Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Jangan Putus Harapan! Bangkit dan Tata Masa Depan dengan 5 Langkah Ini

Ex & Broken Hearts

photo credit: Tiny Buddha

13.1K
Membiarkan perasaan sakit hati terus menerus tentu tak ada gunanya. Walau begitu bukan hal yang mudah pula untuk bangkit ketika cinta tidak terbalas. Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin.

Saat cinta kita ditolak atau sinyal-sinyal yang kita berikan tidak ditanggapi, mudah sekali untuk kita terjerat dalam perasaan sedih bahkan sakit hati. Tapi Untuk apa? Membiarkan perasaan sakit hati terus-menerus tentu tak ada gunanya. Walau begitu bukan hal yang mudah pula untuk bangkit ketika cinta tidak terbalas. Namun, tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Agar hidup bisa berjalan dengan baik lagi, lakukan 5 langkah berikut ini, karena cinta yang bertepuk sebelah tangan bukan alasan untuk putus harapan.


1. Hadapi dengan Kepala Tegak

photo credit : Getty Images

Saat mengalami patah hati, ada dua sikap yang bisa kita ambil, menunduk kalah dan meratapi nasib kita atau menengadah ke atas dan mengadukan sakit hati kita kepada Tuhan. Sikap kedua jelas lebih berharga di mata Tuhan dan sesama. Meskipun begitu, ada satu sikap lagi yang perlu kita lakukan: berjalan dengan kepala tegak. Sikap ini menunjukkan bahwa patah hati tidak harus membuat kita patah semangat. Kita masih bisa berdiri dengan kepala tegak.


2. Percaya bahwa Waktu Mampu Menyembuhkan Luka

Saat kita terjatuh dengan mengalami patah tulang, setelah dirawat dokter dan di-gips, waktu akan memberi kesempatan bagi tulang kita untuk menyatu dan luka akan tertutup kembali. Demikian juga dengan hati yang sakit. Peran kita adalah memberi iklim yang kondusif agar sakit itu cepat sembuh.

Sang Khalik berkata bahwa hati yang gembira adalah obat yang manjur.

Oleh sebab itu, jangan membuat hati kita luka lagi dengan, misalnya, stalking di medsos orang yang menolak kita.


3. Jangan Biarkan Dendam dan Amarah Berakar di Hati Kita

Sang Pemilik Kehidupan bersabda, “Janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” Untuk apa marah dengan orang yang menolak cinta kita? Apa hak kita marah kepadanya? Bukankah cinta—di antara sekian banyak definisi—adalah pilihan? Jika dia memilih orang lain ketimbang kita, mengapa harus marah? Mengapa harus dendam? Benih amarah yang kita biarkan bertunas dan bertumbuh besar akan semakin sulit kita cabut. Sebaliknya, biarkan pagi membawa pergi luka hati kita.

"Sadness flies on the wings of the morning and out of the heart of darkness comes the light,” Jean Giraudoux.

Saya setuju! Mari sambut pagi yang cerah dengan hati sumringah.


4. Jangan Menunggu Terlalu Lama untuk Move on

photo credit: The Positive Window

“Only time can heal your broken heart,” ujar sebuah pepatah kuno. Namun, jangan lupa “Time can heal a broken heart but it can also break a waiting heart.” Lalu untuk apa menunggu terlalu lama? Sang Khalik melarang kita berduka secara berlebihan seperti orang yang tidak punya pengharapan. Sedih sesaat wajah. Sedih berkepanjangan merampas masa depan cerah. Siapa yang mau mendekati orang yang terus menerus menunjukkan wajah kalah perang? Bukankah jauh lebih baik jika kita bangkit dari keterpurukan dan mulai membuka lembar harapan?


5. Perluas Jejaring Pertemanan

photo credit: Lifehack

Di kelas Leadership, saya sering katakan, “If you are not networking, you are not working!” Pepatah ini tidak hanya berlalu di market place, tetapi juga di ranah hati. Bukankah semakin banyak sahabat kita, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan pacar baru yang lebih cocok untuk kita?

Ayo mulai melangkah! Jangan menyerah!



Baca Juga :

Pria, Inilah 10 Tanda yang akan Kamu Temukan pada Wanita yang Menaruh Hati padamu

Si Dia Serius Ga Sih? Wanita, inilah !0 Tanda Pacar Anda Serius Menjalani Relasi dan akan Segera Mengajak Menikah

Pria Mendekati dengan Cara yang Membuatmu Tak Nyaman. Wanita : Tolak atau Beri Kesempatan Ulang?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cinta Bertepuk Sebelah Tangan? Jangan Putus Harapan! Bangkit dan Tata Masa Depan dengan 5 Langkah Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar