Di Kala Perpisahan Tak Terhindari, Inilah Move On Ala Ambivert

Ex & Broken Hearts

[image: Pensa Coração]

329
Tidak perlu pelukan. Namun sebuah kalimat yang menyertakan energi positif, itu sudah cukup menopang.

Saya patut bersyukur karena dikelilingi orang-orang yang baik dan menemani saat titik perubahan hidup. Salah satunya patah hati. Tidak perlu pelukan. Namun sebuah kalimat yang menyertakan energi positif, itu sudah cukup menopang. Dari sekian orang baik tersebut, ada sosok Ambivert melankolis yang sudah saya anggap sebagai adik perempuan sendiri (maklum saya bungsu).

Dia berkisah tentang langkah apa yang dilakukannya untuk melalui kisah patah hatinya hingga masa penyembuhan yang masih berlangsung. Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) sudah kerap dia jalani, tetapi saya tidak akan menceritakan detail apa saja yang sudah dia alami. Yang terpenting dia sudah melaju, dan berikut langkahnya:


Langkah pertama: Menangis sepuasnya

longwallpapers.com

Ada satu peristiwa di mana kekasihnya berselingkuh, dan adik perempuan saya yang sebenarnya masih ingin mempertahankan hubungan tersebut menerima berbagai cacian serta deraan fisik lebih dari yang sudah terjadi. Sejak hari itu, orangtua masing-masing tahu anak mereka berpisah, dan air mata menjadi lebih sering hadir.

Dibutuhkan waktu sekitar setahun bagi adik perempuan saya untuk benar-benar menghabiskan masa menangis atau sekadar memadamkan bujuk rayu mantannya untuk kembali. Wajar, karena energi memori yang indah memang tak semudah itu dilepaskan. Tak seperti membuang air di jalan. Hebatnya, dia tetap bekerja seperti biasa, bahkan menjadi lebih rajin walaupun kantong matanya tidak bisa tertutupi dengan sempurna.


Langkah kedua: Mulai sadar menyayangi diri sendiri lebih baik

Langkah ini menjadi bagian terpenting dalam proses yang dia harus alami. Kekerasan yang dia tetap terima selama pacaran berujung pada tingkat rasa sayang pada dirinya sendiri yang minim, apalagi setelah perpisahan yang tidak elegan. Hal ini tak mudah, karena menyalahkan diri sendiri kerap muncul tanpa henti.

Rasa sayang pada diri sendiri bisa mulai tumbuh saat dukungan sahabat, rekan kerja dan sisi spiritual diizinkan hadir.

Baca Juga: Kamu Berharga, Apapun yang Kamu Rasakan tentang Dirimu. Kamu Istimewa, Apapun yang Orang Lain Katakan Kepadamu. 3 Hal Inilah Buktinya


Langkah ketiga: Evaluasi diri

Adik perempuan saya mulai mengingat apa saja yang pernah dikomplain mantan kepada dirinya. Kemudian dia berusaha memperbaiki dan memilah apa yang menjadi kelebihan dirinya. Saya melihat sendiri bagaimana dia mulai bahagia, kariernya mulai bertambah sukses, dan yang pasti bisa mentertawakan diri sendiri.

Sebuah kedewasaan yang memerlukan banyak waktu serta usaha.


Tentu tiga langkah tersebut akan berbeda tiap individu, tergantung dari latar belakang, karakter, lingkungan maupun pola pikir. Namun setidaknya akan mempunyai alur yang sama untuk bisa move on. Intinya, tetap saja, pelan-pelan asal terjadi. Oya, ambrivert adalah individu yang berada dalam irisan introvert dan ekstrovert. Anda ambrivert?










Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Di Kala Perpisahan Tak Terhindari, Inilah Move On Ala Ambivert". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


VikaKurniawati (VKurnia) | @vika

Owner ciomay280 | Content Writer| www.vikakurniawati.com. IG + Twitter : @VikaKurniawati

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar