Cinta atau Suka? Jangan Salah Mengartikan Rasa, Ini 3 Hal yang Membedakannya

Love & Friendship

[Image: glamour.com]

21.4K
Suka dan cinta bukanlah perasaan yang berlawanan, namun memiliki perbedaan.

Di sela sebuah seminar khusus yang saya bawakan, seorang pemuda mendatangi saya. Ia menanyakan sebuah pertanyaan kepada saya,

"Laoshi, cinta dan suka itu sama atau beda, ya?"

Saya amat yakin banyak anak muda di luar sana juga mempertanyakannya. Hubungan cinta yang putus di tengah jalan meski baru seumur jagung usianya menandakan tak sedikit yang bingung membedakan keduanya.

Tentu, ada perbedaan antara cinta dan suka. Dan hal itu penting untuk dicermati. Ada kalanya anak muda menyamakan keduanya, bahkan tidak sedikit yang memutuskan menikah padahal baru suka! [Karena menurut yang bersangkutan, ia sudah jatuh cinta. Bukan sekadar suka.]

Baca Juga: Menikah karena Cinta? Salah! Riset Pakar Psikologi Menunjukkan Inilah Satu Alasan Tepat untuk Menikah

Sungguh menyedihkan, bukan, bila kebingungan demikian terjadi dalam hidupmu? Agar tidak mengalaminya, pahamilah hal-hal yang menjadi pembeda antara cinta dengan suka berikut:


1. Pemunculannya

Suka dan cinta bukanlah dua perasaan yang berlawanan. Seringnya, suka muncul mendahului cinta. Dengan kata lain, dari perasaan suka, tumbuhlah benih-benih cinta.

Meskipun demikian, suka dan cinta amatlah berbeda dalam hal pemunculannya. Rasa suka muncul dalam waktu singkat, sedangkan cinta bertumbuh lewat pengenalan yang panjang.

[Image: filmweb.no]
Jadi, cinta pada pandangan pertama, perasaan langsung 'mencintai' seseorang meski baru pertama bertemu, sebenarnya hanyalah rasa suka yang kuat.

Mengapa saya berpendapat demikian? Sebab cinta mustahil bertumbuh dalam waktu sesingkat itu. Cinta butuh proses. Yang bisa muncul serta merta tanpa proses adalah rasa suka.

Baca Juga: Cinta yang Tak Teruji, Tak Layak Dijalani. Inilah 5 Pertanyaan untuk Menguji Ketulusan Cinta



2. Kedalamannya

Rasa suka hanya tentang apa yang ada di permukaan saja, apa yang bisa kita tangkap dengan pancaindra. Misalnya, kita menyukai penampilannya yang menawan, gaya bicaranya yang menarik, atau suka karena memiliki kesamaan minat.

Sedangkan cinta adalah soal apa yang ada di dalam. Segala sesuatu yang tersembunyi dan baru tampak setelah kita mengenal seseorang dengan lebih baik: Karakternya, kepribadiannya.
[Image: teenvogue.com]

Nah, apakah karakter bisa terlihat pada hari pertama kita bertemu? Biasanya tidak. Sebelum waktu menguji pengenalan kita tentang seseorang, kita hanya akan melihat apa yang orang itu izinkan [dan inginkan] untuk kita lihat.

Apa yang tampak, yang terlihat, itulah yang kita sukai. Sedangkan cinta adalah pengenalan mendalam yang telah melewati proses waktu dan kebersamaan.

Baca Juga: Apakah Pacarmu Saat Ini Cocok Menjadi Pendampingmu dalam Menjalani Pernikahan? Cek 3 Hal Ini Saja!



3. Cakupannya

Suka bersifat sektoral. Artinya, kita bisa hanya menyukai bagian tertentu dari seseorang. Berarti juga, ada bagian lain dari diri orang tersebut yang tidak kita sukai.

Sedangkan cinta bersifat utuh dan menyeluruh. Meskipun menyadari ada hal-hal yang tidak kita sukai dari dirinya, kita bisa tetap menerimanya. Kita bisa melihat dia sebagai pribadi yang utuh. Tidak lagi terbagi dalam bagian-bagian, yang kita sukai dan tidak kita sukai, tetapi secara keseluruhan.

[Image: Dreamstime]

Jika setelah menemukan hal yang tidak kita sukai lalu kita memutuskan untuk tak lagi melanjutkan hubungan, maka dapat dikatakan hubungan itu hanya berdasarkan rasa suka. Rasa suka akan hal-hal yang menyenangkan hati kita saja.

Baca Juga: Tentang Kasih, Dua Pribadi Tak Sempurna dan Perjuangan Menyempurnakan Kasih yang Mereka Punya



Baca Juga:

Cinta atau Nafsu: Inilah 3 Hal yang Membedakannya

Tentang Cinta yang Tak Selalu Indah: Sebuah Kenyataan, yang Tak Muluk-Muluk, Apa Adanya

Ingin Pacaran yang Awet Sampai Pernikahan? 3 Hal Ini Harus Kamu Perjuangkan Bersama Kekasih




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cinta atau Suka? Jangan Salah Mengartikan Rasa, Ini 3 Hal yang Membedakannya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Yoel Prasetyo | @yoelprasetyo

Yoel Prasetyo adalah pembicara publik dan pemerhati perkembangan anak, dan juga sebagai pengajar di sebuah yayasan. Berasal dari Solo saat ini tinggal di Surabaya.

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar