3 Modus Andalan Para Lelaki Buaya Darat untuk Memangsa Korban. Begini Caramu Mendeteksi agar Tidak Jadi Korbannya!

Singleness & Dating

[Image: theboredmind.com]

81.8K
Tidak ada pria yang sempurna. Hanya buaya darat yang selalu mengejar kesempurnaan. Ia akan beraksi sedemikian rupa agar selalu nampak sempurna di mata [calon] korbannya.


“Lelaki buaya darat.

Busyet aku tertipu lagi!

Mulutnya manis sekali, tapi hati bagai serigala.”


Demikian sepenggal lagu dari Duo Maia yang pernah menggemparkan jagad pergaulan seantero nusantara. Buaya darat memang gak ada matinya! Anda, terutama kaum perempuan pasti setuju dengan kalimat itu, bukan?

Lelaki buaya darat, keberadaannya kadang sulit dideteksi, namun sesungguhnya, selalu ada di sekeliling kita. Mengintai dalam senyap, selalu lapar dan menanti mangsa baru yang siap untuk diterkam. "Watch out ladies, we're coming for you!" Dan, ironisnya, walaupun keberadaannya sudah diketahui, masih banyak juga wanita yang jatuh terpedaya dan baru sadar, kembali ke dunia nyata, setelah menjadi korban sang buaya darat. "Apes!" "Sial" "Kurang ajar!" "Dasar!" dan bermacam-macam kata makian pun keluar dari mulut korban. Namun seberapa keras pun memaki, tidak akan bisa mengubah apa yang telah terjadi. Waktu tidak dapat diputar ulang, sementara hati, sudah terlanjur sakit. Sakit banget malah!

Yang lalu sudah berlalu, gak mungkin bisa balik lagi. Yang bisa dilakukan sekarang hanyalah berdoa dan berusaha agar tidak jatuh kembali ke kesalahan yang sama.

3 tanda di bawah ini perlu benar-benar kamu perhatikan agar kamu tidak terpedaya dan jatuh ke dalam tipu muslihat lelaki buaya darat:


Modus 1 | "Kosmetik"

Kosmetik ternyata bukan hanya merupakan kebutuhan penting bagi para wanita. Para buaya darat juga sangat membutuhkannya. Kosmetik, jika digunakan oleh tangan yang ahli, seringkali bisa jadi alat untuk menipu. Kosmetik bahkan dapat menyembunyikan tampilan asli seseorang, dan malah menjadikan orang tersebut sebagai orang yang sama sekali berbeda dengan aslinya. Kita bisa jadi tidak dapat lagi mengenali orang tersebut. Inilah sisi kosmetik yang dimanfaatkan dengan baik oleh para buaya darat.

Mayoritas orang berpikir kalau buaya darat itu selalu hadir dalam bentuk lelaki yang ganteng, metroseksual, tongkrongan gaul, atau jago olahraga. "TETOT!" mesin tetot saya berbunyi, Anda salah! Sekarang, buaya darat bisa juga berpenampilan ‘culun’ atau, paling tidak, normal-normal saja. Tampilan boleh culun, tapi jangan salah, si culun itu punya jurus-jurus ampuh untuk menjebak dan menerkam korbannya. Bisa dengan cara berlagak bak pahlawan yang bangun kesiangan, atau bergaya bak pujangga dari gua hantu. Para buaya darat akan "menjual" apapun agar dapat "dibeli" oleh korbannya. Tak melulu harus menjual kelebihan, kadang mereka juga menjual derita, dan herannya, laku pula! Jadi, penampilan semata gak bisa dijadikan tolok ukur untuk kita mengendus keberadaan mereka.

Salah satu prinsip hidup buaya darat adalah: Jangan pernah mau terbuka sama wanita gebetan [alias calon korban, tepatnya]. Transparansi merupakan musuh utama para buaya darat. Mereka akan berjuang agar mangsanya tidak mengenal dirinya secara utuh. Cowok yang selalu menutupi kehidupannya, patut dicurigai.


[Image: skinspiration.com]

Coba perhatikan, apakah cowok yang yang lagi PDKT denganmu mau ngajak kamu ketemuan sama temen-temennya atau tidak. Ini penting sekali. Biasanya cowok itu punya banyak komunitas. Entah itu komunitas sekolah, komunitas hobby, komunitas pribadi. Cari tahu komunitas-komunitas tempat Ia biasa bergaul, lalu sebisa mungkin kamu minta untuk ikut dan berkenalan dengan teman-temannya. Di sanalah kamu bisa mulai beraksi. Pergunakan perkenalan kamu dengan teman-temannya sebagai cara untuk mencari tahu siapa sebenarnya cowok yang lagi deketin kamu itu. Perhatikan baik-baik. Setiap informasi yang kamu dapatkan bisa jadi merupakan rambu-rambu yang bisa menuntun dan menjagamu untuk tidak terjebak dalam buaian maut sang buaya darat.



Modus 2 | "Bedah Plastik"

Di zaman ini, bedah plastik sudah menjadi sebuah hal yang biasa. Mereka yang merasa memiliki bentuk tubuh yang kurang ideal bisa dengan mudah mengubahnya. Sedot kanan kiri, suntik atas bawah, pangkas ini, pangkas itu, lalu jadilah, tubuh ideal sesuai pesanan. Tubuh yang sudah diutak atik itu tidak lagi seperti apa yang sesungguhnya. Tidak otentik. Di poin pertama di atas, kita bicara tentang transparansi. Namun, transparan saja belum cukup, karena transparan belum berarti otentik. Apa maksudnya? Otentik berarti apa adanya. Buaya darat, selain tidak menyukai transparansi, juga tidak suka menjadi orang yang otentik. Buaya darat cenderung suka bersandiwara. Bukan hanya suka sekadar suka, Ia malah sangat menyukainya. Bak seorang aktor, hobbynya adalah ikut casting, walaupun dari awal dia sudah tahu bahwa dirinya pasti akan ditolak.

Menjadi pria otentik itu tidak mudah. Lebih mudah menjadi pria yang selalu tampak baik di depan orang lain.

Pria berusaha "membedah plastik" bagian dirinya yang kurang ideal. Itulah natur pria sesungguhnya. Seorang Raja pernah memberikan pengakuan yang menggemparkan. Ia berkata bahwa Ia telah melakukan pekerjaan besar, harta Ia kejar, kedudukan Ia raih. Bahkan Ia mengaku menjadi orang yang yang besar lebih daripada siapapun. Namun, pada akhirnya pria ini justru mengakui bahwa semuanya itu hanya sebuah kesia-siaan, mencari nilai diri dari apa yang dimiliki.


[Image: bussinessinsider.com]

Pria cenderung untuk mencari penghargaan; tak terkecuali buaya darat. Coba perhatikan hidup cowok yang sedang dekat dengan kamu. Apakah Ia selalu ingin tampak ‘sempurna’? Jika hatimu mengatakan demikian, maka mungkin ini waktunya kamu untuk mundur sejenak dan mempertimbangkan kalimat ini:

Pria otentik, adalah pria yang mau dan berani menunjukkan kesalahannya. Ia tidak hanya sekadar ingin terlihat baik, lebih daripada itu, Ia mengejar kebenaran.

Tidak ada pria yang sempurna. Hanya buaya darat yang selalu mengejar kesempurnaan. Ia akan beraksi sedemikian rupa agar selalu nampak sempurna di mata [calon] korbannya.

Baca Juga: Dua pribadi yang tak sempurna dan perjuangan untuk menyempurnakan cinta mereka



Modus 3 | "Bleaching"

Bagi kaum wanita, kata "bleaching" bukanlah hal yang asing. Bleaching secara harafiah berarti pemutihan. Kaum wanita biasanya melakukan bleaching pada kulit agar memiliki tampilan kulit yang lebih putih dan bersih, pada gigi agar menjadi lebih putih, dan pada rambut, untuk menghilangkan pigmen warna alami rambut sebelum diwarnai dengan pewarna rambut.

Mengapa bleaching dilakukan sebelum mewarnai rambut? Bleaching perlu untuk konsistensi warna. Warna yang ditawarkan pada kotak kemasan pewarna rambut sering tidak sama dengan hasil pada rambut. Terutama jika warna yang dipilih adalah warna-warna terang, seperti blonde, merah terang atau ungu burgundy dan juga warna-warna dramatis seperti biru neon dan hijau. Dengan terlebih dahulu melakukan bleaching, konsistensi warna lebih mungkin untuk didapatkan.

Konsistensi, kata ini melengkapi dua kata kunci sebelumnya. Jadi, bukan cuma transparan, otentik, tetapi juga harus konsisten. Buaya darat seringkali tidak konsisten. Ia selalu punya cara untuk membuat cewek calon korbannya 'terhanyut' dengan gerak geriknya. Ia selalu berubah-ubah sesuai kondisi dan keadaan, tipe pria yang tidak punya prinsip alias plin-plan. Hari ini ngomong A, besok-besok bisa ngomong B. Entah yang mana yang benar.

Contohnya gini, malam ini, ketika Ia [lagi-lagi] membatalkan janji untuk datang ke rumahmu, Ia bilang, "Beb, kamu cepet bobo, ya. Besok kan kamu ada kuliah." Besoknya, ketika sedang hang out bersama dan kamu minta Ia untuk mengantarmu pulang, Ia malah bilang, "Loh, kok udah mau pulang sih, Beb? Ini kan baru mulai acaranya. Udah gak usah dipikirin deh kuliah besok. Gampang!"


[Image: slism.com]
Pria yang pendiriannya selalu berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi, menunjukkan bahwa pria tersebut sedang memanfaatkan kamu.

Baca Juga: Tanda bahwa kamu sedang dimanfaatkan oleh pacar

Pria seperti ini hanya ingin keinginannya terpenuhi, tanpa memikirkan kebaikan wanita yang Ia sukai [manfaatkan, sebenarnya]. Dan ketika Ia tidak dapat memperoleh apa yang Ia inginkan, Ia akan pertama-tama meletakkan kesalahan pada pasangannya, dan setelah itu, Ia akan dengan mudah segera mencari korban lain - berkedok 'gebetan' - yang bisa Ia eksploitasi untuk memenuhi kebutuhannya. Buaya darat pasti plin-plan, karena buaya darat hanya peduli apa maunya, tanpa peduli dengan pasangannya. Cowok yang kayak gini, tinggalin aja!


Baca Juga:

Trik pria untuk mengajak berhubungan seks sebelum menikah dan cara untuk menolaknya




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "3 Modus Andalan Para Lelaki Buaya Darat untuk Memangsa Korban. Begini Caramu Mendeteksi agar Tidak Jadi Korbannya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Joy Manik | @joymanik428

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar