanpa disertai dengan kemampuan, ucapan itu hanya iming-iming yang membuat kita jadi serakah. Jika sudah serakah, kita bisa saja korupsi atau mencari pekerjaan lain yang belum tentu ada.

Jika ingin dipromosikan, upgrade diri dong!

Baca Juga: Cara Teruji Meminta Kenaikan Gaji Tanpa Membuat Atasan Darah Tinggi


8. Ngapain kerja keras seperti ini, toh gaji nggak naik?

Nasihat ini mengajar kita untuk hanya melakukan apa yang dibayar. Padahal, orang yang dipromosikan biasanya punya tekad untuk melakukan atau memberikan lebih dari tuntutan. Seorang konglomerat berkata kepada saya, “Tidur lebih sedikit tidak membuat saya mati.” Tentu tidak boleh berlebihan.


9. Santai saja, nanti toh selesai juga

[image: Stylemagazin]

“Ngopi aja dulu!”

Nasihat ini mengajarkan kepada kita untuk mager alias malas gerak plus menunda pekerjaan. Sebagai mantan pemimpin redaksi media cetak dan staf redaksi majalah kampus, saya tahu apa artinya deadline. Saat sekarang menjadi pemimpin redaksi sebuah majalah berkala, garis mati itu tetap saya tepati. Jika kita melewati hari, tulisan kita mati karena basi.

Baca Juga: Kebiasaan Menunda Menghilangkan Banyak Kesempatan Berharga. Inilah 5 Hal yang Menolongmu Mengalahkan Rasa Malas


10. Toh semua orang akhirnya mati

Betul pernyataan itu, tetapi … apa benar kita mau mati lebih cepat karena makan dan minum yang tidak sehat? Nasihat itu membuat kita cuek terhadap perawatan tubuh. Apa saja kita makan. Tidak peduli apakah berbahaya bagi tubuh kita atau tidak. Yang penting happy sebelum mati!


So guys, hati-hati bergaul ya. Pergaulan yang buruk bisa merusak kebiasaan yang baik.

Percaya saja guys!


Baca juga artikel-artikel inspiratif tentang memilih pergaulan ini:

Pergaulan Buruk Merusak Anak-Anak dan Remaja. Orangtua, Persiapkan Mereka dengan 3 Hal Ini

Waspadailah Teman-teman yang Mempunyai 3 Perilaku Ini. Mereka akan Merusak Diri dan Masa Depanmu!




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 10 Nasihat Buruk yang Membuat Masa Depanmu Terpuruk". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar