Cinta Diam-Diam, Ungkapkan atau Biarkan Terpendam? 6 Pertanyaan yang Menolong untuk Mengambil Pilihan Tepat

Love & Friendship

photo credit: The Indian Express

6.9K
Merasa jatuh cinta dan bingung bagaimana mengutarakannya? Apakah dia adalah orang yang tepat? 6 pertanyaan ini akan menolong memutuskan : ungkapkan atau biarkan terpendam.

Cinta itu datang tanpa memberi tanda. Tak jarang orang yang merasakannya idak bisa mengendalikan diri. Pernah dengar kalimat ini kan, “Jatuh cinta berjuta rasanya." Orang yang sedang jatuh cinta kadang tidak mampu untuk berpikir logis. Namun apa yang terjadi jika cinta itu terpendam? Kamu mencintai orang lain tapi orang tersebut tidak tahu dan kamu sendiri tidak berani untuk menyampaikannya.

Muncullah berbagai pertanyaan di dalam hati “Sepertinya saya mencitai dia, tapi apakah perasaan ini benar?” atau “Saya ingin mengungkapkannya, tapi benar gak ya”.

Sebelum kamu mengungkapkan cintamu, cobalah untuk menjawab dulu 6 pertanyaan di bawah ini.


1. Apakah itu cinta atau sekadar nafsu?

photo credit: MeetMindful
Kamu harus memastikan pada dirimu sendiri, apakah benar itu cinta dan bukan hanya nafsu?

Jangan-jangan kamu tidak mencintai dia. Nah, bagaimana cara kamu memastikan perasaan itu? Coba jawab beberapa pertanyaan di bawah ini dengan jujur. Ketika melihatnya, kamu terfokus hanya pada hal-hal yang tampak pada bagian luar, seperti wajahnya yang tampan atau wajah cantiknya. Sebenarnya tidak salah juga jika kamu menyukai seseorang karena ia tampan atau cantik, namun jika kamu hanya terfokus pada hal itu maka ada yang salah dengan perasaanmu.

Baca Juga : Cinta yang Tak Teruji, Tak Layak Dijalani. Inilah 5 Pertanyaan untuk Menguji Ketulusan Cinta


2. Apakah itu cinta atau perasaan kagum?

photo credit: The Indian Express

Seringkali kita menghubungkan perasaan kita dengan sebutan cinta. Memang sih ketika kita menyukai seseorang sering dimulai dari rasa kagum. Awalnya kamu merasa mengaguminya, namun seiring berjalannya waktu rasa kagum itu berubah menjadi cinta.

Namun, bagaimana mendeteksi perasaan itu kagum atau cinta? Kagum adalah perasaan takjub pada orang lain.

Rasa kagum itu bisa muncul karena kemampuan seseorang, misalnya kemampuannya memimpin atau keahliannya dalam bermain musik. Selidiki dulu hatimu, apakah kamu memang mencintainya atau hanya perasaan kagum.


3. Apakah yang kamu cintai belum memiliki pasangan?

photo credit: Shutterstock

Pertanyaan selanjutnya yang harus kamu tanyakan pada diri sendiri adalah, siapa orang yang anda cintai itu? Apakah ia sudah memiliki pacar? Atau apakah ia sudah menikah? Kenapa pertanyaan ini penting? Seringkali ketika seseorang sedang jatuh cinta, ia tidak mampu berpikir logis. Padahal seharusnya justru di sinilah pikiran yang logis anda dibutuhkan. Apakah anda ingin menjadi penghancur hubungan orang lain? Apakah kamu siap menerima risiko yang besar ketika berani mengungkapkan perasaan anda?

Baca juga: Wanita, Jangan Lakukan 4 Hal yang Membuat Pria Yakin untuk Memutuskan Cinta ini!


4. Apakah kamu telah memiliki pasangan?

photo credit: The Frisky

Jika ke tiga jawaban di atas bisa kamu jawab dengan mudah, maka pertanyaan selanjutnya adalah, siapa dirimu? Apakah kamu masih sendiri atau telah menjalin hubungan dengan orang lain? Jika saat ini ternyata anda telah memiliki pasangan, siap kah kamu menghancurkan hubungan yang sudah dibangun?

Ingat berapa hati yang akan anda lukai dengan tindakan ini. Jangan sampai karena tidak mau menahan diri, berujung pada penyesalan.


5. Apakah dia sesuai dengan kriteriamu?

photo credit: Whatsapp Shayari

Ini bukan nafsu tapi ini cinta, rasa ini tidak cuma kagum namun benar-benar cinta, dia belum punya pacar dan saya juga belum punya pacar itu adaah jawaban atas pertanyaan di atas. Maka coba jawab pertanyaan berikutnya, apakah dia sesuai dengan kriteriamu? Misalnya, “Saya cinta padanya, tapi kami beda keyakinan,” padahal prinsip anda dalam mencari pasangan hidup adalah yang seiman.

Kamu menginginkan pendamping yang memiliki pekerjaan tetap tapi sang pujaan hati tidak memiliki pekerjaan dan sering pindah-pindah kantor. Sebelum kamu mengungkapkan perasaan yang terpendam, cek apakah dia sesuai dengan kriteriamu. Jika tidak, maka selesai persoalan, jangan ungkapkan perasaanmu. Namun, jika jawabannya adalah “iya” maka pertanyaan terakhir di bawah inilah yang selanjutnya perlu dijawab.

Baca juga: Wanita, Lebih Baik Bersama dengan yang Mencintaimu, daripada yang Kamu Cintai. Setuju?


6. Apakah sudah siap terima risikonya?

photo credit: MeetMindful

Setiap orang berhak untuk mencintai, benar. Kamu berhak untuk mencintainya, begitu juga dia yang berhak untuk tidak menerima cintamu. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk menjadi kekasih kita, kan? Kalau ternyata kamu menerima penolakan, anggaplah itu sebagai bagian petualangan hidup. Namun, jika kamu tidak siap untuk menerima penolakan, maka pikirkan kembali niat mengutarakan perasaan padanya.

Baca juga: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Jangan Putus Harapan! Bangkit dan Tata Masa Depan dengan 5 Langkah Ini

Itulah 6 pertanyaan yang harus anda tanyakan pada diri sendiri jika memiliki perasaan cinta yang terpendam. Ingat, tidak semua perasaan harus diungkapkan. Namun, jika pun harus diungkapkan, lakukanlah dengan benar. Pastikan 6 pertanyaan di atas bisa kamujawab dengan baik. Ingat selalu, tidak ada pilihan tanpa risiko.


Bacalah tulisan-tulisan yang memberikan inspirasi bagi perjalanan cintamu :

Tentang Cinta yang Tak Selalu Indah: Sebuah Kenyataan, yang Tidak Muluk-Muluk, Apa Adanya

Ingin Cinta Tetap Manis Sepanjang Usia? Begini Caranya

Kini: Satu-satunya Waktu untuk Mencintai. Esok Mungkin Tak Pernah Ada, Cinta Bisa Pergi Kapan Saja

Tanya-Jawab 9 Detik : Bagaimana Mengupayakan agar Cinta Bertambah Kuat dalam Relasi?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cinta Diam-Diam, Ungkapkan atau Biarkan Terpendam? 6 Pertanyaan yang Menolong untuk Mengambil Pilihan Tepat". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


BACA JUGA

Robita Sembiring | @robitasembiring

Public Speaker. Pemerhati Anak. Dosen. Treaner. OWNER Sekolah CROWN SCHOOL yang berdiri di Surabaya. (WA - 0858-8375-9612)

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar